Bayi Isyana Meninggal Diduga Ditelantarkan RS Rujukan Pasien Corona

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Senin, 04 Mei 2020 | 17:59 WIB
Bayi Isyana Meninggal Diduga Ditelantarkan RS Rujukan Pasien Corona
Bayi meninggal diduga ditelantarkan RS. (Facebook/Rydha Brt)

Suara.com - Kisah pilu dialami oleh seorang ibu muda di Pariaman Sumatera Barat. Ia kehilangan bayinya diduga akibat kelalaian Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil Padang, yang menjadi rujukan pasien virus corona covid-19.

Ibu muda bernama Ridha Afila Dina Putri tersebut menceritakan bagaimana ia kehilangan putrinya, Isyana, melalui Facebook pada Jumat (1/5/2020) lalu.

"Saya ke sana hanya pergi mengantarkan nyawa anak saya," tulis Ridha mengawali kisahnya.

Ridha menceritakan, bayinya hanya berumur satu bulan itu mendadak sesak napas setelah disusui. Namun ia tak mengalami demam atau pun batuk.

Pukul 10 ia melarikan putrinya ke rumah sakit di Pariaman. Lalu mereka merujuknya ke rumah sakit di Padang.

Dengan berbekal kepercayaan tinggi atas peralatan lengkap yang dimiliki rumah sakit untuk bayi, Ridha, suaminya, dan tim Rumah Sakit Pariaman melarikan putri mereka ke RSUP M Djamil Padang dari rumahnya di Pariaman.

Namun begitu sampai di rumah sakit, rumah sakit menolak dengan alasan ruangan anak penuh.

Lalu setelah melalui perundingan, pihak rumah sakit akhirnya menerima anak mereka untuk mendapat perawatan.

Kendati telah diterima, anak mereka yang sudah kritis harus menunggu di ambulans dahulu hingga 1 jam dan kantong oksigen yang tersedia di ambulans habis.

Pihak rumah sakit beralasan, mereka tengah disibukkan dengan tes covid-19 pada semua pasien yang datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Dua jam lamanya, putri kecil mereka tak kunjung mendapat tindakan dari rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.

Ridha tak bisa menerima perlakuan yang ia dapatkan dari para tenaga medis di sana yang telah membuat anaknya menunggu lama untuk mendapat pertolongan hingga meninggal.

"..saya tak bisa terima perlakuan mereka yang begitu tak punya hati nurani satupun. Padahal mereka juga banyak yang mempunyai anak di rumah, apakah mereka tidak bisa merasakan apa yang saya takutkan kala itu, sebagai tenaga medis mereka telah melanggar UU, dan sumpah mereka sendri," tulis Ridha.

Ridha pun tak bisa lepas dari asumsi di pikirannya bahwa BPJS yang ia gunakan mungkin saja berpengaruh atas kecepatan pelayanan rumah sakit.

"Apa karena saya pakai BPJS. Asal Anda tahu BPJS itu juga tidak gratis, setiap bulan saya bayar, Anda mungkin tetap dapat uang karena digaji pemerintah dan RS Anda RS Pemerintah," lanjut Ridha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Meninggal Diduga Terlantar di RSUD M Djamil, Keluarga: Kami Tak Terima

Bayi Meninggal Diduga Terlantar di RSUD M Djamil, Keluarga: Kami Tak Terima

News | Senin, 04 Mei 2020 | 14:27 WIB

6 Orang India Jamaah Tabligh Akbar Positif Corona Dirawat di RS Galang

6 Orang India Jamaah Tabligh Akbar Positif Corona Dirawat di RS Galang

News | Senin, 04 Mei 2020 | 14:23 WIB

Bahaya! Rumah Sakit di Surabaya Raya Penuh, Kekurangan Tempat Tidur

Bahaya! Rumah Sakit di Surabaya Raya Penuh, Kekurangan Tempat Tidur

Jatim | Senin, 04 Mei 2020 | 13:52 WIB

Resep Obat 15 Kru KM Kelud Sembuh Virus Corona di Pulau Galang

Resep Obat 15 Kru KM Kelud Sembuh Virus Corona di Pulau Galang

News | Senin, 04 Mei 2020 | 12:58 WIB

1.000 Pedagang Tes Swab Corona, Pasar Raya Padang Terpaksa Tutup

1.000 Pedagang Tes Swab Corona, Pasar Raya Padang Terpaksa Tutup

News | Senin, 04 Mei 2020 | 12:11 WIB

Terkini

Pastikan Garis Perjuangan Tak Menyimpang, YLBHI Diminta Transparan dan Akuntabel

Pastikan Garis Perjuangan Tak Menyimpang, YLBHI Diminta Transparan dan Akuntabel

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:05 WIB

Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta

Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:02 WIB

Janji Prabowo Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia Usai Temui Carmen H2H di Seoul

Janji Prabowo Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia Usai Temui Carmen H2H di Seoul

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:58 WIB

Misteri Absennya Tim Hukum Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Sengaja Diulur?

Misteri Absennya Tim Hukum Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Sengaja Diulur?

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:44 WIB

Dasco: Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Ini Banyak Terobosan, Jemaah Nyaman

Dasco: Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Ini Banyak Terobosan, Jemaah Nyaman

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:38 WIB

Seskab Teddy: Cuma 5 Km dari Kantor Saya Ternyata Banyak Anak-anak Tidak Pernah Sekolah

Seskab Teddy: Cuma 5 Km dari Kantor Saya Ternyata Banyak Anak-anak Tidak Pernah Sekolah

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:05 WIB

6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?

6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:05 WIB

Bidik Status Sister City, Jakarta Bakal Contek Kecanggihan Teknologi Shenzhen

Bidik Status Sister City, Jakarta Bakal Contek Kecanggihan Teknologi Shenzhen

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:59 WIB

Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?

Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:51 WIB

IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget

IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:34 WIB