Mulai Beroperasi, 1.200 Pekerja Migran di India Pulang Kampung Naik Kereta

Rendy Adrikni Sadikin, Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 02 Mei 2020 | 11:22 WIB
Mulai Beroperasi, 1.200 Pekerja Migran di India Pulang Kampung Naik Kereta
Ratusan buruh pabrik tekstil di India melakukan aksi protes untuk dipulangkan.[BBC News]

Suara.com - Fasilitas transportasi berupa kereta yang ditujukan khusus untuk para pekerja migran di India yang ingin kembali ke kampung halaman, telah beroperasi pertama kali pada Jumat (1/5).

Melansir BBC, kereta 24 gerbong ini membawa 1.200 pekerja migran yang terjebak lockdown menuju negara bagian Jharkhand timur.

Kepala petugas hubungan masyarakat South-Central Railways, Rakesh Ch mengatakan kereta yang berangkat pertama kali ini merupakan permintaan dari negara bagian Telangana.

Kereta dengan sistem one-off ini berangkat dari Lingampally, kawasan di bagian selatan kota Hyderabad pada Jumat (1/4), dan diperkirakan akan sampai di Hatia, Jharkhand pada Sabtu (2/5).

Penumpang akan diatur sedemikian rupa sehingga tetap menerapkan physical distancing di dalam kereta. Pihak kereta juga akan menyediakan fasilitas makanan bagi penumpang.

Setiap gerbongnya, jelas Rakesh, diisi dengan 54 penumpang. Adapun total kapasitas per gerbong adalah 72 pengumpang. "Setiap tempat duduk akan diisi 2 orang, dan kereta ini tidak dilengkapi dengan bagian kasur," ujar Rakesh.

Sebelum memasuki gerbong, para penumpang akan menjalani tes kesehatan berupa pengecekan demam atau gejala penyakit lain.

Semua penumpang dalam kereta yang berangkat pertama kali ini merupakan para pekerja dari konstruksi di Institut Teknologi India, Hyderabad.

Disebutkan, para pekerja ini sebelumnya telah melayangkan protes pada perusahaan lantaran tak mendapatkan gaji.

Pejabat senior kepolisian S Chandra Shekar Reddy menyebut perjalanan pulang kampung dengan kereta ini diatur dengan pemberitahuan yang sangat singkat.

"Kami menyeleksi mereka di kamp dan membawa mereka ke stasiun dengan kereta api dan bus," kata Chandra.

Pekan lalu, pemerintah India akhirnya memperbolehkan para pekerja migran di India yang terjebak lockdown, kembali ke kampung halaman.

Bagi mereka yang ingin pulang haruslah mengikuti beberapa persyaratan yang telah ditentukan yakni melakukan tes kesehatan, menggunakan fasilitas trasnportasi yang disediakan pemerintah, dan bersedia menjalani karantina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria India Pamit Pergi Belanja saat Lockdown, Pulang Malah Bawa Pengantin

Pria India Pamit Pergi Belanja saat Lockdown, Pulang Malah Bawa Pengantin

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2020 | 08:58 WIB

Mekanik India Ciptakan Motor Khusus Social Distancing

Mekanik India Ciptakan Motor Khusus Social Distancing

News | Kamis, 30 April 2020 | 18:29 WIB

India Izinkan Pekerja Migran Pulang ke Kampung Halaman, Tapi...

India Izinkan Pekerja Migran Pulang ke Kampung Halaman, Tapi...

News | Kamis, 30 April 2020 | 10:28 WIB

Terkini

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB