- Tiga petugas keamanan mengaku melihat langsung anggota DPRD Bekasi berinisial NY melakukan pengeroyokan.
- Keterangan saksi kunci pada sidang Kamis, 10 September 2026 tersebut dinilai semakin memperkuat dugaan pengeroyokan korban.
- Sidang perkara dugaan pengeroyokan tersebut akan dilanjutkan kembali dengan agenda pemeriksaan saksi pada 15 September 2026.
Suara.com - Tiga petugas keamanan atau security disebut melihat langsung anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial NY bersama dua rekannya melakukan pemukulan terhadap korban secara bersama-sama.
Keterangan itu disampaikan dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kamis (10/9/2026).
Kuasa hukum korban, H. Dani Bahdani, menilai keterangan tiga saksi kunci yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) tersebut semakin menguatkan dugaan pengeroyokan yang dilaporkan korban.
"Karena mereka ini saksi-saksi kunci, artinya security yang bertugas di situ melihat, menyaksikan memang ada peristiwa pemukulan dan peristiwa pengeroyokan," ungkap Dani.
Dani menilai para terdakwa akan sulit membantah keterlibatan mereka jika mengacu pada keterangan para security yang menyaksikan langsung kejadian.
"Jika ada terdakwa yang mungkir, maka kami yakin akan memperberat hukuman yang akan dijatuhkan kepadanya," katanya.
Menurut Dani, para saksi telah memberikan keterangan sesuai dengan apa yang mereka lihat dan alami di lokasi kejadian.
Selain saksi dari pihak korban, persidangan juga menghadirkan saksi dari pegawai rumah makan yang disebut berada di lokasi kejadian.
Keterangan para saksi selanjutnya menjadi bagian dari fakta persidangan yang akan dinilai majelis hakim bersama alat bukti lainnya. Dani juga menilai majelis hakim bersikap fair dalam menggali keterangan para saksi.
Menurut Dani pemeriksaan saksi masih akan berlanjut. Sidang berikutnya dijadwalkan pada 15 September 2026 dengan agenda pemeriksaan saksi.
Ia berharap proses hukum perkara tersebut berjalan sesuai ketentuan.
"Hukum harus ditegakkan. Jadi siapa yang bersalah memang harus dihukum," pungkasnya.