Kuliah Daring Tapi Susah Sinyal saat Corona, Mahasiswa Bikin Rumah Pohon

Reza Gunadha | Suara.com

Sabtu, 18 April 2020 | 15:14 WIB
Kuliah Daring Tapi Susah Sinyal saat Corona, Mahasiswa Bikin Rumah Pohon
Rumah Pohon Mahasiswi untuk Mempermudah Perkuliahan. [Koleksi Makassar Terkini]

Suara.com - Pandemi virus corona covid-19 memberikan dampak bagi semua lini kehidupan, termasuk memicu institusi pendidikan tinggi untuk mengubah tipikal pembelajaran.

Sebagaimana kampus UIN Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, yang harus melaksanakan perkuliahan dalam bentuk daring.

Efek dari perkuliahan daring tersebut membuat sebagian mahasiswa yang berasal dari daerah-daerah luar Makassar kembali ke kampung halaman, dengan harapan agar terhindar dari virus korona tersebut.

Namun, ada sebagian daerah yang ketersediaan jaringan untuk mengakses internet belum stabil, dan itu yang kemudian berdampak pula terhadap kelancaran proses perkuliahan daring tersebut.

Hal tersebutlah yang dialami oleh Nurwasilah salah satu mahasiswi UIN Alauddin yang berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat kemudian berinisiatif untuk membuat rumah pohon demi kelancaran dalam mengakses perkuliahan.

“Inisiatif rumah pohon tersebut muncul karena di sini jaringan untuk mengakses internet sulit untuk didapatkan sehingga dengan adanya rumah pohon tersebut,” kata Nurwasilah.

“Diharapkan agar perkuliahan saya yang secara online dapat saya ikuti dengan baik,” ucap mahasiswi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidiyah UINAM ini saat diwawancarai kontributor Makassar Terkini--jaringan Suara.com, Sabtu 18 April 2020.

Kronologis pembuatan rumah kayu tersebut berawal saat ia ketika ingin mengikuti perkuliahan online maka harus berpidah ke desa lain yang memiliki jaringan lebih baik.

Sehingga dengan mempertimbangkan efisiensi jika setiap perkuliahan harus pergi jauh maka dengan inisiatif bersama paman dan ayahnya, maka dibuatlah rumah pohon tersebut dengan tujuan utama mendapatkan jaringan yang baik.

“Awalnya ketika perkuliahan saya harus pergi ke desa lain agar mendapat jaringan yang lebih baik untuk itulah saya bersama paman dan ayah saya berpikir untuk membuat rumah pohon sehingga akses jaringan sedikit lebih baik,” sambungnya.

Terakhir, ia berharap pula agar kampusnya juga bersedia menyiapkan kuota gratis seuai dengan platform penyedia jaringan yang tersedia disetiap kampung mahasiswa.

Menurutnya, ketersediaan jaringan di setiap daerah berbeda-beda serta untuk mengikuti perkuliahan daring dengan aplikasi-aplikasi penyedia tatap muka sangat membutuhkan kuota yang banyak.

“Saya berharap kepada pihak kampus agar memberikan akses kuota internet gratis seuai dengan jaringan mahasiswa dimasing-masing daerah karena jika hanya satu penyedia jaringan yang mendapat akses gratis maka tidak semua mahasiswa dapat menikmatinya dengan baik,” tambah Nurwasilah.

“Apalagi biaya untuk menggunakan aplikasi semacam Zoom dan LENTERA membutuhkan banyak kuota” tutup mahasiswi ini yang juga merupakan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN Alauddin Makassar.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Diperiksa Tim Medis Covid-19, Pria di Bali Meninggal di Teras Rumah

Sempat Diperiksa Tim Medis Covid-19, Pria di Bali Meninggal di Teras Rumah

Jatim | Sabtu, 18 April 2020 | 14:28 WIB

Dua Hari Jadi Wagub, Riza Patria Evaluasi PSBB DKI Selama Sepekan

Dua Hari Jadi Wagub, Riza Patria Evaluasi PSBB DKI Selama Sepekan

News | Sabtu, 18 April 2020 | 06:36 WIB

KPK Minta Menteri Erick Thohir Laporkan Mafia-mafia Alat Kesehatan Corona

KPK Minta Menteri Erick Thohir Laporkan Mafia-mafia Alat Kesehatan Corona

News | Jum'at, 17 April 2020 | 22:41 WIB

Sempat Sesak Napas, Guru SD di Denpasar Meninggal Duduk di Teras Rumah

Sempat Sesak Napas, Guru SD di Denpasar Meninggal Duduk di Teras Rumah

News | Jum'at, 17 April 2020 | 20:30 WIB

Dihantam Corona, Gaji Direksi hingga Karyawan Garuda Indonesia Dipotong

Dihantam Corona, Gaji Direksi hingga Karyawan Garuda Indonesia Dipotong

Bisnis | Jum'at, 17 April 2020 | 16:43 WIB

Begawan Ekonomi Sri Edi Swasono: Perppu Jokowi Tutupi Kegagalan Ekonomi

Begawan Ekonomi Sri Edi Swasono: Perppu Jokowi Tutupi Kegagalan Ekonomi

News | Jum'at, 17 April 2020 | 16:35 WIB

Kalau Ibadah Haji 2020 Tak Ada, Pemerintah Akan Kembalikan Dana ke Jemaah

Kalau Ibadah Haji 2020 Tak Ada, Pemerintah Akan Kembalikan Dana ke Jemaah

News | Jum'at, 17 April 2020 | 14:54 WIB

Zona Merah Corona, Warga Dilarang Melintas Asrama STT Bethel Petamburan

Zona Merah Corona, Warga Dilarang Melintas Asrama STT Bethel Petamburan

News | Jum'at, 17 April 2020 | 11:27 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB