Kronologi Sudi Bantai Bayi karena Tidak Dapat Uang Bantuan Corona

Reza Gunadha, Ruhaeni Intan

Senin, 11 Mei 2020 | 20:46 WIB
Kronologi Sudi Bantai Bayi karena Tidak Dapat Uang Bantuan Corona
Pelaku pembacokan bayi di Malang. (BeritaJatim)

Suara.com - Seorang pria di Kabupaten Malang, Jawa Timur tega menghabisi nyawa seorang bayi lantaran kesal tak dikasih bantuan COVID-19. Ia menyabet kepala bayi tetangganya hingga tewas di tempat.

Pria tersebut diduga menderita gangguan jiwa sehingga tega membunuh bayi yang tidak bersalah. Saat peristiwa itu terjadi, sang bayi sedang tertidur pulas di rumahnya yang terletak tak jauh dari rumah pelaku.

Menurut kesaksian sejumlah orang, lelaki bersarung itu sejak pagi mengomel di depan Kantor Kepala Desa Kasembon. Pasalnya, ia meminta bantuan COVID-19 sebesar Rp 5 miliar kepada kepala desa.

"Pelaku ini dari pagi ngomel-ngomel terus minta bantuan Covid-19 sebesar Rp 5 miliar dari desa. Ngomongnya ngelantur," kata Kapolsek Bululawang, Kompol Pujiyono.

Kesal tak ada yang mendengarkan, ia kemudian berkeliling mencari kepala desa. Namun, karena tak ketemu, ia kemudian pulang ke rumah dan mengambil sebilah sabit.

Tanpa tedeng aling-aling, pelaku kemudian pergi ke rumah korban yang berada tak jauh dari rumahnya. Ia langsung masuk ke kamar dan menemukan bayi berinisial V sedang tertidur pulas.

Bayi tewas dibacok pria yang mengamuk (Facebook).
Bayi tewas dibacok pria yang mengamuk (Facebook).

Seketika itu juga, pelaku menebas kepala korban hingga meninggal dunia. Kebetulan saat kejadian, posisi rumah korban sepi karena ayahnya bekerja sementara ibunya sedang pergi berbelanja ke toko yang ada di depan rumah.

"Pelaku akhirnya masuk ke rumah korban. Waktu itu tidak ada penjagaan soalnya ayahnya sedang bekerja dan ibunya lagi belanja di toko depan rumahnya," kata Kompol Pujiyono.

Bukan hanya itu, korban kebiadaban pelaku ternyata tak hanya satu tetapi tiga orang. Dua lainnya adalah kakak V yang berinisial A (9) dan kakek korban berinisial S (65).

baca juga

Warga yang marah dengan aksi pelaku sempat berkerumun dan nyaris menghajarnya. Namun, saat ini ia telah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang untuk dilakukan pembinaan.

Sementara itu, kakak korban V dan kakek korban S telah dilarikan ke RS terdekat. Mereka masing-masing menderita luka di kepala akibat sabetan parang dari pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudi Bacok Bayi karena Bantuan Wabah Corona Rp 5 Miliar Ditolak

Sudi Bacok Bayi karena Bantuan Wabah Corona Rp 5 Miliar Ditolak

Jatim | Senin, 11 Mei 2020 | 16:39 WIB

Bayi 1,5 Tahun Tewas Ditebas Sabit Pria Ngamuk di Malang

Bayi 1,5 Tahun Tewas Ditebas Sabit Pria Ngamuk di Malang

Jatim | Senin, 11 Mei 2020 | 16:30 WIB

Bunuh Putri Sendiri, Keluarga Darwis Sandera Tetangga Paksa Baca Syahadat

Bunuh Putri Sendiri, Keluarga Darwis Sandera Tetangga Paksa Baca Syahadat

News | Senin, 11 Mei 2020 | 08:44 WIB

Kronologi Satu Keluarga di Bantaeng Sekap dan Bunuh Kerabat Sendiri

Kronologi Satu Keluarga di Bantaeng Sekap dan Bunuh Kerabat Sendiri

News | Senin, 11 Mei 2020 | 08:11 WIB

Drama Hubungan Gelap Berujung Pembunuhan di Bantaeng, 1 Keluarga Ditangkap

Drama Hubungan Gelap Berujung Pembunuhan di Bantaeng, 1 Keluarga Ditangkap

News | Senin, 11 Mei 2020 | 08:00 WIB

Detik-detik Penangkapan Satu Keluarga Pembunuh Anak, Diduga Pesugihan

Detik-detik Penangkapan Satu Keluarga Pembunuh Anak, Diduga Pesugihan

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 15:43 WIB

Pembunuhan Peneliti Covid-19, Muncul Teori Konspirasi hingga Cinta Segitiga

Pembunuhan Peneliti Covid-19, Muncul Teori Konspirasi hingga Cinta Segitiga

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 10:34 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×