Kisah Ahli Hadis yang Pernah Diragukan Karena Rumahnya Terbakar

Rendy Adrikni Sadikin | Farah Nabilla | Suara.com

Sabtu, 02 Mei 2020 | 15:16 WIB
Kisah Ahli Hadis yang Pernah Diragukan Karena Rumahnya Terbakar
Kitab kuning. [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Seorang ahli hadis dan fikih Ishaq bin Rahawayh pernah diragukan kemampuannya oleh para kritikus karena rumahnya terbakar dan menghanguskan semua kumpulan catatan hadisnya.

Ishaq bin Rahawayh adalah seorang ulama hadis yang juga fasih dalam fikih.

Menyadur dari laman Harakah.id--jaringan Suara.com--, Sabtu (2/5/2020), namanya selalu tercantum di berbagai kitab hadis. Ini menjujukkan bahwa beliau adalah guru besar periwaytan hadis.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai ahli fikih yang pendapatnya selalu meramaikan khazanah fikih klasik.

Pendapat fikihnya sering dikutip oleh Imam Tirmidzi, terutama untuk menjelaskan istilah-istilah yang sulit dalam hadis.

Ishaq bin Rahawayh berasal dari Persia, tepatnya di daerah Marwa. Sebenarnya Rahawayh bukan lah nama asli ayahnya.

Nama asli ayahnya adalah Ibrahim bin Maklad. Dengan demikian, nama asli Ihaq adalah mejadi Ishaq bin Ibrahim bin Maklad al Hanzali al Tamimi al Marwazi.

Nama Rahawayh tersebut muncul lantaran ayahnya lahir ketika dalam perjalanan menuju Mekkah. Dalam Bahsa Marwa, Rahawayh berarti terlahir di jalan.

Ishaq mengaku sebenarnya dirinya tak keberatan dipanggil Ibnu Rahawayh. Justru ayahnya lah yang tak menyukai panggilan tersebut.

Sebab, nama Rayawayh terasa peyoratif. Alasannya adalah karena kata 'wayh' cenderung bermakna negatif. Maka dari itu, tak jarang orang memanggilnya Rahuyah, bukan Rahawayh.

Ishaq hidup diantara tahun 161 Hijriah hingga 238 Hijriah. Ia dikenal sebagai ulama yang berpengaruh di Timur dan Barat.

Ia juga dikenal dengan nama Abu Ya'qub bin Rahawayh. Semasa mudanya, ia sering mengembar keliling dunia. Tujuannya hanya satu yaitu mengumpulkan hadis.

Menjelang akhir usianya yang mencapai 77 tahun, Ishaq mengalami kejadian yang membuatnya trauma membaca lembaran hadis.

Suatu hari, rumahnya terbakar habis. Lembaran-lembaran hadis yang telah ia kumpulkan selama hidupnya hangus dan sirna.

Ia pun mengalami rasa trauma ketika menghafalkan lembaran hadis yang begitu banyak. Sehingga beberapa kritikus sempat mempermasalahkan kualitas hafalannya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramadan Keluarga Pak Modjo (Part 4): Permintaan Maaf Vita

Ramadan Keluarga Pak Modjo (Part 4): Permintaan Maaf Vita

Video | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:35 WIB

Kisah Nabi Muhammad Berikan Mahar Rp 1 Miliar untuk Nikahi Khadijah

Kisah Nabi Muhammad Berikan Mahar Rp 1 Miliar untuk Nikahi Khadijah

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:10 WIB

Saat Nabi Muhammad SAW Ajak Istrinya Aisyah Balap Lari

Saat Nabi Muhammad SAW Ajak Istrinya Aisyah Balap Lari

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 15:45 WIB

Ditiadakan di Ramadan 2020, Pasar Tiban Jogja Biasanya Ada di 5 Lokasi Ini

Ditiadakan di Ramadan 2020, Pasar Tiban Jogja Biasanya Ada di 5 Lokasi Ini

Jogja | Jum'at, 01 Mei 2020 | 05:20 WIB

Disebut Biang Kerok Penularan Corona, Bupati Bogor Larang Warga Ngabuburit

Disebut Biang Kerok Penularan Corona, Bupati Bogor Larang Warga Ngabuburit

Jabar | Kamis, 30 April 2020 | 18:22 WIB

Terkini

Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau

Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:28 WIB

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:24 WIB

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:05 WIB

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:52 WIB

Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik

Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:48 WIB

China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik

China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:39 WIB

Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace

Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:35 WIB

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:26 WIB

Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis

Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:21 WIB