Gaji Tak Dibayar Selama Corona, Buruh Makan Daun-daunan karena Kelaparan

Reza Gunadha | Ruhaeni Intan | Suara.com

Kamis, 16 April 2020 | 14:59 WIB
Gaji Tak Dibayar Selama Corona, Buruh Makan Daun-daunan karena Kelaparan
Tenaga kerja asing terpaksa masak daun untuk bertahan hidup selama lockdown (Foto: Oriental Daily).

Suara.com - Nasib para pekerja selama lockdown seringkali tak menentu. Contohnya seperti yang dialami oleh tenaga kerja asing di Malaysia ini.

Mereka terpaksa bertahan hidup hanya dengan makan daun selama berhari-hari karena gaji mereka tak dibayarkan.

Mengutip World of Buzz, buruh asing yang bekerja di Distrik Batu Pahat, Johor, Malaysia itu sudah berhari-hari memasak daun pepaya demi menyambung hidup.

Aksi mereka terendus oleh salah seorang relawan penyedia makanan gratis karena mereka memasak menggunakan tungku api kayu di lahan terbuka.

"Karena daun pepaya bisa dimakan, sementara para pekerja ini tidak mampu membeli makanan yang layak, maka itulah sebabnya mereka memasak daun pepaya rebus selama berhari-hari untuk bertahan hidup," kata salah seorang perwakilan relawan.

Tenaga kerja asing terpaksa masak daun untuk bertahan hidup selama lockdown (Foto: Oriental Daily).
Tenaga kerja asing terpaksa masak daun untuk bertahan hidup selama lockdown (Foto: Oriental Daily).

Para pekerja ini tak dibayar karena perusahaan tempat mereka bekerja tidak beroperasi selama masa lockdown.

Mereka pun tak dapat berbuat banyak dan hanya bisa memetik daun pepaya liar setiap harinya guna mengganjal rasa lapar.

Yang lebih mengenaskan, ketika ditelepon oleh salah seorang relawan, suara mereka terdengar sangat lemah karena tak mendapat asupan makan yang layak selama berhari-hari.

Berdasarkan hasil penelusuran relawan, para pekerja asing itu tak digaji sejak tanggal 21 Maret 2020.

Namun, para relawan mengaku situasi di sana tak kunjung membaik meski mereka telah mengetahui kondisi tersebut.

Pasalnya, sejak Malaysia menerapkan aturan lockdown mulai tanggal 18 Maret 2020, para relawan telah membagikan ratusan paket sembako gratis kepada masyarakat tidak mampu.

Tercatat, per tanggal 12 April saja, mereka telah membagikan 60 paket sembako gratis kepada warga yang membutuhkan.

Mereka khawatir jika lockdown masih terus berlangsung, mereka akan kewalahan dan banyak warga yang tidak mampu tak kebagian jatah sembako gratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langgar Aturan Lockdown, Ayah Pecahkan Celengan Demi Bayar Denda Anak

Langgar Aturan Lockdown, Ayah Pecahkan Celengan Demi Bayar Denda Anak

News | Kamis, 16 April 2020 | 14:20 WIB

Ditangkap karena Jalan saat Wabah Corona, 2 Wanita Malah Diperkosa Polisi

Ditangkap karena Jalan saat Wabah Corona, 2 Wanita Malah Diperkosa Polisi

News | Selasa, 14 April 2020 | 14:11 WIB

Kronologi Oknum Polisi Sekap dan Perkosa Dua Turis Asing di Hotel

Kronologi Oknum Polisi Sekap dan Perkosa Dua Turis Asing di Hotel

News | Senin, 13 April 2020 | 18:02 WIB

Jadi Gerbang Transit TKI Ilegal, Bupati Bintan Minta Pelaku TPPO DItindak

Jadi Gerbang Transit TKI Ilegal, Bupati Bintan Minta Pelaku TPPO DItindak

News | Sabtu, 11 April 2020 | 02:55 WIB

Dampak Malaysia Lockdown, TKI Ilegal Serbu Jalur Tikus di Pulau Bintan

Dampak Malaysia Lockdown, TKI Ilegal Serbu Jalur Tikus di Pulau Bintan

News | Jum'at, 10 April 2020 | 16:36 WIB

TKI di Ciberjaya Terima Bantuan dari Menteri Agama Malaysia

TKI di Ciberjaya Terima Bantuan dari Menteri Agama Malaysia

News | Jum'at, 10 April 2020 | 02:35 WIB

47 Ribu WNI Terdampak Lockdown di Malaysia, Pulang via Jalur Laut dan Darat

47 Ribu WNI Terdampak Lockdown di Malaysia, Pulang via Jalur Laut dan Darat

News | Kamis, 09 April 2020 | 17:42 WIB

Terkini

Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal

Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:40 WIB

IRGC Siapkan Balasan Mematikan Jika Gencatan Senjata Gagal

IRGC Siapkan Balasan Mematikan Jika Gencatan Senjata Gagal

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:40 WIB

Israel Bom Lebanon Tewaskan 182 Warga, Perdana Menteri Nawaf Salam Umumkan Hari Berkabung Nasional

Israel Bom Lebanon Tewaskan 182 Warga, Perdana Menteri Nawaf Salam Umumkan Hari Berkabung Nasional

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:33 WIB

Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang

Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:17 WIB

Selat Hormuz Bisa Dibuka Sebelum Pertemuan AS dan Iran di Pakistan

Selat Hormuz Bisa Dibuka Sebelum Pertemuan AS dan Iran di Pakistan

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:16 WIB

1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel

1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:09 WIB

Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob

Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:05 WIB

Siapa Sadiq al-Nabulsi? Tokoh Islam Terpandang Lebanon Tewas dalam Serangan Israel

Siapa Sadiq al-Nabulsi? Tokoh Islam Terpandang Lebanon Tewas dalam Serangan Israel

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:02 WIB

Kapan TNI Ditarik dari Pasukan Perdamaian PBB di UNIFIL?

Kapan TNI Ditarik dari Pasukan Perdamaian PBB di UNIFIL?

News | Kamis, 09 April 2026 | 05:53 WIB

Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat

Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat

News | Kamis, 09 April 2026 | 05:45 WIB