Dapat 400 Ribu PCR dari China, Pemda Antusias Menjemput di Bandara Soetta

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 25 April 2020 | 17:16 WIB
Dapat 400 Ribu PCR dari China, Pemda Antusias Menjemput di Bandara Soetta
Ilustrasi kiriman alat tes PCR. (Dok. Gugus Tugas)

Suara.com - Indonesia mendapatkan kiriman 400 ribu tes polymerase chain reaction (PCR) dari China pada Sabtu (25/4/2020). Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut ratusan ribu PCR itu langsung diserbu oleh pemerintah daerah.

Doni mengapresiasi pemerintah daerah yang bersemangat untuk mendapatkan PCR yang akan digunakan kepada warganya di wilayah masing-masing. Bahkan, antusiasme pemimpin daerah itu ditunjukkan dengan kesigapan mereka menjemput alat tes PCR tersebut.

"Namun yang lebih menggembirakan, pimpinan daerah tidak hanya menunggu, tetapi berlomba untuk ikut menjemput sendiri reagen PCR itu di Bandara Soekarno-Hatta,” kata Doni dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.

Padahal kata Doni, pihaknya sudah mempersiapkan untuk mendistribusikan alat tes PCR tersebut yang baru datang itu ke daerah-daerah. Namun sebelum dikirimkan, kepala daerah malah mendatangi bandara supaya tidak kehabisan.

“Seperti dari Yogyakarta misalnya, mereka memilih untuk ikut menjemput di Bandara Soekarno-Hatta. Ketika saya tanya berapa lama perjalanan ke Yogyakarta? Mereka menjawab sekitar lima jam,” ucap Doni.

Lebih lanjut, Gugus Tugas Covid-19 sudah memutuskan untuk mengirim reagen PCR itu ke 22 provinsi supaya bisa dipergunakan di 51 laboratorium yang ada di daerah masing-masing. Rincian pengiriman itu terdiri dari 52 ribu reagen PCR diberikan ke DKI Jakarta, Jawa Tengah mendapatkan 50 ribu reagen PCR, Jawa Timur mendapatkan 41 ribu reagen PCR, Yogyakarta memperoleh 25 ribu reagen PCR, Jawa Barat diberikan 21 ribu reagen PCR dan Banten sebanyak 10 ribu reagen PCR.

Secara akumulasi, Indonesia sudah mendapatkan 479.500 alat tes PCR yang didatangkan dari Korea Selatan dan China.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap dengan adanya alat tes PCR tersebut, bisa digunakan untuk 10 ribu warga setiap harinya. Hal itu tidak terlepas dari keinginannya agar pemerintah bisa memetakan jumlah pasien positif dan mendeteksi penyebarannya.

Selain itu, Jokowi juga meminta supaya alat tes PCR itu diproritaskan untuk dokter dan perawat yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 beserta keluarganya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Indonesia Perangi COVID-19, Korea Selatan Kirim Alat Tes PCR

Bantu Indonesia Perangi COVID-19, Korea Selatan Kirim Alat Tes PCR

News | Jum'at, 24 April 2020 | 22:01 WIB

Keren! Bio Farma Bakal Produksi 100 Ribu Alat Tes PCR Virus Corona

Keren! Bio Farma Bakal Produksi 100 Ribu Alat Tes PCR Virus Corona

Health | Rabu, 22 April 2020 | 10:15 WIB

Alhamdulillah, 50 Ribu Alat Tes PCR dari Korsel Tiba di Indonesia

Alhamdulillah, 50 Ribu Alat Tes PCR dari Korsel Tiba di Indonesia

Video | Minggu, 19 April 2020 | 20:55 WIB

Kejar Target Jokowi, 50 Ribu Alat Tes PCR dari Korsel Tiba di Indonesia

Kejar Target Jokowi, 50 Ribu Alat Tes PCR dari Korsel Tiba di Indonesia

News | Minggu, 19 April 2020 | 19:01 WIB

Terkini

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:29 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

×