Gugus Tugas: Perbedaan Data Corona karena Masalah Komunikasi

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Senin, 27 April 2020 | 13:30 WIB
Gugus Tugas: Perbedaan Data Corona karena Masalah Komunikasi
Penanganan pasien virus corona. (Antara)

Suara.com - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Bakti Bawono Adi Sasmito mengakui masalah komunikasi menjadi masalah yang besar dalam menyatukan visi dalam penanganan virus corona COVID-19 di Indonesia. Solusinya, gugus tugas membuat sistem data satu pintu.

Wiku menyebut seringkali permasalahan perbedaan data yang ditemukan di lapangan adalah masalah komunikasi yang belum sinkron satu sama lain. Baik antara pusat dan daerah atau pun antar kementerian dan lembaga.

"Besarnya masalah di Indonesia masalah komunikasi, kerja sama lintas sektor, itu selalu menjadi tantangan kita bersama, tetapi dari hari ke hari kerjasamanya makin meningkat sehingga kualitas datanya juga semakin baik," kata Wiku di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (27/4/2020).

Namun Wiku meminta masyarakat memahami bahwa data terkait virus corona COVID-19 yang terbuka bukan berarti akan langsung sempurna. Untuk mengatasi masalah itu, Gugus Tugas meluncurkan sistem data terpadu "Bersatu Lawan COVID".

Wiku menyebut sistem data online ini mengajak seluruh komponen bangsa, termasuk yang ada di perbatasan dan daerah terpencil, untuk tetap terhubung dengan pemerintah pusat dalam rangka percepatan penanganan COVID-19.

"Dengan keterbukaan informasi, diharapkan kita lebih waspada bersama-sama, tetapi tetap tenang. Juga untuk menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga diri dan menjaga orang lain dalam semangat bergotong royong," ucapnya.

Menurut Wiku, sistem data ini juga bisa menjadi panduan bagi pemerintah daerah dan pusat untuk merumuskan kebijakan.

Wiku mengatakan COVID-19 sudah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia dengan kasus terbesar ditemukan di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Data Gugus tugas per 26 April 2020, kasus positif Covid-19 telah mencapai 8.882 kasus. Menurut Wiku, makin luasnya penyebaran wabah virus corona itu tentu meningkatkan beban yang berat pada fasilitas kesehatan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Topi Social Distancing Unik, Siswa SD di Hangzhou Kembali Sekolah

Pakai Topi Social Distancing Unik, Siswa SD di Hangzhou Kembali Sekolah

News | Senin, 27 April 2020 | 13:24 WIB

H+3 Larangan Mudik, 4.041 Pengendara Hendak Keluar DKI Diminta Putar Balik

H+3 Larangan Mudik, 4.041 Pengendara Hendak Keluar DKI Diminta Putar Balik

News | Senin, 27 April 2020 | 13:15 WIB

Baru Melahirkan, Pemudik dari Jakarta Dinyatakan Positif Corona

Baru Melahirkan, Pemudik dari Jakarta Dinyatakan Positif Corona

News | Senin, 27 April 2020 | 13:13 WIB

Viral! Foto Pemudik Sembunyi di Bagasi Bus AKAP Demi Pulang ke Kampung

Viral! Foto Pemudik Sembunyi di Bagasi Bus AKAP Demi Pulang ke Kampung

News | Senin, 27 April 2020 | 13:09 WIB

Efek Corona, Jumlah Sampah di Pasar Niten Berkurang Hingga 30%

Efek Corona, Jumlah Sampah di Pasar Niten Berkurang Hingga 30%

Jogja | Senin, 27 April 2020 | 13:02 WIB

Prediksi Gelombang Kedua Virus Corona, Ilmuwan Sebut Bakal Lebih Berbahaya

Prediksi Gelombang Kedua Virus Corona, Ilmuwan Sebut Bakal Lebih Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2020 | 13:01 WIB

Cek Identitas Pengendara saat PSBB di Bekasi, Polisi: Ini Enggak Mudik Kan?

Cek Identitas Pengendara saat PSBB di Bekasi, Polisi: Ini Enggak Mudik Kan?

Jabar | Senin, 27 April 2020 | 12:50 WIB

Terkini

Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pelindo 60 Persen pada Semester I 2026

Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pelindo 60 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:01 WIB

Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan

Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final

Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:55 WIB

Daftar Developer dan Skema Bunga KPR Murah di BRI x REI Expo Semarang

Daftar Developer dan Skema Bunga KPR Murah di BRI x REI Expo Semarang

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:46 WIB

BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain

BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:45 WIB

5 Cara Memilih Lipstik yang Cocok untuk Acara Formal dan Casual

5 Cara Memilih Lipstik yang Cocok untuk Acara Formal dan Casual

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:45 WIB

Jangan Cuma Blokir Situs, Aktivis Pemuda Dukung Komdigi Sikat Habis Ekosistem Judol

Jangan Cuma Blokir Situs, Aktivis Pemuda Dukung Komdigi Sikat Habis Ekosistem Judol

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:39 WIB

Deteksi Dini Pembalakan, Kemenhut Gunakan Drone Canggih Awasi Hutan RI

Deteksi Dini Pembalakan, Kemenhut Gunakan Drone Canggih Awasi Hutan RI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:35 WIB

5 Merek Sepatu Lokal Pria Terbaik untuk Gaya Kasual Pekerja Muda

5 Merek Sepatu Lokal Pria Terbaik untuk Gaya Kasual Pekerja Muda

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:35 WIB

Kasus Dugaan Polisi Aniaya 9 Warga, Koalisi Tanyakan Keseriusan Polda Riau

Kasus Dugaan Polisi Aniaya 9 Warga, Koalisi Tanyakan Keseriusan Polda Riau

Riau | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:31 WIB

×