Perubahan APBN 2020, Hanya Anggaran Kemendikbud dan Kemenkes yang Ditambah

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 08 April 2020 | 00:50 WIB
Perubahan APBN 2020, Hanya Anggaran Kemendikbud dan Kemenkes yang Ditambah
Presiden Jokowi ketika menggelar Ratas Laporan Gugus Tugas Covid-19, 30 Maret 2020. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2020. Perpres tersebut ditandatangani Jokowi pada 3 April 2020.

"Untuk melaksanakan kebijakan dan langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka penanganan pandemi Covid- 19 dan atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan atau stabilitas sistem keuangan, dilakukan perubahan terhadap postur dan rincian anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2020," bunyi isi salinan Perpres nomor 54 tahun 2020 tentang perubahan postur dan anggaran pendapatan dan belanja negara tahun anggaran 2020 yang dikutip Suara.com, Selasa (7/4/2020).

Dalam Pepres tersebut, Jokowi memangkas sejumlah anggaran di kementerian. Dari Perpres tersebut, anggaran Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional yang semula Rp 42,16 triliun menjadi Rp 2,47 triliun, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dari semula Rp 120, 21 Triliun menjadi Rp 95,68 triliun.

Lalu, Kementerian Pertahanan semula Rp 131,18 triliun menjadi Rp 122,44 triliun, Kepolisian dari Rp 104,69 triliun menjadi Rp 96,11 triliun, Kementerian Perhubungan dari Rp 43,11 triliun menjadi Rp 36,98 triliun.

Kemudian Kementerian Pertanian dari semula Rp 21,05 triliun menjadi Rp 17,44 triliun, Badan Pusat Statistik (BPS) dari Rp 7,9 triliun menjadi Rp 4,6 Triliun, Kementerian Agama dari Rp 65,06 Triliun menjadi Rp 62,41 Triliun, Kementerian Keuangan dari Rp 43,51 Triliun menjadi Rp 40,93 Triliun, Kementerian ESDM semula Rp 9,66 Triliun menjadi Rp 7,47 Triliun, Kementerian Sosial semula Rp 62,76 Triliun menjadi Rp 60,68 Triliun dan lainnya.

Namun dari Perpres tersebut, anggaran Badan Ekonomi Kreatif yang semula Rp 889,66 miliar ditiadakan. Meski memangkas sejumlah anggaran kementerian, Jokowi dalam Perpres tersebut juga melakukan penambahan anggaran seperti di Kementerian Kesehatan, Pendidikan dan Tenaga Nuklir.

Adapun kementerian yang mendapatkan penambahan anggaran yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan semula Rp 36,3 triliun menjadi Rp 70,71 triliun, Kementerian Kesehatan dari Rp 57,39 triliun menjadi Rp 76,54 triliun dan Badan Tenaga Nuklir Nasional dari Rp 710,67 miliar menjadi Rp 715,8 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Teken Revisi Postur APBN 2020 Karena Covid-19, Ini Isinya

Jokowi Teken Revisi Postur APBN 2020 Karena Covid-19, Ini Isinya

News | Selasa, 07 April 2020 | 19:59 WIB

Jokowi Tambah Duit Belanja APBN 2020 Rp 405,1 Triliun Khusus Corona

Jokowi Tambah Duit Belanja APBN 2020 Rp 405,1 Triliun Khusus Corona

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2020 | 18:04 WIB

Jokowi Minta Jajarannya Hati-hati Menggunakan APBN 2020

Jokowi Minta Jajarannya Hati-hati Menggunakan APBN 2020

News | Rabu, 06 November 2019 | 12:56 WIB

Tahun 2020, Jokowi Yakin Kemiskinan dan Pengangguran Turun

Tahun 2020, Jokowi Yakin Kemiskinan dan Pengangguran Turun

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 20:12 WIB

Ini Daftar 10 Kementerian yang Dapat Jatah Anggaran Besar Pada APBN 2020

Ini Daftar 10 Kementerian yang Dapat Jatah Anggaran Besar Pada APBN 2020

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 19:53 WIB

Terkini

Terkam CCTV! Perawat Puskesmas Kwanyar Laporkan Kades ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan

Terkam CCTV! Perawat Puskesmas Kwanyar Laporkan Kades ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI, NeutraDC Ungkap Strategi di Sovereign Tech Summit 2026

Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI, NeutraDC Ungkap Strategi di Sovereign Tech Summit 2026

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak

Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Hair Removal Device vs Alat Cukur Elektrik: Mana yang Lebih Worth To Buy untuk Self Treatment?

Hair Removal Device vs Alat Cukur Elektrik: Mana yang Lebih Worth To Buy untuk Self Treatment?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Pansel KPU-Bawaslu Belum Dibentuk, DPR Ungkap Dua Skenario Rekrutmen

Pansel KPU-Bawaslu Belum Dibentuk, DPR Ungkap Dua Skenario Rekrutmen

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kabar Duka, Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia

Kabar Duka, Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

4 Kabar Baik untuk Warga Indonesia di Era 'In This Economy', Ada untuk Traveler

4 Kabar Baik untuk Warga Indonesia di Era 'In This Economy', Ada untuk Traveler

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru

1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru

Banten | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Gus Ipul Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital Akhir 2026

Gus Ipul Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:34 WIB

×