IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 22 April 2026 | 18:34 WIB
IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget
Ketegangan di perairan dan wilayah daratan Timur Tengah memuncak setelah militer Iran melakukan tindakan tegas terhadap kapal komersial dan kelompok oposisi. (MME)
baca 10 detik
  • Iran menyita kapal MSC Francesca dan Epaminodes karena dugaan pelanggaran navigasi maritim.

  • Serangan drone Iran di Erbil melukai tiga pejuang dari kelompok pemberontak Kurdi.

  • Pihak oposisi Kurdi meminta perlindungan Amerika Serikat untuk menjaga keamanan wilayah Kurdistan.

Suara.com - Ketegangan di perairan dan wilayah daratan Timur Tengah memuncak setelah militer Iran melakukan tindakan tegas terhadap kapal komersial dan kelompok oposisi.

Langkah ini mencakup penyitaan dua kapal besar yang dianggap melanggar aturan navigasi internasional di wilayah perairan mereka.

Dikutip dari MME, bersamaan dengan itu, serangan udara menyasar titik-titik strategis milik kelompok pemberontak Kurdi di wilayah Irak utara.

Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)
Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)

Tindakan ganda ini menunjukkan sikap agresif Teheran dalam menjaga otoritas maritim sekaligus menekan ancaman keamanan dari luar perbatasan.

Operasi ini dilakukan di tengah periode gencatan senjata yang seharusnya meredakan suhu konflik di kawasan tersebut.

Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melaporkan telah membawa dua kapal ke pesisir Iran karena pelanggaran hukum laut.

Pihak berwenang mengidentifikasi kedua armada tersebut sebagai MSC Francesca dan Epaminodes yang diduga mematikan sistem pelacakan.

Dalam pernyataan resminya, IRGC menyebutkan kapal-kapal itu ditahan karena "beroperasi tanpa otorisasi yang diperlukan dan memanipulasi sistem navigasi".

Tindakan manipulasi sistem tersebut dianggap sangat berisiko karena dapat "membahayakan keselamatan maritim" di jalur pelayaran yang padat.

baca juga

Kini kedua kapal asing tersebut berada di bawah pengawasan ketat pihak keamanan Iran untuk proses investigasi lebih lanjut.

Serangan Pesawat Nirawak di Kurdistan

Selain operasi di laut, Teheran juga meluncurkan serangan pesawat nirawak ke wilayah otonom Kurdistan di Irak.

Serangan drone ini menyasar kamp-kamp milik kelompok pemberontak Kurdi Iran yang berbasis di luar negeri.

Kelompok oposisi melaporkan bahwa tiga pejuang mereka terluka akibat ledakan yang terjadi di markas tersebut.

Pihak Kurdistan Freedom Party (PAK) mengonfirmasi bahwa pangkalan mereka menjadi target utama dalam operasi udara malam itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Italia Desak Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz

Italia Desak Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:29 WIB

Tembus Miliaran, Segini Banyaknya Donasi Warga Indonesia yang Sampai ke Iran

Tembus Miliaran, Segini Banyaknya Donasi Warga Indonesia yang Sampai ke Iran

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:46 WIB

Militer AS Frustrasi Lawan Iran, Donald Trump Malah Bahas Narkoba di Gedung Putih

Militer AS Frustrasi Lawan Iran, Donald Trump Malah Bahas Narkoba di Gedung Putih

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:08 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×