Digosok-gosok Maju Jadi Ketum Gerindra, Sandiaga Uno: No More Discussion

Dany Garjito, Rifan Aditya

Minggu, 17 Mei 2020 | 15:46 WIB
Digosok-gosok Maju Jadi Ketum Gerindra, Sandiaga Uno: No More Discussion
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menghadiri acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih di gedung MPR, Minggu (20/10/2019). (Antara)

Suara.com - Wakil Ketua Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno blak-blakan soal pemilihan Ketua Umum Partai Gerindra pasca Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan dan menjadi menteri.

Menurut Sandi, tidak ada lagi diskusi soal itu. Sebab, Prabowo telah meminta dukungan kepadanya untuk maju kembali menjadi Ketum Partai Gerindra periode berikutnya.

Pernyataan Sandi ini terdapat dalam video yang diunggah ke kanal YouTube Ahli hukum tata negara, Refly Harun pada Minggu (17/5/2020).

Awalnya Refly bertanya, "Bung, sebentar lagi itu pemilihan ketua umum Gerindra. Bung kan sekarang wakil ketua umum. One step ahead menjadi ketua umum."

"Pak Prabowo kan sibuk di Menteri Pertahanan, Bung Sandi sudah digosok-gosok itu untuk maju jadi ketua umum?" tanya Refly.

Sandi mengaku telah banyak berbicara dengan Prabowo tentang urusan partai sejak masa Pilpres.

Kemudian beberapa bulan yang lalu, Prabowo juga menyatakan diri akan maju kembali menjadi Ketum Gerindra dan minta dukungan Sandiaga.

"Sekitar bulan Januari akhir atau Februari awal beliau ngajak ngomong berdua dan menyampaikan bahwa beliau akan maju kembali menjadi Ketua Umum Gerindra di kongres yang akan datang," kata Sandi.

Rencananya kongres Partai Gerindra digelar sebelum lebaran tahun ini. Namun karena ada pandemi Covid-19 kongres menjadi mundur, kata Sandiaga Uno.

baca juga

"Dia (Prabowo--red) minta saya terus membantu. Saya mendukung," ujarnya.

Apabila Prabowo meneruskan menjadi Ketum Gerindra, menurut Sandi ada elemen kepastian yang didapatkan.

"Dengan dia maju, selesai, sudah ada kepastian siapa yang akan memimpin Gerindra. Enggak ada pembicaraan lagi. Jadi, there is no more discussion," kata Sandi.

Menurut Sandi, pada saat Prabowo menyatakan akan maju sebagai Ketua Umum Gerindra kepada dirinya, itu hanya sebatas percakapan yang sederhana.

"Dia menyatakan akan maju dan dia minta saya mendukung tentunya saya sampaikan komitmen saya mendukung beliau. Saya sampaikan pandangan saya bahwa keputusan ini adalah keputusan tepat," ujar Sandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dicecar Soal Pipres 2024 dan Singgung Erick Thohir, Sandi: Sulit Ditebak

Dicecar Soal Pipres 2024 dan Singgung Erick Thohir, Sandi: Sulit Ditebak

News | Minggu, 17 Mei 2020 | 15:08 WIB

Prabowo vs Anies di 2024, Amien Rais Sebut Kelompok Tak Terbayangkan

Prabowo vs Anies di 2024, Amien Rais Sebut Kelompok Tak Terbayangkan

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 16:39 WIB

Iuran BPJS Naik, Refly Harun: Perbaiki Dulu Manajemen Gaji Dewan Direksinya

Iuran BPJS Naik, Refly Harun: Perbaiki Dulu Manajemen Gaji Dewan Direksinya

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 14:40 WIB

Amien Rais: Jangan Sampai Jokowi Mengakhiri Jabatan Keadaan RI Makin Hancur

Amien Rais: Jangan Sampai Jokowi Mengakhiri Jabatan Keadaan RI Makin Hancur

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 16:58 WIB

Survei saat Wabah Corona, Prabowo dan Anies Dijagokan Maju Pilpres 2024

Survei saat Wabah Corona, Prabowo dan Anies Dijagokan Maju Pilpres 2024

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:52 WIB

Terkini

Darurat Sampah Makin Mendesak, 14 PSEL Ditargetkan Rampung pada 2027

Darurat Sampah Makin Mendesak, 14 PSEL Ditargetkan Rampung pada 2027

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:56 WIB

Pria Muda Paling Banyak Terjerat Kredit Macet Pinjol

Pria Muda Paling Banyak Terjerat Kredit Macet Pinjol

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:53 WIB

Analogi Sepak Bola Prabowo soal Reshuffle: Fokus ke Strategi, Bukan Sekadar Tebak Nama

Analogi Sepak Bola Prabowo soal Reshuffle: Fokus ke Strategi, Bukan Sekadar Tebak Nama

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:52 WIB

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:31 WIB

Harga Minyak Dunia Perlahan Turun, Tapi Konsisten di Angka 100 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Perlahan Turun, Tapi Konsisten di Angka 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:30 WIB

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:23 WIB

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:18 WIB

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:12 WIB

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:11 WIB

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:09 WIB

×