Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?

Bella, Novian Ardiansyah

Rabu, 22 April 2026 | 18:51 WIB
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?
Gamsunoro, kapal tanker milik Pertamina International Shipping. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Luar Negeri Sugiono dan Pertamina sedang menegosiasikan izin melintas bagi dua kapal tanker Indonesia yang tertahan di Selat Hormuz.
  • Penutupan Selat Hormuz oleh pemerintah Iran akibat blokade Amerika Serikat menjadi kendala utama dalam perlintasan kapal tanker milik Pertamina.
  • Pemerintah Indonesia melalui KBRI Teheran terus mengoordinasikan aspek teknis serta operasional guna memastikan keselamatan awak dan kapal di kawasan tersebut.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan pihaknya melalui Kedutaan Besar di Teheran terus melakukan pembicaraan terkait negosiasi dua kapal milik Pertamina yang masih tertahan di Selat Hormuz.

Selain pihak Kemlu melalui kedutaan, tim dari Pertamina juga dilibatkan dalam mengawal izin melintas untuk dua kapal mereka yang masih berada di kawasan tersebut.

"Permasalahannya menjadi semakin kompleks dengan situasi internal yang terjadi di Iran sendiri. karena kadang-kadang apa yang menjadi policy dari atas itu tidak serta-merta bisa diimplementasikan di lapangannya," kata Sugiono di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

"Itu yang sedang dicari penyelesaiannya seperti apa," ujarnya.

Ia menyebutkan permasalahan lain yang masih menjadi hambatan, misalnya situasi terkini mengenai blokade Selat Hormuz hingga syarat-syarat tertentu bagi kapal yang diperbolehkan melintas.

"Kemudian tentu saja ada perkembangan lagi tentang blokade Hormuz. Kemudian juga ada beberapa perkembangan terkait dengan syarat-syarat dari kapal boleh lewat dan sebagainya dan sebagainya, yang itu masih menjadi hal-hal yang kita negosiasikan dan kita bicarakan," kata Sugiono.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri memastikan terus memantau perkembangan situasi terkini Selat Hormuz, menyusul penutupan kembali kawasan tersebut. Kemlu juga menjelaskan ihwal nasib dua kapal tanker asal Indonesia yang masih tertahan.

Sebelumnya, pemerintah Iran telah membuka Selat Hormuz, tetapi tidak berselang lama, kawasan perairan tersebut kembali ditutup.

Penutupan lalu lintas pelayaran internasional di Selat Hormuz dilakukan pemerintah Iran seiring langkah Amerika Serikat (AS) yang melakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan.

baca juga

"Pemerintah Indonesia terus memantau secara cermat perkembangan situasi di kawasan, termasuk Selat Hormuz, melalui koordinasi dengan KBRI Teheran serta otoritas dan mitra terkait," kata Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang kepada Suara.com, Minggu (19/4/2026).

Yvonne turut memberikan tanggapan mengenai nasib dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang terjebak di kawasan perairan tersebut.

Ia berujar Kemlu melalui KBRI Teheran bersama PT Pertamina International Shipping (PIS) terus berkoordinasi dengan para pihak terkait di Iran untuk mendukung kelancaran perlintasan kapal Indonesia.

"Terdapat sejumlah aspek teknis dan mekanisme operasional di lapangan yang masih perlu diperhatikan," kata Yvonne.

Yvonne menegaskan bahwa keselamatan awak kapal serta keamanan kapal dan seluruh muatannya menjadi prioritas pemerintah Indonesia saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Italia Desak Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz

Italia Desak Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:29 WIB

Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi

Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:56 WIB

Kapal Perang AS Lintasi Selat Malaka, Menlu RI: Patroli di Kawasan

Kapal Perang AS Lintasi Selat Malaka, Menlu RI: Patroli di Kawasan

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:50 WIB

Harga BBM dan Elpiji Non-Subsidi Naik, Tulus Cium Aroma Anomali di Lapangan, Apa Itu?

Harga BBM dan Elpiji Non-Subsidi Naik, Tulus Cium Aroma Anomali di Lapangan, Apa Itu?

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:47 WIB

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:46 WIB

Harga BBM dan Sembako Naik, Puan Minta Pemerintah Lakukan Mitigasi Cepat

Harga BBM dan Sembako Naik, Puan Minta Pemerintah Lakukan Mitigasi Cepat

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:42 WIB

Cara dan Syarat Daftar Subsidi Tepat MyPertamina 2026 Biar Dompet Tak Jebol

Cara dan Syarat Daftar Subsidi Tepat MyPertamina 2026 Biar Dompet Tak Jebol

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 18:45 WIB

Menlu Sugiono: Overflight Access AS Tetap Utamakan Kedaulatan dan Kepentingan Nasional

Menlu Sugiono: Overflight Access AS Tetap Utamakan Kedaulatan dan Kepentingan Nasional

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:02 WIB

Iran Serang Kapal Kontainer Dekat Selat Hormuz

Iran Serang Kapal Kontainer Dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:21 WIB

Terkini

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×