Waspadai Gelombang Kedua Virus Corona, Lockdown Kembali Berlaku di Lebanon

Syaiful Rachman

Selasa, 12 Mei 2020 | 22:18 WIB
Waspadai Gelombang Kedua Virus Corona, Lockdown Kembali Berlaku di Lebanon
Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab. [AFP]

Suara.com - Setelah melonggarkan lockdown beberapa waktu lalu, pemerintah Lebanon kembali memutuskan untuk kembali melakukan lockdown. Lockdown yang akan dimulai pada Rabu (13/5/2020) malam, rencananya berlangsung selama empat hari.

Langkah tersebut diambil pemerintah Lebanon untuk menangkal gelombang kedua penyebaran virus corona di negara itu.

Sebagaimana diketahui, pemerintah Lebanon melakukan lockdown sejak pertengahan Maret 2020 menyusul penyebaran wabah virus corona yang telah menjangkiti 870 orang dan menewaskan 26 orang.

Pekan lalu, pemerintah memutuskan untuk melonggarkan lockdown secara bertahap dan kembali memutar roda perekonomian. Rumah makan, salon rambut, usaha konstruksi dan lainnya diperbolehkan beraktivitas.

Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab disemprot desinfektan saat tiba untuk mengikuti sidang legislatif di gedung teater agar dapat menerapkan jaga jarak ditengah penularan virus corona (COVID-19), di Gedung UNESCO di Beirut, Lebanon, Selasa (21/4/2020). ANWAR AMRO / AFP
Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab disemprot desinfektan saat tiba untuk mengikuti sidang legislatif di gedung teater agar dapat menerapkan jaga jarak ditengah penularan virus corona (COVID-19), di Gedung UNESCO di Beirut, Lebanon, Selasa (21/4/2020). ANWAR AMRO / AFP

Namun rasa lega yang dirasakan rakyat Lebanon segera berakhir. Selasa (12/5/2020), kabinet sepakat kembali melakukan lockdown, tak sampai sebulan setelah mereka bangga berhasil menekan penyebaran COVID-19.

"Prestasi ini berisiko runtuh, karena beberapa orang tidak mematuhi pedoman," kata Perdana Menteri Hassan Diab seperti dikutip Reuters.

Sementara itu, Menteri Informasi Lebanon Manal Abdel Samad mengatakan penutupan empat hari tidak termasuk toko kebutuhan pokok dan juga apotek.

Empat hari tersebut juga akan dimanfaatkan untuk melakukan tes terhadap warga secara massif.

Menanggapi situasi terkini, pemerintah Lebanon disebut Samad akan mengevaluasi kembali rencana pelonggaran lima tahap yang semula ditetapkan untuk membangun kembali perekonomian negara itu.

baca juga

Sementara itu, setelah dua bulan, Bandara Beirut diputuskan tetap ditutup. Penerbangan hanya diperbolehkan untuk memulangkan ribuan pekerja asing.

Kericuhan terjadi di kota Tripoli, Lebanon, Selasa (28/4/2020), akibat krisis ekonomi yang terjadi karena pandemi corona. [AFP]
Kericuhan terjadi di kota Tripoli, Lebanon, Selasa (28/4/2020), akibat krisis ekonomi yang terjadi karena pandemi corona. [AFP]

Seperti sebelumnya, dalam lockdown kali ini jam malam juga diberlakukan. Pasukan keamanan juga akan kembali berpatroli.

Pandemi virus corona membuat perekonomian Lebanon semakin lemah. Lebanon yang sejak akhir tahun lalu bergulat dengan krisis keuangan, kini harus bekerja keras mempertahankan keamanan nasional mereka mengingat tingkat kemiskinan di negara itu semakin meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Serangan Zionis Israel di Lebanon Tewaskan Belasan Orang

Serangan Zionis Israel di Lebanon Tewaskan Belasan Orang

Video | Rabu, 09 September 2026 | 12:00 WIB

Mau Akhiri Perang, Israel dan Lebanon Akan Berunding di Roma Pekan Depan

Mau Akhiri Perang, Israel dan Lebanon Akan Berunding di Roma Pekan Depan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:21 WIB

Mojtaba Khamenei Tegas: AS Mau Damai, Suruh Israel Hentikan Serangan ke Lebanon

Mojtaba Khamenei Tegas: AS Mau Damai, Suruh Israel Hentikan Serangan ke Lebanon

News | Senin, 27 Juli 2026 | 06:59 WIB

Rudal Israel Sasar Ambulans di Lebanon, Tenaga Medis Jadi Korban

Rudal Israel Sasar Ambulans di Lebanon, Tenaga Medis Jadi Korban

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:28 WIB

Warga Lebanon Bongkar Niat Culas Israel di Balik Peresmian Desa Pecontohan 'Anti-Zionis'

Warga Lebanon Bongkar Niat Culas Israel di Balik Peresmian Desa Pecontohan 'Anti-Zionis'

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:45 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil

Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:04 WIB

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:38 WIB

Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah

Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:46 WIB

Terkini

Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol

Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari

Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 18:23 WIB

Mulsa Perak Jadi Senjata Petani Lawu Hadapi Musim Kemarau

Mulsa Perak Jadi Senjata Petani Lawu Hadapi Musim Kemarau

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 18:22 WIB

0819 Nomor Apa? Panduan Lengkap Mengenal Provider di Balik Awalan Ini

0819 Nomor Apa? Panduan Lengkap Mengenal Provider di Balik Awalan Ini

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 18:20 WIB

Setrika Cosmos Ada Model Apa Saja? Ini 11 Pilihan dengan Daya 400 Watt

Setrika Cosmos Ada Model Apa Saja? Ini 11 Pilihan dengan Daya 400 Watt

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:20 WIB

Pernah Buat Indonesia Tersingkir, Pelatih Singapura Tak Takut Hadapi Kevin Diks Cs di GBK

Pernah Buat Indonesia Tersingkir, Pelatih Singapura Tak Takut Hadapi Kevin Diks Cs di GBK

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 18:19 WIB

Surat Penetapan Eksekusi PN Padang Disobek, Pengadilan Lapor ke Polisi

Surat Penetapan Eksekusi PN Padang Disobek, Pengadilan Lapor ke Polisi

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 18:16 WIB

Prabowo Minta Segera Tuntaskan IEU-CEPA

Prabowo Minta Segera Tuntaskan IEU-CEPA

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:14 WIB

Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang

Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 18:13 WIB

×