PM Jepang Shinzo Abe Siap Umumkan Status Darurat Tokyo dan 6 Prefektur Lain

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Selasa, 07 April 2020 | 15:26 WIB
PM Jepang Shinzo Abe Siap Umumkan Status Darurat Tokyo dan 6 Prefektur Lain
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. [AFP/Kazuhiro Nogi]

Suara.com - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan mengumumkan menetapkan status darurat untuk 7 wilayah termasuk Tokyo. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Rencananya, Abe akan mengadakan konferensi pers pada Selasa (7/4/2020) pukul 7 malam waktu Jepang, untuk menjelaskan kepada rakyat terkait deklarasi status darurat tersebut.

Dilaporkan NHK, Selasa (7/4), deklarasi yang didasarkan pada undang-undang yang baru-baru ini akan mencakup prefektur Tokyo, Kanagawa, Saitama, Chiba, Osaka, Hyogo dan Fukuoka. Diperkirakan berlaku sekitar satu bulan.

"Kami berharap untuk menyatakan keadaan darurat paling cepat besok setelah mendengarkan pendapat panel penasehat," kata Shinzo Abe kepada wartawan, Senin (6/4/2020) malam.

Langkah ini dilakukan ketika Tokyo dan kota-kota besar Jepang lainnya mengalami penyebaran virus yang cepat.

Kasus Covid-19 mengalami peningkatan jumlah dengan pola infeksi yang tidak dapat dilacak.

"Kami melihat peningkatan infeksi baru yang cepat, khususnya di daerah perkotaan seperti Tokyo dan Osaka. Menimbang bahwa fasilitas medis menghadapi situasi kritis, saya telah menerima pendapat bahwa pemerintah harus bersiap untuk menyatakan keadaan darurat," ujar Abe.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap sistem perawatan kesehatan Jepang yang bisa kewalahan.

Namun, Abe enggan untuk menerapkan kebijakan yang lebih keras, misalnya penguncian wilayah atau lockdown.

PM Jepang mengatakan bahwa deklarasi akan bertujuan untuk meningkatkan dukungan publik dan menjaga sistem kesehatan berfungsi optimal.

Dia juga mengatakan bahwa lockdown tidak akan dilakukan, seperti yang telah terjadi di beberapa kota di negara lain.

"Jika Anda bertanya kepada saya apakah kami dapat memberlakukan lockdown seperti Prancis, jawabannya adalah tidak," kata Abe kepada anggota parlemen pekan lalu.

Dikutip dari The Guardian, Selasa (7/4), lebih dari 3.500 orang di Jepang dinyatakan positif Covid-19. Sebanyak 85 orang meninggal karena virus, kata NHK.

Sebagian besar kasus Covid-19 yang diumumkan selama akhir pekan menginfeksi orang berusia di bawah 50. Sebagian besar di antara berusia 20 dan 30-an.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Doping, Lifter Thailand dan Malaysia Dilarang Ikut Olimpiade 2020

Kasus Doping, Lifter Thailand dan Malaysia Dilarang Ikut Olimpiade 2020

Sport | Senin, 06 April 2020 | 03:05 WIB

Lawan Covid-19, Pemerintah Jepang Akan Gratiskan Avigan

Lawan Covid-19, Pemerintah Jepang Akan Gratiskan Avigan

Tekno | Minggu, 05 April 2020 | 07:15 WIB

Di Jepang, Rawat Inap di RS Kini Khusus untuk Pasien Corona yang Parah

Di Jepang, Rawat Inap di RS Kini Khusus untuk Pasien Corona yang Parah

Health | Sabtu, 04 April 2020 | 05:23 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil: Pelaksana Perppu Corona Tak Boleh Kebal Hukum!

Koalisi Masyarakat Sipil: Pelaksana Perppu Corona Tak Boleh Kebal Hukum!

News | Jum'at, 03 April 2020 | 16:42 WIB

Tawarkan Masker Gratis, PM Jepang Shinzo Abe Dicemooh Rakyatnya

Tawarkan Masker Gratis, PM Jepang Shinzo Abe Dicemooh Rakyatnya

News | Kamis, 02 April 2020 | 13:43 WIB

Misteri Hujan Berwarna Hitam di Jepang

Misteri Hujan Berwarna Hitam di Jepang

Tekno | Jum'at, 03 April 2020 | 09:34 WIB

Terkini

Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri

Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:03 WIB

Lebanon Bongkar Kebohongan Israel di PBB: Klaim Bela Diri, tapi Serang RS hingga Situs Warisan Dunia

Lebanon Bongkar Kebohongan Israel di PBB: Klaim Bela Diri, tapi Serang RS hingga Situs Warisan Dunia

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:02 WIB

RUU Polri Dikhawatirkan Bikin Karier Mandek dan Regenerasi Tersumbat

RUU Polri Dikhawatirkan Bikin Karier Mandek dan Regenerasi Tersumbat

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:01 WIB

Ditjen Imigrasi Dorong Penguatan Wewenang melalui Revisi UU TPPO

Ditjen Imigrasi Dorong Penguatan Wewenang melalui Revisi UU TPPO

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:01 WIB

Kurang Sowan, Nadiem Akui Banyak Kesalahan Saat Jadi Menteri

Kurang Sowan, Nadiem Akui Banyak Kesalahan Saat Jadi Menteri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:53 WIB

Prabowo Lahap Nikmati MBG Bareng Siswa SMP, Tanya Cita-cita hingga Nyanyi Bersama

Prabowo Lahap Nikmati MBG Bareng Siswa SMP, Tanya Cita-cita hingga Nyanyi Bersama

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:52 WIB

Tenaga Surya Tak Cukup, NASA Nekat Bangun Pembangkit Nuklir Demi Bangun Koloni di Bulan

Tenaga Surya Tak Cukup, NASA Nekat Bangun Pembangkit Nuklir Demi Bangun Koloni di Bulan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:52 WIB

Nadiem Makarim: Profesional Muda Kini Takut Jadi Korban Kriminalisasi Berikutnya

Nadiem Makarim: Profesional Muda Kini Takut Jadi Korban Kriminalisasi Berikutnya

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:46 WIB

Pakar Hukum Kompak Sebut Kerry Riza Seharusnya Divonis Bebas: Unsur Pidana Tak Terbukti

Pakar Hukum Kompak Sebut Kerry Riza Seharusnya Divonis Bebas: Unsur Pidana Tak Terbukti

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:42 WIB

Anies Baswedan Skakmat Seskab Teddy yang Sebut Dino Patti Djalal 'Pejabat Cuma 3 Bulan'

Anies Baswedan Skakmat Seskab Teddy yang Sebut Dino Patti Djalal 'Pejabat Cuma 3 Bulan'

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:41 WIB