Terjebak Lockdown, Suami Frustrasi Tahu Istrinya Hamil Anak Orang Lain

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 17 April 2020 | 12:44 WIB
Terjebak Lockdown, Suami Frustrasi Tahu Istrinya Hamil Anak Orang Lain
Ilustrasi (Foto: visualphotos)

Suara.com - Seorang suami yang tidak disebutkan namanya membuat curhatan di forum Reddit. Ia meminta saran dari sesama pengguna tentang kesulitannya.

Pria itu menjelaskan bahwa dirinya frustasi terjebak bersama sang istri karena penguncian wilayah atau lockdown. Terlebih, pria itu tahu bahwa sang istri tengah mengandung anak orang lain.

Disadur dari Mirror, Jumat (17/4/2020), pria itu menceritakan pada awal tahun, dia dan istrinya sempat memutuskan untuk pisah.

Keduanya juga pernah memiliki hubungan singkat dengan orang lain, tetapi pada akhirnya menyadari bahwa mereka benar-benar saling mencintai dan ingin melanjutkan hubungan dengan ke tahap lebih serius.

Singkar cerita, mereka menikah, tinggal satu rumah hingga lockdown virus corona Covid-19 diberlakukan.

Saat melakukan tes kehamilan untuk memastikan mereka sehat secara seksual, pasangan ini mengeahui bahwa sang istri sedang hamil.

Sang suami sejak awal menyatakan bahwa tidak pernah menginginkan anak, tetapi istrinya berbeda pendapat.

Pria itu menulis, "Kami tidak mau punya anak (atau setidaknya saya) dan selalu memiliki perjanjian sebelumnya. Bayi itu pasti bukan milik saya, sama sekali tidak mungkin".

"Istri saya memiliki jadwal aborsi hari Kamis lalu. Dia datang kepadaku pada hari itu dan mengatakan dia tidak bisa melakukannya - dia ingin menjaga bayinya. Sekarang aku panik".

"Aku sudah bilang padanya tidak ingin punya anak. Apalagi membesarkan anak orang lain, tidak!" ujar pria itu.

Si istri kemudian meminta maaf dan berusaha meyakinkan sang suami.

Tapi pria itu menolak, "Saya berusaha begitu keras untuk meyakinkan dia bahwa tidak boleh mempertahankan bayi itu di dalam kandungannya, tetapi dia bersikeras. Katanya kita bisa membesarkan anak itu seperti anak sendiri. Saya tidak mau".

"Anak ini akan menjadi milik lelaki lain! Tidak ada hubungannya dengan saya," kata pria tersebut.

Dalam unggahannya, pria itu meminta saran kepada pengguna lain tentang langkah yang harus dilakukannya.

"Saya tahu jawaban yang masuk akal adalah mengusirnya begitu saja, tetapi itu tidak mudah. Saya mencintainya dan kami sudah berada dalam kehidupan satu sama lain begitu lama. Ditambah berada di tengah-tengah karantina dan dia tidak punya tempat untuk tinggal selain di sini," tulis pria itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Main Voli Bareng Satpam yang Positif Corona, 35 Pemuda Isolasi Mandiri

Main Voli Bareng Satpam yang Positif Corona, 35 Pemuda Isolasi Mandiri

Jawa Tengah | Jum'at, 17 April 2020 | 12:28 WIB

Sebulan Nol Kasus Corona Covid-19, Ini Rahasia Kehebatan Taiwan

Sebulan Nol Kasus Corona Covid-19, Ini Rahasia Kehebatan Taiwan

News | Jum'at, 17 April 2020 | 12:21 WIB

Orang Nomor 2 di Polri, Pengamat Ragu Propam Berani Beri Sanksi Wakapolri

Orang Nomor 2 di Polri, Pengamat Ragu Propam Berani Beri Sanksi Wakapolri

News | Jum'at, 17 April 2020 | 12:13 WIB

Wajib Tahu, Ini 3 Tingkatan Penggunaan APD Bagi Tenaga Medis

Wajib Tahu, Ini 3 Tingkatan Penggunaan APD Bagi Tenaga Medis

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 12:03 WIB

Peneliti Duga Tubuh Jenazah Corona Covid-19 Masih Bisa Tularkan Virus

Peneliti Duga Tubuh Jenazah Corona Covid-19 Masih Bisa Tularkan Virus

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 12:24 WIB

Sembuh dari Covid-19, Wanita Ini Terharu saat Pertama Kali Bertemu Bayinya

Sembuh dari Covid-19, Wanita Ini Terharu saat Pertama Kali Bertemu Bayinya

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 12:05 WIB

Terkini

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:16 WIB

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB

Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:00 WIB

Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!

Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:58 WIB