Oknum Ojol Murka ke Pemerintah karena Corona, Begini Tanggapan Gojek

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Minggu, 12 April 2020 | 19:30 WIB
Oknum Ojol Murka ke Pemerintah karena Corona, Begini Tanggapan Gojek
Oknum ojek online beri peringatan keras untuk pemerintah saat PSBB Jakarta. (Foto: Bidik layar Twitter)

Suara.com - Perusahaan transportasi online Gojek menanggapi video oknum berseragam ojek online yang memprotes kebijakan pemerintah dalam penanggulangan virus corona baru atau Covid-19.

Dalam video yang viral baru-baru ini, sekelompok oknum ojol mengeluh dengan sejumlah aturan yang diterapkan. Mereka menyampaikan protes hingga berujung ancaman kepada pemerintah dan kalangan elite.

"Pada sore ini saya menegaskan kembali kepada pemerintah pusat beserta jajarannya, para politisi partai, petinggi partai beserta jajarannya. Kemana hati nurani kalian, jika saat ini kami bagian dari bangsa Indonesia menderita atas dampak wabah Covid-19," ucap laki-laki dalam video tersebut.

Dia juga tak segan memberikan ancaman bila pemerintah dan pejabat tidak menunjukkan kepeduliannya terhadap nasib ojek online. 

"Ingat lapar bisa membuat orang bisa menjadi beringas. Lapar bisa mematikan pikiran, membutakan mata hati. Kalian tidak punya mata hati, kalian tidak empati, tidak punya perhatian. Jangan salahkan kami juga tidak punya akal sehat dan tidak punya nurani," katanya.

Terkait video bernada ancaman tersebut, pihak Gojek buka suara. Gojek mengecam aksi oknum berjaket ojol yang melontarkan ancaman hingga meresahkan publik.

"Perilaku tersebut tidak dapat dibenarkan dan dapat berdampak bagi mitra kami yang terus bekerja dengan gigih da jujur, "ujar Senior Manager Corporate Affairs Gojek Teuku Parvinda dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (12/4/2020).

Lebih lanjut, Teuku mengimbau kepada publik supaya tidak terprovokasi dengan video oknum ojol yang mengaku sebagai minta Gojek tersebut. Kendati begitu, Gojek siap menempuh jalur hukum bila aksi serupa terus berlanjut.

"Gojek siap berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memproses secara hukum pihak-pihak yang bersangkutan," kata Teuku, memungkasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang PHK Wabah Corona, Pemerintah Kasih Rp 20 Triliun ke Pengangguran

Gelombang PHK Wabah Corona, Pemerintah Kasih Rp 20 Triliun ke Pengangguran

Bisnis | Minggu, 12 April 2020 | 18:49 WIB

Satu Keluarga di Padang Dinyatakan Positif Terinfeksi Corona Tanpa Gejala

Satu Keluarga di Padang Dinyatakan Positif Terinfeksi Corona Tanpa Gejala

News | Minggu, 12 April 2020 | 18:36 WIB

Ada Dua Jenis Hand Sanitizer, Mana yang Lebih Baik?

Ada Dua Jenis Hand Sanitizer, Mana yang Lebih Baik?

Lifestyle | Minggu, 12 April 2020 | 18:34 WIB

Anarko Dituduh Rancang Penjarahan, Sosiologi UGM: Tidak Ada Sejarahnya Itu

Anarko Dituduh Rancang Penjarahan, Sosiologi UGM: Tidak Ada Sejarahnya Itu

News | Minggu, 12 April 2020 | 18:05 WIB

Waspada! Ada Akun Palsu BNPB Minta Uang Bilang untuk Pasien Corona

Waspada! Ada Akun Palsu BNPB Minta Uang Bilang untuk Pasien Corona

News | Minggu, 12 April 2020 | 17:55 WIB

Suratnya Ajak Ormas Terlarang HTI Perangi Corona, Pemprov Jabar Minta Maaf

Suratnya Ajak Ormas Terlarang HTI Perangi Corona, Pemprov Jabar Minta Maaf

Jabar | Minggu, 12 April 2020 | 17:57 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB