Pelajar Disiska 6 Polisi di NTT, Wajah Bengep dan Luka di Seluruh Tubuh

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Minggu, 10 Mei 2020 | 19:19 WIB
Pelajar Disiska 6 Polisi di NTT, Wajah Bengep dan Luka di Seluruh Tubuh
Ilustrasi penyiksaan.

Suara.com - Seorang pelajar disiksa 6 polisi di Nusa Tenggara Timur.
Kantor Hukum dan Hak Asasi Manusia Lokataru mendesak lembaga terkait untuk melakukan investigasi dan penegakkan hukum terhadap aksi penyiksaan tersebut.

Pelajar yang disiksa itu berinisial EF (17) di Kabupaten Timur Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. EF disiksa setelah dituduh terlibat dalam peristiwa perkelahian antar sekelompok orang dengan anggota polisi.

Direktur Utama Kantor Hukum dan Hak Asasi Manusia Lokataru, Haris Azhar menjelaskan keenam oknum anggota polisi itu mulanya menduga EF terlibat dalam perkelahian yang terjadi antara sekelompok orang dengan polisi dari Polsek Biboki Anleu, Kabupaten Timur Tengah Utara pada tanggal 22 April 2020.

Menurut Haris, perkelahian tersebut mulanya ditengarai atas aksi sekelompok orang yang tidak terima untuk dibubarkan oleh anggota polisi berkaitan dengan adanya larangan pemerintah untuk berkerumun sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi virus corona baru Covid-19.

"Peristiwa penyiksaan dilakukan pada Minggu 26 April 2020 di sebuah rumah pondok yang berlokasi Desa Birunatun Kecamatan Biboki Feotleu, Kabupaten Timur Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur. EF di siksa oleh 6 orang polisi yang datang tanpa dokumen dan tujuan yang jelas, ketika melihat EF sedang beristirahat sehabis merontokan padi," kata Haris lewat keterengan tertulis kepada wartawan, Minggu (10/5/2020).

Sang pelajar mengalami luka-luka di wajah dan memar di sekujur tubuhnya akibat dari penyiksaan. Tidak hanya itu, oknum anggota polisi tersebut pun mengancam akan memproses hukum EF ketika keluarga korban hendak melaporkan tindakan semena-mena yang dilakukan oknum anggota polisi tersebut.

"Peristiwa pelanggaran tidak berhenti sampai di situ, ketika korban dan keluarga ingin melaporkan peristiwa penyiksaan tersebut, pihak dari Kepolisian Polres Timor Tengah Utara justru mengancam sang anak dan akan memproses peristiwa yang belum terbukti dilakukan oleh EF," ungkap Haris.

Haris lantas menjelaskan bahwa, hak terhindar dari penyiksaan pada dasarnya merupakan hak asasi manusia yang tidak bisa dibatasi dalam keadaan apapun serta diatur dalam undang-undang.

Penyiksaan dan ancaman yang dilakukan oknum anggota polisi terhadap EF menunjukkan ketidakmampuan anggota kepolisian melakukan proses penyelidikan guna mengungkap suatu kasus atau peristiwa dengan mengedepankan HAM.

baca juga

"Tindakan penyiksaan dan ancaman yang dilakukan oleh oknum kepolisian dari Polres Timor Tengah Utara tersebut membuktikan masih maraknya praktik penyangkalan dan ketidakmampuan anggota kepolisian dalam memeriksa dan mengungkap suatu peristiwa dengan mengedepankan prinsip hak asasi manusia sebagaimana diatur dalam Hukum Acara Pidana," ujar Haris.

Atas hal itu, Haris pun mendesak sejumlah lembaga terkait untuk melakukan investigasi atas dugaan kasus penyiksaan yang dilakukan enam oknum anggota polisi kepada EF. Di sisi lain, dia juga meminta agar oknum anggota polisi tersebut dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

"Mendesak institusi negara seperti Komisi Kepolisian Nasional Komisi Nasional Perlindungan Anak, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan Ombudsman Republik Indonesia agar melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap peristiwa penyiksaan yang dilakukan dan memastikan adanya proses pertanggungjawaban terhadap tindakan oknum kepolisian tersebut," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahal dan Langka, Stok APD di RSUD Aeramo NTT Malah Ludes Terbakar

Mahal dan Langka, Stok APD di RSUD Aeramo NTT Malah Ludes Terbakar

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 10:10 WIB

Di Pengadilan, Liin Tuntut Yanto Ganti Uang Air Minum dan WC Selama Pacaran

Di Pengadilan, Liin Tuntut Yanto Ganti Uang Air Minum dan WC Selama Pacaran

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 19:35 WIB

Tolak Puskesmas Jadi Tempat Karantina, Warga: Angkat Kau Punya Rumah Sakit!

Tolak Puskesmas Jadi Tempat Karantina, Warga: Angkat Kau Punya Rumah Sakit!

News | Sabtu, 18 April 2020 | 17:01 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×