Sandiaga Uno Sarankan Stafsus Milenial Jokowi Minta Maaf Usai Berpolemik

Iwan Supriyatna, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 18 April 2020 | 14:32 WIB
Sandiaga Uno Sarankan Stafsus Milenial Jokowi Minta Maaf Usai Berpolemik
Sandiaga Uno. (Suara.com/Arry Saputra).

Suara.com - Sandiaga Uno turut berkomentar mengenai adanya sejumlah polemik yang dilakukan sejumlah Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhir-akhir ini. Sandiaga meminta sejumlah Stafsus yang berpolemik harus menyampaikan permohonan maaf.

Sandiaga menilai, para Stafsus Milenial ini sangat inovatif dan memiliki semangat memperbaiki bangsa. Untuk itu, ia mengajak agar para Stafsus bisa menjaga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

"Mari kita sama-sama menjaga trust level yang tinggi kepada kebijakan pemerintah dan kita juga sama-sama saling mengkoreksi tidak perlu terlalu saling menjatuhkan kita lalui fase ini dengan tentunya jika perlu permohonan maaf dan memastikan untuk ke depan tidak dilakukan hal-hal yang serupa dengan ada langkah mitigasi," kata Sandiaga saat dihubungi wartawan, Sabtu (18/4/2020).

Sandiaga mengaku sangat memahami niat baik para Stafsus Milenial di tengah pandemi virus Corona seperti ini. Namun, menurutnya, niat baik tersebut tak boleh menciderai kepercayaan publik kepada pemerintah.

"Kita jangan ciderai kepercayaan yang tinggi kepada pemerintah pusat daerah dengan hal-hal yang berpotensi mempertanyakan tingkat potensi dari pada benturan kepentingan karena walaupun niatnya kita baik awalnya dalam membantu program pemerintah tapi standar yang harus kita lalui atau satu sekat-sekat yang harus kita pagar-pagar yang harus kita lalui untuk memastikan kepercayaan publik tinggi itu harus betul-betul dijalankan," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar setiap kebijakan yang akan dilakukan para Stafsus Milenial ini lebih baik didiskusikan terlebih dahulu. Menurutnya, kebijakan tersebut harus disampaikan secara trasnparan.

"Kita sebagai pejabat publik tentunya mengemukakan bahwa kebijakan yang baru saja diambil walaupun tanpa keterlibatan berpotensi dipersepsikan sebagai benturan kepentingan karena saya memiliki saham di perusahaan ini sejumlah berapa dan untuk memitigasinya kami akan melakukan a b c d itu sampaikan dengan terbuka," tuturnya.

"Dan saya yakin ini akan sangat membantu meningkatkan kepercayaan publik dan mempertahankan kebijakan publik kepada pemerintahan pusat," tandasnya.

Untuk diketahui, sejumlah Stafsus Milenial Jokowi menghadirkan polemik di tengah masyarakat saat pandemi virus Corona.

baca juga

Salah satunya, Stafsus Milenial Jokowi, Andi Taufan terkait suratnya yang ditujukan kepada seluruh Camat di Indonesia.

Isi suratnya soal komitmen PT Amartha Mikro Fintek dalam program Relawan Desa Lawan COVID-19 dan meminta kerja sama dukungan para camat. Konflik kepentingan muncul lantaran Andi Taufan masih tercatat sebagai CEO Amartha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blunder Stafsus Milenial Jokowi, Sebenarnya Kerjaan Mereka Apa Sih?

Blunder Stafsus Milenial Jokowi, Sebenarnya Kerjaan Mereka Apa Sih?

News | Kamis, 16 April 2020 | 11:14 WIB

Diwawancarai Media Asing, Sandiaga Minta Jokowi Tunda Proyek Ibu Kota Baru

Diwawancarai Media Asing, Sandiaga Minta Jokowi Tunda Proyek Ibu Kota Baru

News | Rabu, 15 April 2020 | 14:55 WIB

Temuan Warganet, Kejanggalan di Surat Stafsus Jokowi untuk Camat

Temuan Warganet, Kejanggalan di Surat Stafsus Jokowi untuk Camat

News | Selasa, 14 April 2020 | 14:18 WIB

Terkini

Garap  Film Sejarah Emmy, Denny Siregar Pilih Beralih ke Sisi Kemanusiaan dan Cinta

Garap Film Sejarah Emmy, Denny Siregar Pilih Beralih ke Sisi Kemanusiaan dan Cinta

Entertainment | Senin, 28 September 2026 | 19:27 WIB

Mabes Polri Resmi Ambil Alih Kasus Dugaan Pidana Tenggelamnya KM Virgo Transport 8

Mabes Polri Resmi Ambil Alih Kasus Dugaan Pidana Tenggelamnya KM Virgo Transport 8

News | Senin, 28 September 2026 | 19:25 WIB

Bolehkah Air Mawar Dicampur Langsung dengan Serum Niacinamide? Ini Cara Pakai yang Benar!

Bolehkah Air Mawar Dicampur Langsung dengan Serum Niacinamide? Ini Cara Pakai yang Benar!

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 19:25 WIB

Cegah Ancaman Sampah Laut, Aksi Daur Ulang Kemasan Diperluas hingga Bali dan NTB

Cegah Ancaman Sampah Laut, Aksi Daur Ulang Kemasan Diperluas hingga Bali dan NTB

News | Senin, 28 September 2026 | 19:22 WIB

Suasana GBK Terkendali, Suporter Malaysia Merasa Lebih Aman Jelang Lawan Timnas Indonesia

Suasana GBK Terkendali, Suporter Malaysia Merasa Lebih Aman Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:16 WIB

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

News | Senin, 28 September 2026 | 19:12 WIB

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:11 WIB

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Riau | Senin, 28 September 2026 | 19:10 WIB

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:06 WIB

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:05 WIB

×