Ditutup karena Corona, Begini Curhat Pedagang Pasar Cipulir

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 19 April 2020 | 16:13 WIB
Ditutup karena Corona, Begini Curhat Pedagang Pasar Cipulir
Suasana Pasar Cipulir saat PSBB Jakarta, Minggu (19/4/2020). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Para pedagang yang masih memilih berjualan di depan Pasar Cipulir, Jakarta Selatan saat masa pembatasan sosial berskala besar atau PSSB Jakarta buka suara. Mereka beralasan tetap berjualan lantaran faktor ekonomi.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial yang menunjukan suasama kerumunan pedagang di depan Pasar Cipulir, Jalan Ciledug Raya, Jakarta Selatan pada Sabtu (18/4/2020).

Minah seorang pedagang pakaian mengatakan, aksi berjualan di depan Pasar Cipulir terpaksa dilakukan karena kebutuhan mendesak. Meski operasional Pasar Cipulir sendiri sudah ditutup sejak Senin (13/4/2020).

"Kalau kerumunan itu semuanya begini faktor keadaan, PSBB berjalan cuma kan yang pertama faktor biaya ekonomi faktor utang semuanya intinya adalah faktor ekonomi," kata Minah ditemui di Pasar Cipulir, Minggu (19/4/2020).

Menurut Minah, untuk memenuhi segala kebutuhan tersebut maka pedagang terpaksa memilih berjualan walaupun sudah dilarang. Ia berujar bantuan pemerintah yang dijanjikan bakal diberikan pun tak kunjung datang.

Kata dia, meski ada bantuan sekalipun berupa sembako, hal tersebut tidak langsung bisa memenuhi kebutuhan pedagang. Selain makan, Minah mengatakan, banyak tanggungan lain yang harus dikeluarkan pedagang setiap hari, setiap pekan dan setiap bulannya.

Untuk itu Minah menawarkan solusi lain untuk pemerintah agar dapat memberikan kelonggaran waktu pedagang berjualan. Ia mengusulkan agar Pasar Cipulir tetap bisa buka dengan pembatasan jam operasional bukan ditutup total seperti saat ini.

"Yang maksudnya ini tadinya namanya kita full buka dari jam sekian sampai jam sekian, itu namanya PSBB, pembatasan sosial berskala besar, oke kita batasin waktu apa tiga jam, apa dua jam, apa satu jam agar tetap kita beroperasional," kata Minah.

"Kita gak usah putarin uang dulu lah tidak ada orang yang berdagang tiga jam bisa putarin uang," sambungnya.

baca juga

Menurutnya, pedagang di Pasar Cipulir bisa diberikan waktu berjualan semisal pukul 07.00 - 10.00 WIB, lebih dari itu pasar bisa ditutup. Meskipun nantinya belum terlihat ada pembeli atau tidak. Setidaknya, kata Minah, kebijakan tersebut bisa membuka pintu rezeki bagi pedagang.

"Saya sudah bicara kalau masalah pembeli masuk pasar pun sudah takut. Kita hanya hidayah yang Kuasa saja buka jam sekian berapa rezeki kita itulah hidayah yang kita dapat, ikhtiar bagi pedagang. Tapi kalau menutup total itu sudah mati sama saja sudah membedel kepala pedagang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yang Lain 'Tiarap', 4 Bisnis Ini Malah Moncer saat Pandemi Virus Corona

Yang Lain 'Tiarap', 4 Bisnis Ini Malah Moncer saat Pandemi Virus Corona

Bisnis | Minggu, 19 April 2020 | 15:07 WIB

Heboh di Medsos, Begini Kondisi Terkini Pasar Cipulir Saat PSBB Jakarta

Heboh di Medsos, Begini Kondisi Terkini Pasar Cipulir Saat PSBB Jakarta

News | Minggu, 19 April 2020 | 14:52 WIB

LIVE STREAMING: Suasana PSBB di Depan Pasar Cipulir

LIVE STREAMING: Suasana PSBB di Depan Pasar Cipulir

Video | Minggu, 19 April 2020 | 13:25 WIB

Gunakan Data Facebook, Begini Pergerakan Warga Jakarta saat Covid-19

Gunakan Data Facebook, Begini Pergerakan Warga Jakarta saat Covid-19

Tekno | Sabtu, 18 April 2020 | 17:40 WIB

Dua Hari Jadi Wagub, Riza Patria Evaluasi PSBB DKI Selama Sepekan

Dua Hari Jadi Wagub, Riza Patria Evaluasi PSBB DKI Selama Sepekan

News | Sabtu, 18 April 2020 | 06:36 WIB

Masih Banyak Pengguna Angkutan Umum, Pemprov Minta Transaksi Nontunai

Masih Banyak Pengguna Angkutan Umum, Pemprov Minta Transaksi Nontunai

News | Sabtu, 18 April 2020 | 06:00 WIB

Diusulkan Kepala Daerah, Menteri Luhut Tegaskan KRL Tak Disetop saat PSBB

Diusulkan Kepala Daerah, Menteri Luhut Tegaskan KRL Tak Disetop saat PSBB

News | Jum'at, 17 April 2020 | 19:58 WIB

Terkini

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:49 WIB

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:41 WIB

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:31 WIB

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:18 WIB

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:09 WIB

×