SBY Ciptakan Lagu untuk Pandemi Corona, Sujiwo Tejo Bilang Maaf

Rendy Adrikni Sadikin

Sabtu, 11 April 2020 | 16:16 WIB
SBY Ciptakan Lagu untuk Pandemi Corona, Sujiwo Tejo Bilang Maaf
Sujiwo Tejo - (Instagram/@president_jancukers)

Suara.com - Lagu tentang pandemi corona atau Covid-19, 'Cahaya dalam Kegelapan' ciptaan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuai tanggapan dari seniman Sujiwo Tejo.

Lewat akun jejaring sosial Twitter miliknya, @sudjiwotedjo, Jumat (10/4/2020), Sujiwo Tejo hanya mengoreksi kata 'menciptakan' dalam cuitan SBY terkait lagu tersebut.

"Maaf.. ini negara Pancasila.. percaya Tuhan.. pencipta hanya Tuhan.. manusia hanya bisa meracik/meramu dari apa-apa yang sudah diciptakan-Nya," cuit Sujiwo Tejo seperti dikutip Suara.com, Sabtu (11/4/2020).

Sujiwo Tejo berkicau, "...makanya dalam bahasa Inggris pembuat lagu disebut composer.. penemu rumus ilmiah inventor.. dan lain-lain.. Mari kita hayati Pancasila dalam kehidupan konkret."

Cuitan Sujiwo Tejo soal lagunya SBY.[Twitter]
Cuitan Sujiwo Tejo soal lagunya SBY.[Twitter]

Di cuitannya, Sujiwo Tejo juga me-retweet cuitan SBY yang mengenakan lagu tersebut dan tujuan penciptaannya.

SBY menyebut lagu berjudul 'Cahaya dalam Kegelapan' diciptakan untuk orang-orang yang bergulat dan berjuang melawan pandemi corona, yakni pasien dan tenaga medis.

"Bapak SBY menciptakan lagu "Cahaya dalam Kegelapan" untuk rakyat Indonesia terutama yang tengah bergulat & berjuang di garis depan melawan pandemi korona, para pasien serta para dokter & perawat," cuit SBY melalui akun @SBYudhoyono.

Seperti diketahui, SBY kembali merilis lagu baru berjudul Cahaya Dalam Kegelapan. Lagu ini diciptakan untuk menyemangati masyarakat yang tengah dilanda krisis corona.

Susilo Bambang Yudhoyono memang dikenal sebagai presiden Indonesia yang cukup produktif menciptakan lagu.

baca juga

Di tengah krisis corona yang melanda, SBY pun menuangkan perasaan dan inspirasinya untuk menyemangati warga dunia.

"Sebagai warga dunia saya cemas kalau manusia kehilangan harapan seolah buminya makin gelap tanpa cahaya. Untuk itulah saya ciptakan lagu ini. Ini lagu rakyat, lagu kita semua," kata SBY dalam video klip lagu gubahannya.

Lagu yang diunggah melalui akun Instagram almarhumah Ibu Ani Yudhoyono pada Jumat (10/4/2020) juga diciptakan untuk isteri tercinta yang berpulang pada Juni 2019 lalu.

"Duka dan kepedihan hati ada di mana-mana, ketika orang yang dicintainya dipanggil Sang Pencipta. Seperti duka dan kegelapan yang saya rasakan ketika kehilangan belahan jiwa beberapa saat yang lalu," bunyi keterangan di Instagram Ibu Ani yang ditulis SBY.

Ia menulis lagu berjudul Cahaya Dalam Kegelapan ini untuk mengajak masyarakat terus bersatu melawan covid-19.

"Mari kita terus bersatu, berbagi dan berikhtiar bersama melawan Covid-19 ini. Dengan pertolongan Tuhan kita bisa. Indonesia Bisa," tulis mantan presiden yang pernah menjabat selama dua periode tersebut.

SBY ciptakan lagu baru di tengah pandemi. (Instagram/aniyudhoyono)
SBY ciptakan lagu baru di tengah pandemi. (Instagram/aniyudhoyono)

Berikut adalah lirik dalam lagu yang diaransemen oleh musisi Tohpati dan dinyanyikan oleh Joy Tobing, Sandhy Sondoro, Yuni Shara, Ario Wahab, Andy Rif, Lala Karmela, Ita Purnamasari, dan Irang Perdana.

Jika bumi ini terasa berat
Menabur takut d mana-mana
Hati gamang lanjutkan hidup
Masihkah kulihat cahaya

Badai corona datang menerjang
Menembus dunia tak berbatas
Tangis pecah d malam hening
Menunggu datangnya harapan

Cahaya ada, dalam hati kita
Dalam jiwa-jiwa penuh kasih
Harapan ada, dalam hidup kita
Untuk yang mau berbagi

Mendung hitam itu akan pergi
Bersinar indah mentari pagi
Tuhan tersenyum taburkan berkah
Bagi yang tak pernah menyerah

Cahaya dalam gelap
Harapan ada
Jiwaku penuh kasih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Corona RI Tembus 3.842 Kasus: Pasien 327 Meninggal, 286 Orang Sembuh

Corona RI Tembus 3.842 Kasus: Pasien 327 Meninggal, 286 Orang Sembuh

News | Sabtu, 11 April 2020 | 16:12 WIB

Update Corona 11 April: 330 Kasus Baru, Positif Covid-19 Capai 3.842 Orang

Update Corona 11 April: 330 Kasus Baru, Positif Covid-19 Capai 3.842 Orang

News | Sabtu, 11 April 2020 | 16:08 WIB

Bayi Terlahir Jadi PDP Corona, Ibunya Wafat saat Berjuang Melahirkannya

Bayi Terlahir Jadi PDP Corona, Ibunya Wafat saat Berjuang Melahirkannya

News | Sabtu, 11 April 2020 | 16:03 WIB

Pandemi COVID-19 Belum Berakhir, Penjual Arak Ogah Menyingkir

Pandemi COVID-19 Belum Berakhir, Penjual Arak Ogah Menyingkir

Jatim | Sabtu, 11 April 2020 | 15:59 WIB

Muhammadiyah Ajak Masyarakat Bantu Warga Terdampak Covid-19

Muhammadiyah Ajak Masyarakat Bantu Warga Terdampak Covid-19

News | Sabtu, 11 April 2020 | 15:57 WIB

Sembuh dari COVID-19, Kajari Bantul Semangati Pasien: Ini Bukan Aib

Sembuh dari COVID-19, Kajari Bantul Semangati Pasien: Ini Bukan Aib

Jogja | Sabtu, 11 April 2020 | 16:15 WIB

Aksi Vandalisme saat Corona, Kapolda: 3 Pelaku Terkenal di Kelompok Anarko

Aksi Vandalisme saat Corona, Kapolda: 3 Pelaku Terkenal di Kelompok Anarko

News | Sabtu, 11 April 2020 | 15:50 WIB

Heboh Kabar Tenaga Medis di Sukoharjo Diusir dari Indekos, Ini Faktanya

Heboh Kabar Tenaga Medis di Sukoharjo Diusir dari Indekos, Ini Faktanya

Jawa Tengah | Sabtu, 11 April 2020 | 15:42 WIB

Masker Kain Bisa Cegah Corona Covid-19, Seberapa Efektif?

Masker Kain Bisa Cegah Corona Covid-19, Seberapa Efektif?

Health | Sabtu, 11 April 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:46 WIB

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×