Memo Pejabat China Bocor ke Publik, Corona Tadinya Sengaja Ditutupi?

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Jum'at, 17 April 2020 | 12:50 WIB
Memo Pejabat China Bocor ke Publik, Corona Tadinya Sengaja Ditutupi?
Presiden Cina, Xi Jinping. (Shutterstock)

Harusnya bisa ditekan

Lebih awal lagi, sebelum memo rahasia petinggi kesehatan keluar, sebenarnya China sudah diingatkan oleh sejumlah dokter mereka ketika pertama kali menemukan virus corona di Wuhan.

Ada delapan dokter yang menyampaikan informasi penting itu pada 2 Januari 2020. Salah satunya dokter Li Wenliang, yang belakangan ikut meninggal akibat virus tersebut, dan Ai Fen, dokter asal Wuhan.

Tetapi mereka justru diinterogasi polisi dan dimarahi pejabat kesehatan termasuk diminta berbohong ke publik, untuk menyatakan apa yang mereka temukan hanya bohong belaka.

“Dokter-dokter di Wuhan ketika itu ketakutan,” ujar Dali Yang, profesor politik China di Universitas Chicago. “Itu betul-betul intimidasi bagi seluruh profesi.”

Dia menilai pemerintah China menekankan agar tidak ada pihak-pihak yang membuat kegaduhan. Oleh sebab itu, menjadi wajar jika kemudia respons mereka di awal tak terlalu cepat.

Pada 15 Januari, Center for Disease Control and Prevention (CDC) di Beijing sudah mulai mencari pendanaan, melatih petugas kesehatan, dan memulai pengecekan temperatur di sarana transportasi Wuhan. Ini dilakukan delapan hari sebelum lockdown.

Meski demikian, pejabat China pada saat itu masih menganggap virus ini tidak berbahaya. Penularan antarmanusia diklaim masih rendah.

“Kami telah mencapai pemahaman terkini bahwa risiko sustain transmisi penularan berkelanjutan antar manusia (sustained human-to-human transmission) masih rendah,” ujar Li Qun, kepala pusat darurat CDC China.

Sementara itu sebuah penelitian gabungan antara CDC di Wuhan, Universitas Southampton, Universitas Harvard, Kementerian Pendidikan China di Shanghai, dan beberapa universitas lain juga menunjukan kalau virus corona sebenarnya bisa diredam apabila Pemerintah China bertindak lebih awal.

Menurut mereka, jika intervensi non-pengobatan atau non-pharmacetical intervention (NPI) dilakukan seminggu lebih awal, maka kasus bisa berkurang 66 persen, jika dua minggu lebih awal maka 86 persen, dan tiga minggu lebih awal, maka 95 persen.

NPI yang dimaksud adalah contact tracing, isolasi orang yang sakit, karantina, penutupan sekolah dan tempat kerja, pembatasan perjalanan, dan pembatalan acara massal.

Di satu sisi, dokter di Wuhan sendiri telah mendeteksi ada virus ini pada Desember 2019, lebih dari tiga minggu sebelum lockdown.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Corona Pada Pekerja di Lokasi Piala Dunia Qatar 2022 Bertambah Lagi

Kasus Corona Pada Pekerja di Lokasi Piala Dunia Qatar 2022 Bertambah Lagi

Bola | Jum'at, 17 April 2020 | 12:37 WIB

Terjebak Lockdown, Suami Frustrasi Tahu Istrinya Hamil Anak Orang Lain

Terjebak Lockdown, Suami Frustrasi Tahu Istrinya Hamil Anak Orang Lain

News | Jum'at, 17 April 2020 | 12:44 WIB

Ilmuwan Atlanta Temukan Obat Baru Virus Corona, Berhasil Diuji ke Tikus

Ilmuwan Atlanta Temukan Obat Baru Virus Corona, Berhasil Diuji ke Tikus

News | Jum'at, 17 April 2020 | 12:31 WIB

Main Voli Bareng Satpam yang Positif Corona, 35 Pemuda Isolasi Mandiri

Main Voli Bareng Satpam yang Positif Corona, 35 Pemuda Isolasi Mandiri

Jawa Tengah | Jum'at, 17 April 2020 | 12:28 WIB

Sebulan Nol Kasus Corona Covid-19, Ini Rahasia Kehebatan Taiwan

Sebulan Nol Kasus Corona Covid-19, Ini Rahasia Kehebatan Taiwan

News | Jum'at, 17 April 2020 | 12:21 WIB

Ajak Tetap di Rumah, Puluhan Penari Mancanegara Menari Ratoh Duek Virtual

Ajak Tetap di Rumah, Puluhan Penari Mancanegara Menari Ratoh Duek Virtual

News | Jum'at, 17 April 2020 | 12:34 WIB

Bikin Geram, Ivanka Trump Asyik Liburan Keluarga saat Pandemi Corona

Bikin Geram, Ivanka Trump Asyik Liburan Keluarga saat Pandemi Corona

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2020 | 12:33 WIB

Peneliti Duga Tubuh Jenazah Corona Covid-19 Masih Bisa Tularkan Virus

Peneliti Duga Tubuh Jenazah Corona Covid-19 Masih Bisa Tularkan Virus

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 12:24 WIB

Potret Ojol Saling Berbagi di saat Sepi Orderan,  Bikin Haru

Potret Ojol Saling Berbagi di saat Sepi Orderan, Bikin Haru

Otomotif | Jum'at, 17 April 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:57 WIB

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:46 WIB

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:13 WIB

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:07 WIB

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:58 WIB

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:43 WIB

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:31 WIB

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB