Sesali Sikap Luhut, DPR: Seakan Tak Berempati kepada Korban Corona

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 15 April 2020 | 12:19 WIB
Sesali Sikap Luhut, DPR: Seakan Tak Berempati kepada Korban Corona
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan memberi keterangan pada wartawan usai melayat ke rumah duka Sudjiatmi Notomihardjo di Kampung Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2020). [Suara.com / M Ilham Baktora]

Suara.com - Komisi IX DPR RI menyayangkan pernyataan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut jumlah pasien Covid-19 meninggal di Indonesia masih kecil dibanding jumlah yang ada di Amerika Serikat.

Pernyataan itu kemudian menjadi sorotoan banyak pihak, termasuk anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. Ia menilai Luhut terkesan tak memiiki empati dan simpati kepada warga yang anggota keluarganya meninggal karena Corona.

"Pernyataan itu seakan tidak menyisakan empati dan simpati kepada keluarga korban. Belum lagi, ada puluhan dokter dan tenaga medis yang juga meninggal. Kasihan keluarganya jika mendengar pernyataan seperti ini," kata Saleh kepada wartawan, Rabu (15/4/2020).

Saleh berujar, ada beberapa alasan mengapa pernyataan Luhut itu tidak layak disampaikan. Sebab, menurutnya, pemerintah seharusnya lebih berfokus untuk bekerja dengan cepat dan tepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ketimbang memperbanyak narasi.

Apalagi narasi yang dibangun justru dapat menghilangkan simpati publik atau bahkan menyinggung dan melukai sebagian orang seperti pada kasus pernyataan Luhut.

“Pejabat negara harusnya hemat bicara. Karena jika ada yang tidak tepat, sulit untuk meluruskannya," ujar Saleh.

Bandingkan dengan Amerika

Sebelumnya, Luhut menyebutkan bahwa jumlah yang meninggal di Indonesia karena virus corona (Covid-19) lebih kecil dibandingkan dengan kasus serupa di Amerika.

Hal tersebut disampaikan Luhut ketika merespons pertanyaan soal penutupan operasional kereta rel listrik (KRL) Commuterline Jabodetabek dalam video conference di Jakarta, Selasa (14/42020) malam.

baca juga

Arus penumpang KRL sendiri masih membeludak meskipun diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar di DKI Jakarta. Oleh sebab itu muncul gagasan agar operasional KRL dihentikan sementara,

“Pak Anies [Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan], [menyoal] kenapa banyak orang ke Jakarta. Soal tutup KRL kita lihat. Kalau tidak bisa travelling [naik KRL] ya jangan sampai juga. Jadi ada yg disetujui Menkes ada yang tidak,” ujar Luhut.

Menurut Luhut, tidak menutup kemungkinan pembatasan atau penyetopan operasional KRL dilakukan. Namun, sambungnya, sebelum melakukan langkah itu akan dilakukan survei terlebih dulu apakah sebaran virus corona ada peningkatan apa penurunan.

Dia menjelaskan jumlah data yang meninggal dan sembuh akan menentukan kebijakan pemerintah pekan depan. Dia sendiri menilai bahwa jumlah kasus kematian akibat Covid-19 terbilang kecil dibandingkan dengan Amerika.

“Maaf, jumlah yang meninggal enggak sampai 500, padahal penduduk 270 juta, dan yang terinfeksi 4.000 lebih. Di AS, yang meninggal 22.000. Okelah kita mungkin kurang testing kit-nya. Sekarang pengkajian ini banyak uncertainty di tiap negara pun enggak ngerti. Kita harus cermat dan tidak grusa grusu,” jelasnya.

Luhut membantah bahwa pemerintah lambat dalam mengantisipasi virus corona, misalkan dengan melakukan karantina wilayah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Negara Rebutan Alkes, Jokowi Minta APD Dalam Negeri Tak Diekspor

Banyak Negara Rebutan Alkes, Jokowi Minta APD Dalam Negeri Tak Diekspor

News | Rabu, 15 April 2020 | 12:16 WIB

Isi Bansos Corona dari Anies 2 Kaleng Sarden Kecil dan 2 Bungkus Biskuit

Isi Bansos Corona dari Anies 2 Kaleng Sarden Kecil dan 2 Bungkus Biskuit

News | Rabu, 15 April 2020 | 12:07 WIB

Terus Bertambah, RS Darurat Corona di Wisma Atlet Kini Rawat 561 Pasien

Terus Bertambah, RS Darurat Corona di Wisma Atlet Kini Rawat 561 Pasien

News | Rabu, 15 April 2020 | 12:06 WIB

Pilih Keluyuran dan Remehkan Virus Corona, Wawancara Warga Ini Dikecam

Pilih Keluyuran dan Remehkan Virus Corona, Wawancara Warga Ini Dikecam

News | Rabu, 15 April 2020 | 11:59 WIB

Dibubarkan Polisi saat Wabah Corona, Dada Edo Ditendang dan Pelipis Dijotos

Dibubarkan Polisi saat Wabah Corona, Dada Edo Ditendang dan Pelipis Dijotos

News | Rabu, 15 April 2020 | 11:58 WIB

Wow, Sudah Ada 70 Vaksin Virus Corona yang Dikembangkan di Seluruh Dunia

Wow, Sudah Ada 70 Vaksin Virus Corona yang Dikembangkan di Seluruh Dunia

Health | Rabu, 15 April 2020 | 11:39 WIB

Bikin Repot! Dokter dan Perawat Harus Diisolasi Gara-gara Pasien Berdusta

Bikin Repot! Dokter dan Perawat Harus Diisolasi Gara-gara Pasien Berdusta

Jawa Tengah | Rabu, 15 April 2020 | 11:34 WIB

Hotel di Lombok Jual Kamar Rp 12,3 Juta untuk Tempat Isolasi Virus Corona

Hotel di Lombok Jual Kamar Rp 12,3 Juta untuk Tempat Isolasi Virus Corona

News | Rabu, 15 April 2020 | 11:33 WIB

Isolasi Mandiri Bisa Munculkan Rasa Cemburu, Begini Cara Mengatasinya!

Isolasi Mandiri Bisa Munculkan Rasa Cemburu, Begini Cara Mengatasinya!

Health | Rabu, 15 April 2020 | 11:33 WIB

Menangis, Pedagang Berjualan saat Corona: Daripada Mati Kelaparan di Rumah

Menangis, Pedagang Berjualan saat Corona: Daripada Mati Kelaparan di Rumah

News | Rabu, 15 April 2020 | 11:47 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×