Arab Saudi Laporkan 1.704 Kasus COVID-19 Baru, Kota Mekah Masih Terbanyak

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 10 Mei 2020 | 21:13 WIB
Arab Saudi Laporkan 1.704 Kasus COVID-19 Baru, Kota Mekah Masih Terbanyak
Uji klinis warga Jabar usai pulang dari Arab Saudi. (Foto: istimewa)

Suara.com - Arab Saudi hingga kini masih terus melaporkan penambahan kasus positif virus corona. Bahkan kasus yang dilaporkan masih menyentuh angka ribuan.

Menurut laporan Saudi Gazette, Arab Saudi melaporkan 1.704 kasus virus corona dan 10 kematian baru, sehingga jumlah kasus yang dikonfirmasi menjadi 37.136 dan jumlah kematian virus menjadi 239.

Departemen Kesehatan juga mengumumkan sebanyak 1.024 pasien dinyatakan sembuh, sehingga jumlah total kasus yang pulih di Arab Saudi menjadi 10.144 pada hari Sabtu (09/05).

Kota Mekah masih menduduki peringkat teratas dengan 417 kasus, diikuti oleh Riyad sebanyak 316 di Riyadh, dan Jeddah sebanyak 265 kasus. Sisanya tersebar di sekitar 14 kota di Arab Saudi.

Menurut Kementerian Dalam Negeri, Kerajaan telah melonggarkan pembatasan di beberapa kota yang memungkinkan penduduk untuk keluar rumah antara pukul 9 pagi dan 5 malam.

Keputusan tersebut mengikuti rekomendasi dari otoritas kesehatan bahwa aturan yang dilonggarkan tersebar di area seperti Al-Shouraybat, Bani Dhafar, Qurban, Al-Jumuah, dan bagian dari Al-Iskan dan Bani Khidrah.

Otoritas Arab Saudi memasang gerbang sterilisasi di pintu Masjidil Haram Mekkah dan Masjid Nabawi Madinah guna menahan laju penyebaran virus corona. (Handout Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi Saudi)
Otoritas Arab Saudi memasang gerbang sterilisasi di pintu Masjidil Haram Mekkah dan Masjid Nabawi Madinah guna menahan laju penyebaran virus corona. (Handout Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi Saudi)

Seorang juru bicara kementerian mengatakan bahwa respons publik terhadap pembatasan akan dipantau dan dievaluasi oleh otoritas kesehatan, dan meminta orang untuk tetap mematuhi langkah-langkah demi keselamatan publik.

Demi menjaga keselamatan publik, pemerintah Arab Saudi juga telah memasang gerbang sterilisasi di tempat-tempat strategis seperti Masjidil Haram dan Masjidil Nabawi.

Presidensi Umum untuk Dua Masjid Suci meresmikan portal canggih, yang mensterilkan orang dengan semprotan antiseptik dan dilengkapi dengan kamera termal untuk mendeteksi suhu dari jarak enam meter dan layar pintar untuk membaca suhu. Layar tersebut dapat membaca suhu beberapa orang secara bersamaan.

baca juga

Semua pekerja di kedua masjid akan diminta untuk melewati gerbang sebelum memasuki kompleks dan sistem itu sendiri akan disterilkan secara berkala, menurut keterangan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pejabat China Akhirnya Mengaku, Pelayanan Medis saat Pandemi Masih Kurang

Pejabat China Akhirnya Mengaku, Pelayanan Medis saat Pandemi Masih Kurang

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 20:16 WIB

Sidak ke Dua Terminal di Jakarta, Doni Monardo Apresiasi Kepatuhan Warga

Sidak ke Dua Terminal di Jakarta, Doni Monardo Apresiasi Kepatuhan Warga

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 19:33 WIB

Cegah Corona, Penumpang Pesawat Pakai Alat Pelindung Wajah

Cegah Corona, Penumpang Pesawat Pakai Alat Pelindung Wajah

Foto | Minggu, 10 Mei 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:25 WIB

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:19 WIB

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 09:15 WIB

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:09 WIB

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:07 WIB

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:01 WIB

Dorong Ekonomi Digital,  ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Karhutla Kepung Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan

Karhutla Kepung Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones

Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 08:59 WIB

×