Satu Staf Gubernur NTB Kena Corona, Pasien yang Menularkan Sudah Sembuh

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 17 April 2020 | 10:07 WIB
Satu Staf Gubernur NTB Kena Corona, Pasien yang Menularkan Sudah Sembuh
Ilustrasi. [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

Suara.com - NLEY, salah satu staf Gubernur NTB H Zulkiflimansyah dinyatakan positif terjangkit virus Corona (Covid-19) dan masih menjalani isolasi di rumah sakit.

Pasien dengan nomor 37 ini tertular karena sempat berkontak dengan pasien nomor 04 positif Covid-19 atas nama YT yang berasal dari Buleleng, Bali. NLEY yang bertugas di Tim Gubernur Percepatan Pembangunan Daerah (TGP2D) dinyatakan positif terjangkit saat dan telah diumumkan oleh Gugus Tugas Covid-19, Senin (13/4/2020) lalu.

Pegawai Bappeda NTB yang diperbantukan di TGP2D ini tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari terakhir sebelum sakit. Namun, wanita berusia 46 tahun dan beralamat di Ampenan Kota Mataram memiliki riwayat kontak erat dengan pasien nomor 04.

Pasien 04 atas nama YT ber-KTP Buleleng Bali ini dinyatakan sudah sembuh dan kembali ke rumahnya. Sedangkan pasien nomor 37, staf Gubernur NTB yang tertular karena sempat berkontak dengan pasien 04 saat ini masih dirawat di RSUD Mataram dengan kondisi baik.

Sementara itu untuk memastikan keamanan lingkungan dan kesehatan di rumah dinas Gubernur dari sebaran corona virus, seluruh staf, ASN, dan stat TGP2D melakukan rapid diagnostic test (RDT). Bertempat di Pendopo Gubernur di Jalan Pejanggik Kota Mataram, Rabu (15/4/2020).

Koordinator pemeriksaan RDT Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Propinsi, Sri Endang Kusrini seperti dilansir Berita Bali--jaringan Suara.com, mengatakan, bahwa test ini merupakan permintaan Gubernur melalui Biro Umum Setda Propinsi NTB.

Sehingga bekerjasama dengan Balai Lab Kesehatan Provinsi, dilakukan pengecekan awal untuk mengetahui respon ada atau tidak Covid-19 di lingkungan Pendopo Gubernur NTB.

"Hasil rapid test akan diumumkan secara resmi oleh Kadis Kesehatan NTB," jelasnya.

Salah satu staf TGP2D yang ikut di rapid test mengaku pernah berinteraksi dengan pasien 37, dua bulan lalu.

baca juga

"Walaupun pasien nomor 37 yang ASN di Kantor Bappeda ini tidak pernah masuk kerja selama satu bulan lebih, kami tetap melakukan rapid test untuk memastikan kondisi kesehatan kami," ungkap Made Agus Adi, salah satu rekan pasien 37 di TGP2D.

Secara umum hasil laporan Labkes NTB, dari hasil RDT sebanyak 36 staf di Pendopo Gubernur, 5 orang di Pendopo Setda, dan enam orang di Pendopo Wagub. Sehingga total 47 orang ikut dengan hasil non reaktif. Selain staf gubernur di TGP2D, seluruh ASN, pramusaji, driver, Satpol-PP dan staf ikut menjalani rapid test.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris Akan Kerahkan Anjing untuk Deteksi Covid-19

Inggris Akan Kerahkan Anjing untuk Deteksi Covid-19

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 09:57 WIB

Staf Gubernur Terinfeksi Corona, Pegawai Rumah Dinas Langsung Rapid Test

Staf Gubernur Terinfeksi Corona, Pegawai Rumah Dinas Langsung Rapid Test

News | Jum'at, 17 April 2020 | 09:44 WIB

Aktivitas yang Dilakukan Dul Jaelani Saat Pandemi Corona Usai

Aktivitas yang Dilakukan Dul Jaelani Saat Pandemi Corona Usai

Entertainment | Jum'at, 17 April 2020 | 09:22 WIB

Innalillahi Medis Corona Kembali Gugur, Berusia 77 Tahun di Palembang

Innalillahi Medis Corona Kembali Gugur, Berusia 77 Tahun di Palembang

News | Jum'at, 17 April 2020 | 09:15 WIB

Semua Mal di Bandung Diminta Tutup, Kalau Nekat Buka Izinnya Dicabut

Semua Mal di Bandung Diminta Tutup, Kalau Nekat Buka Izinnya Dicabut

Jabar | Jum'at, 17 April 2020 | 08:56 WIB

Corona Melanda, Singa Tidur di Jalan Aspal hingga Buaya Menguasai Pantai

Corona Melanda, Singa Tidur di Jalan Aspal hingga Buaya Menguasai Pantai

News | Jum'at, 17 April 2020 | 09:12 WIB

Sangar! Modifikasi Motor Sport Jadi Ambulans untuk Perangi Virus Corona

Sangar! Modifikasi Motor Sport Jadi Ambulans untuk Perangi Virus Corona

Otomotif | Jum'at, 17 April 2020 | 08:26 WIB

Awas Salfok, Ini Dia Potret Rio Haryanto Selama Karantina di Rumah Aja

Awas Salfok, Ini Dia Potret Rio Haryanto Selama Karantina di Rumah Aja

Otomotif | Jum'at, 17 April 2020 | 08:33 WIB

Kak Seto Usulkan Tobacco Distancing Untuk Cegah Corona, Apa Itu?

Kak Seto Usulkan Tobacco Distancing Untuk Cegah Corona, Apa Itu?

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 09:00 WIB

Heboh Orang Dewasa Minum ASI Demi Cegah Corona, Pakar: Nggak Masuk Akal

Heboh Orang Dewasa Minum ASI Demi Cegah Corona, Pakar: Nggak Masuk Akal

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 08:50 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×