Menteri PMK Sebut Warga 'Miskin Kagetan' Muncul saat PSBB, Apa Maksudnya?

Rendy Adrikni Sadikin | Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2020 | 18:54 WIB
Menteri PMK Sebut Warga 'Miskin Kagetan' Muncul saat PSBB, Apa Maksudnya?
Menko PMK Muhadjir Effendy saat konferensi pers Jumat (8/5/2020). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyebut bahwa warga 'miskin kagetan' muncul selama PSBB berlangsung. Mereka akan jadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendapat bantuan.

Lantas apa maksud dari istilah 'miskin kagetan' tersebut?

"Mereka yang tidak ada dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan warga yang semula tidak terkategori tidak mampu tapi sekarang jadi jatuh miskin karena Covid-19. Atau yang saya boleh sebut sebagai 'miskin kagetan'," kata Menteri Muhadjir dalam konferensi pers online, Jumat (8/5/2020).

Ia menyebut masyarakat 'miskin kagetan' ini akan menjadi salah satu prioritas agar mendapat bantuan dari pemerintah selama masa PSBB berlangsung.

"Sesuai arahan Presiden supaya diperhatikan betul kelompok masyarakat yang mendadak jadi miskin ini," lanjut Muhadjir.

Dalam konferensi pers itu, Muhadjir juga menjelaskan mengenai program Jaring Pengaman Sosial dari Kemenko PMK.

Program bantuan ini akan diberikan kepada dua kategori masyarakat yang memerlukan yaitu mereka yang telah terdaftar di DTKS Mensos dan masyarakat 'miskin kagetan' yang belum terdata.

"Dan ini tentu saja perlu pencarian data, verifikasi data, dan kemudian baru dipastikan bahwa mereka memang belum mendapat bantuan," kata Muhadjir lagi.

Sebagai informasi, sebelumnya Menko PMK Muhadjir Effendy sempat bersitegang dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lantaran tidak selarasnya data penerima bantuan sosial bagi warga yang terdampak virus Corona (Covid-19).

Muhadjir mengakui kalau problema di balik penyaluran bansos ialah data warga yang menerima. Menurutnya pemerintah telah memiliki data warga yang biasa mendapatkan bantuan dan masuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dengan adanya pandemi Covid-19 yang berpengaruh pada kelangsungan hidup masyarakat, maka penyaluran bansos yang dilakukan pemerintah berpatok pada DTKS. Akan tetapi, di kala pandemi seperti ini, warga di luar DTKS pun ikut merasakan kesulitan bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Tetapi diingat dengan adanya Covid-19 ini banyak orang miskin baru gara-gara Covid-19, UMKM, jualan bakso, (pedagang) asongan gerobak itu semua punya hidup aman tapi tiba-tiba mata pencaharian hilang, dan itu tidak ada dalam data," kata Muhadjir dalam sebuah web seminar, Rabu (6/5/2020) kemarin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Bansos, Bantuan Baznas Dimasukan Tas Foto Bupati dan Wabup Pandeglang

Musim Bansos, Bantuan Baznas Dimasukan Tas Foto Bupati dan Wabup Pandeglang

Banten | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:33 WIB

Indonesia Posisi Kedua Kasus Covid-19 ASEAN, Menko PMK Klaim Tidak Istimewa

Indonesia Posisi Kedua Kasus Covid-19 ASEAN, Menko PMK Klaim Tidak Istimewa

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:25 WIB

Sangkal Ucapan Anak Buah, Anies Klaim Bansos Corona Tidak Dadakan

Sangkal Ucapan Anak Buah, Anies Klaim Bansos Corona Tidak Dadakan

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 15:00 WIB

Anggota DPRD Gresik Dapat BLT, Ngabalin Akui Data Bantuan Corona Berantakan

Anggota DPRD Gresik Dapat BLT, Ngabalin Akui Data Bantuan Corona Berantakan

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 14:54 WIB

Pemprov DKI Usulkan 2 juta KK Penerima Bansos Tahap Dua Dibantu Pusat

Pemprov DKI Usulkan 2 juta KK Penerima Bansos Tahap Dua Dibantu Pusat

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 23:28 WIB

Terkini

Korupsi Chromebook, Eks Direktur SD Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun Penjara

Korupsi Chromebook, Eks Direktur SD Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun Penjara

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:58 WIB

Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:48 WIB

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:34 WIB

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:25 WIB

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:18 WIB

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:16 WIB

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:07 WIB

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:04 WIB

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:59 WIB

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB