4 Fakta Nasi Anjing yang Bikin Geger Warga Tanjung Priok

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 27 April 2020 | 14:03 WIB
4 Fakta Nasi Anjing yang Bikin Geger Warga Tanjung Priok
Warga Tanjung Priok, Jakarta Utara digegerkan setelah menerima bantuan makanan siap santap dengan bungkus berlogo kepala anjing disertai tulisan 'Nasi Anjing', pada masa PSBB virus corona covid-19. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Warga sekitar Masjid Babah Alun, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, digegerkan dengan bantuan makanan berlabelkan 'nasi anjing' lengkap dengan gambar kepala anjing di bungkusannya.

Nasi berbungkus yang berlabel ‘Nasi Anjing Nasinya Orang Kecil Bersahabat dengan Nasi Kucing #Jakartatahanbanting’ tersebut sontak menimbulkan reaksi sejumlah orang.

Kenapa mesti dinamai ‘nasi anjing’ sehingga membuat orang meragukan kehalalan bantuan makanan tersebut? Polisi pun sampai turun tangan mengusut temuan bantuan nasi anjing yang menghebohkan.

Pada Senin 27 April 2020, Polda Metro Jaya turun tangan dan memeriksa status halal nasi anjing yang dibagikan komunitas ARK Qahal pada Minggu 26 April 2020.

Berikut fakta-fakta tentang nasi anjing seperti dirangkum laman Hops.id--jaringan Suara.com--, Senin (27/4/2020):

1. Makanan halal

Polda Metro Jaya memastikan nasi anjing yang dibagikan kepada warga Tanjung Priok dibuat dari bahan yang halal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengemukakan, berdasarkan hasil penyelidikan polisi, makanan siap santap dengan bungkus berlogo kepala anjing disertai tulisan Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing #Jakartatahanbanting, merupakan makanan halal.

2. ‘Tagline’ nasi anjing

baca juga

Polisi telah menggali keterangan pembuat nasi anjing. Menurut polisi pengelola makanan siap santap itu mengaku memang sengaja menggunakan nama nasi anjing. Istilah anjing merujuk pada sifat setia dan mampu bertahan hidup yang ada pada anjing.

“Istilah yang digunakan dengan nama anjing karena menganggap anjing hewan yang setia dan nasi anjing karena porsinya lebih besar sedikit dari nasi kucing dan diperuntukkan untuk orang kecil untuk bertahan hidup,” kata Yusri kepada wartawan.

3. Komposisi nasi anjing

Polisi memastikan komposisi nasi tersebut bukan dari daging anjing yang haram bagi muslim. Lauk pauknya adalag cumi, sosis sapi, sampai teri.

4. Klarifikasi pembuat nasi anjing

Setelah memicu kontroversi, beredar viral video pembuat nasi anjing di media sosial.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Heboh Usai Sebar Bantuan 'Nasi Anjing', Kantor ARK Qahal Kini Tutup

Bikin Heboh Usai Sebar Bantuan 'Nasi Anjing', Kantor ARK Qahal Kini Tutup

News | Senin, 27 April 2020 | 13:09 WIB

Bikin Geger Kasih Bantuan 'Nasi Anjing', Kantor ARK Qahal Didatangi Polisi

Bikin Geger Kasih Bantuan 'Nasi Anjing', Kantor ARK Qahal Didatangi Polisi

News | Senin, 27 April 2020 | 13:01 WIB

Sebut Sudah Damai Soal Bantuan Nasi Anjing, ARK Qahal: Jangan Ungkit Lagi

Sebut Sudah Damai Soal Bantuan Nasi Anjing, ARK Qahal: Jangan Ungkit Lagi

News | Senin, 27 April 2020 | 11:30 WIB

Sempat Merasa Dilecehkan, Warga Priok dan Pemberi Bantuan Nasi Anjing Damai

Sempat Merasa Dilecehkan, Warga Priok dan Pemberi Bantuan Nasi Anjing Damai

News | Senin, 27 April 2020 | 10:33 WIB

Geger Bantuan 'Nasi Anjing', Anggota DPR: Sangat Tidak Sensitif

Geger Bantuan 'Nasi Anjing', Anggota DPR: Sangat Tidak Sensitif

News | Senin, 27 April 2020 | 10:32 WIB

Alasan Komunitas ARK Qahal Sebar Bantuan 'Nasi Anjing'

Alasan Komunitas ARK Qahal Sebar Bantuan 'Nasi Anjing'

News | Senin, 27 April 2020 | 10:07 WIB

Heboh Bagikan Nasi Anjing, ARK Qahal: Kami Tak Lihat dari Background Agama

Heboh Bagikan Nasi Anjing, ARK Qahal: Kami Tak Lihat dari Background Agama

News | Senin, 27 April 2020 | 10:05 WIB

Pengakuan Pemberi Bantuan Nasi Anjing yang Bikin Heboh di Tanjung Priok

Pengakuan Pemberi Bantuan Nasi Anjing yang Bikin Heboh di Tanjung Priok

News | Minggu, 26 April 2020 | 23:55 WIB

Nasi Anjing Bikin Heboh Warga Priok, Polisi Pastikan Halal Dimakan

Nasi Anjing Bikin Heboh Warga Priok, Polisi Pastikan Halal Dimakan

News | Minggu, 26 April 2020 | 19:51 WIB

Bikin Geger Warga Tanjung Priok, Ternyata Nasi Anjing Isinya Halal

Bikin Geger Warga Tanjung Priok, Ternyata Nasi Anjing Isinya Halal

News | Minggu, 26 April 2020 | 19:51 WIB

Terkini

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

Apakah Anak Kecil Wajib Pakai? Ini Rekomendasi Helm Anak SNI Motif Lucu Mulai Rp100 Ribuan

Apakah Anak Kecil Wajib Pakai? Ini Rekomendasi Helm Anak SNI Motif Lucu Mulai Rp100 Ribuan

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

Kasus HGB Bogor: KPK Amankan 17 Orang dalam OTT, Ada Pejabat hingga Politisi

Kasus HGB Bogor: KPK Amankan 17 Orang dalam OTT, Ada Pejabat hingga Politisi

Video | Selasa, 15 September 2026 | 13:54 WIB

Misteri Jasad Tanpa Identitas di Pulau Enggano, Bagian Rombongan Jurnalis Hilang?

Misteri Jasad Tanpa Identitas di Pulau Enggano, Bagian Rombongan Jurnalis Hilang?

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:51 WIB

×