Penelitian Prancis: Perokok Lebih Kebal Virus Corona Covid-19

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2020 | 18:55 WIB
Penelitian Prancis: Perokok Lebih Kebal Virus Corona Covid-19
Ilustrasi perokok (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian di Prancis menyebut perokok memiliki risiko 80 persen lebih kecil tertular virus corona covid-19 dibandingkan mereka yang tidak merokok.

Mengutip laman Al Arabiya, Kamis (7/5/2020), tim peneliti di rumah sakit Pitie-Salpetriere, Paris, melakukan pengamatan terhadap pasien covid-19 yang masuk mulai 28 Februari hingga 9 April.

Hasilnya menunjukkan, hanya 5 persen dari 482 pasien Covid-19 yang merupakan perokok harian.

"Dibandingkan dengan populasi umum di Prancis, populasi Covid-19 menunjukkan tingkat pasien perokok harian lebih lemah, yakni sebesar 80,3 persen untuk pasien rawat jalan dan 75,4 persen untuk pasien rawat inap," kata penelitian yang dipimpin Xahir Amoura dan Jean-Pierre Changeux.

"Dengan demikian, aktivitas merokok nampaknya menjadi faktor pelindung dari infeksi SARS-CoV-2," ujar peneliti berhipotesis.

Nikotin, seperti halnya molekul virus corona, saling berikatan dengan reseptor di dalam tubuh.

Para peneliti sedang melihat apakah nikotin dapat menghambat interaksi molekul Covid-19 yang mencoba melekat di reseptor yang sama.

"Tampaknya ada efek perlindungan dari infeksi Covid-19 melalui merokok. Ini merupakan temuan yang kontra-intuitif. karena kebutuhan mendesak untuk saat ini, kami sama-sama menerbitkan hipotesis soal itu," kata Changeux dalam sebuah wawancara.

Penelitian ini mendorong upaya rencana pemberian nikotin tempel untuk para pasien covid-19, petugas medis, dan warga di Prancis.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit As dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah memperingatkan bahwa perokok penderita diabetes, penyakit jantung, dan paru-paru kronis memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi.

Penelitian sebelumnya pada awal sebaran wabah, menunjukkan perokok di Wuhan, China, memiliki risiko 14 kali lebih mungkin terjangkit virus corona.

Menurut laporan AFP, tembakau adalah pembunuh nomor satu di Prancis, dengan perkiraan 75 ribu kematian para perokok setiap tahunnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian Baru: Virus Corona Kembali Bermutasi dan Sekarang Lebih Menular

Penelitian Baru: Virus Corona Kembali Bermutasi dan Sekarang Lebih Menular

Tekno | Kamis, 07 Mei 2020 | 10:30 WIB

Alhamdulillah, Penelitian Buktikan Anak Kecil Tidak Menularkan Covid-19

Alhamdulillah, Penelitian Buktikan Anak Kecil Tidak Menularkan Covid-19

Health | Kamis, 30 April 2020 | 12:55 WIB

Penelitian: Lelaki Lebih Berisiko Meninggal karena Virus Corona

Penelitian: Lelaki Lebih Berisiko Meninggal karena Virus Corona

Tekno | Kamis, 30 April 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Soroti Gaza di Hari Iduladha, JK: Dunia Harus Bersatu Rehabilitasi Palestina

Soroti Gaza di Hari Iduladha, JK: Dunia Harus Bersatu Rehabilitasi Palestina

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:14 WIB

Kurban Pakai APBN Dikritik Guntur Romli, Singgung Teladan Nabi Muhammad SAW

Kurban Pakai APBN Dikritik Guntur Romli, Singgung Teladan Nabi Muhammad SAW

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:13 WIB

Cerita Warga Gang Haji Jeni Bangun Smart Security: Punya CCTV, Panic Button hingga GPS Tracker

Cerita Warga Gang Haji Jeni Bangun Smart Security: Punya CCTV, Panic Button hingga GPS Tracker

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:58 WIB

Suhu Ekstrem Landa Inggris dan Eropa, Muncul Fenomena Kubah Panas

Suhu Ekstrem Landa Inggris dan Eropa, Muncul Fenomena Kubah Panas

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:13 WIB

Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN

Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:02 WIB

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:48 WIB

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:42 WIB

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:41 WIB

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:33 WIB

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:23 WIB