Mahfud MD Pasang Badan: Pemerintah Tak Terlambat Tangani Corona, Cuma...

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2020 | 14:54 WIB
Mahfud MD Pasang Badan: Pemerintah Tak Terlambat Tangani Corona, Cuma...
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, adanya opini yang menyebut jika pemerintah terlambat dalam menangani adanya pandemi virus corona (Covid-19) di tanah air.

Sebelum ada kasus pertama Covid-19 di Indonesia pada awal Maret lalu, Mahfud menyebut pemerintah sudah antisipasi dari bulan sebelumnya.

Mahfud menegaskan kalau kasus Covid-19 pertama kali muncul di dunia pada akhir Desember 2019. Mendengar adanya kabar virus itu, Pemerintah Indonesia langsung mengadakan rapat kabinet untuk mencegah masuknya Covid-19 ke tanah air.

Langkah pertama yang diambil dari rapat kabinet tersebut ialah menutup penerbangan Indonesia ke China pada 27 Desember 2019.

"Jadi, ini sekaligus penjelasan atau klarifiaksi terhadap simpang siurnya opini di luar bahwa pemerintah itu sangat terlambat menangani Covid-19 ini," kata Mahfud saat menghadiri rapat bersama DPD RI secara virtual, Jumat (8/5/2020).

Kesigapan pemerintah dalam melindungi warganya dari Covid-19 disampaikan Mahfud ketika ada 347 warga negara Indonesia yang berada di Kota Wuhan, China. Kota tersebut menjadi asal muasal penyebaran virus.

Meski kota Wuhan sudah ditutup, namun pemerintah membuat nota diplomatik dengan Pemerintah China agar bisa menjemput WNI yang di sana.

"Pemulangan itu terjadi pada tanggal 4 dan atau 5 Januari. kami mengirim pesawat, dijemput, ini untuk menunjukkan lagi bahwa sejak awal kami sudah tanggap terhadap soal Covid-19 ini," ujarnya.

Untuk menampung ratusan WNI dari Wuhan itu, pemerintah memutuskan untuk mendirikan posko karantina di Natuna. Meskipun sempat ditolak warga setempat, namun proses karantina tetap berjalan hingga 14 hari lamanya.

Dari situ pemerintah mulai memikirkan untuk membangun rumah sakit darurat khusus penyakit menular. Pulau Galang menjadi pilihan sebagai lokasi rumah sakit tersebut.

Pembangunan RS Darurat Pulau Galang itu diumumkan sekitar awal Februari. Hal tersebut dibela Mahfud sebagai bentuk kesigapan pemerintah meskipun belum ada kasus Covid-19. Kasus pertama Covid-19 di tanah air pun muncul pada awal Maret.

"Tapi kita akhir Januari itu sudah mulai bertindak. Cuma memang pada waktu itu pesan kita kepada masyarakat tidak usah panik dan itu adalah hasil diskusi di kabinet, Menkes mengatakan tidak boleh dihadapi dengan panik," kata Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Corona Ikut Tarawih di Masjid, Satu Kampung di Tasikmalaya Diisolasi

Pasien Corona Ikut Tarawih di Masjid, Satu Kampung di Tasikmalaya Diisolasi

Jabar | Jum'at, 08 Mei 2020 | 14:29 WIB

46 Tenaga Medis di Bengkulu Diisolasi Usai Kontak dengan PDP Positif Corona

46 Tenaga Medis di Bengkulu Diisolasi Usai Kontak dengan PDP Positif Corona

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 14:18 WIB

Miris, Rombongan Pemudik Tewas Ditabrak Kereta Saat Tidur di Rel

Miris, Rombongan Pemudik Tewas Ditabrak Kereta Saat Tidur di Rel

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 14:08 WIB

Pelayan Pribadi Donald Trump Dinyatakan Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Pelayan Pribadi Donald Trump Dinyatakan Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 14:17 WIB

Supaya Tak Terbuang Percuma, Kentang di Washington Dibagikan Secara Gratis

Supaya Tak Terbuang Percuma, Kentang di Washington Dibagikan Secara Gratis

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 14:44 WIB

Anies Jamin Biayai Kuliah Anak Nakes yang Gugur, Publik: Ga Usah Gede Omong

Anies Jamin Biayai Kuliah Anak Nakes yang Gugur, Publik: Ga Usah Gede Omong

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 13:33 WIB

Bantah Sri Mulyani, Anies Klaim Sudah Siapkan Rp 5 Triliun untuk Bansos

Bantah Sri Mulyani, Anies Klaim Sudah Siapkan Rp 5 Triliun untuk Bansos

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 13:28 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB