Melihat New Normal di Negara Lain Pasca Pandemi Corona

Dany Garjito, Farah Nabilla

Senin, 18 Mei 2020 | 17:03 WIB
Melihat New Normal di Negara Lain Pasca Pandemi Corona
Ilustrasi konsep new normal (Shutterstock)

Di negeri tetangga, sabun cuci tangan kamar mandi di sebuah Markas klub habis dua kali lipat lebih cepat.

"Salah satu hal yang baik adalah bahwa orang sedikit lebih bertanggung jawab secara sosial; itu bagus bahwa orang-orang mencuci tangan setelah menggunakan toilet, meskipun itu sudah menjadi norma," kata pemilik klub Eileen Chan seperti yang dikutip Suara.com dari SCMP, Senin (18/5/020).

Selain itu, Straits Times melaporkan bahwa sebuah klub malam lainnya bahkan melakukan siaran hiburan DJ straming dari rumah.

Sementara itu bioskop-bioskop pun telah mempersiapkan protokol baru seperti pemeriksaan suhu untuk semua pelanggan sebelum mereka memasuki ruang bioskop, dan celah kursi wajib 1 meter - jarak antar pelanggan. Serta siapa pun yang memiliki suhu 37,5 derajat celcius atau lebih tinggi tidak akan diizinkan masuk ke ruang bioskop, dan akan menerima pengembalian uang tiket.

Wanita di kelab malam Zuok Singapura (Facebook/Zuok Singapore)
Wanita di kelab malam Zuok Singapura (Facebook/Zuok Singapore)

3. Jerman

Jerman telah mengizinkan restoran dan bisnis makanan dibuka kembali pada Jumat (15/5/2020) lalu.

Menyadur dari The Guardian, restoran, kafe, dan kios makanan ringan di Berlin diizinkan untuk melayani pelanggan lagi, selama mereka mematuhi jarak fisik. Orang-orang dari dua kelompok yang terpisah dapat berbagi meja, tetapi harus menjaga jarak 1,5 meter dari satu sama lain.

Selain pengunjung yang diminta menggunakan masker, staf restoran pun diminta untuk memakai penutup wajah.

Orang-orang juga tampak menyadari penggunaan masker di luar rumah dan melakukan pembatasan fisik.

baca juga

4. China

Di Shanghai China, tayangan dari SCMP memperlihatkan apa saja yang berubah sejak negara ini melonggarkan pemberlakuan lockdown.

Di bandara, penumpang yang baru turun dari pesawat akan dilakukan pemeriksaan klinis oleh petugas. Selain itu mereka juga akan mendapatkan QR Code untuk melacak pergerakan orang-orang selama berada di dalam kota.

Pengiriman paket barang pun dipusatkan di satu tempat dalam sebuah blok apartemen penduduk. Ini untuk meminimalisir kontak langsung antar warga.

Menggunakan masker sudah menjadi hal biasa dilakukan orang-orang di Shanghai, bahkan ketika melakukan perawatan rambut sekalipun.

Di restoran, orang akan duduk berjarak di meja yang berbeda dengan orang lain untuk menyantap makanan mereka.

5. Jepang

Di Jepang, tiga bidang yang sangat terdampak keadaan new normal adalah transportasi, pariwisata, dan hiburan.

Berdasarkan laporan Japan Times, karyawan perusahaan di seluruh negeri di seluruh negeri tiba-tiba didesak untuk bekerja dari rumah, menggunakan konferensi online dan alat digital lainnya. Pemerintah menetapkan target untuk mengurangi 70 persen jumlah orang yang bepergian ke kantor di prefektur di mana diperlukan kehati-hatian ekstra dalam memerangi virus.

Karaoke dan bisnis hiburan yang biasanya didominasi oleh para pria kini telah menunjukkan gejala new normal. Orang-orang jadi tahu pentingnya keluarga dibanding hiburan malam Jepang. Orang-orang mulai menyadari pentingnya keluarga karena mereka menghabiskan lebih banyak waktu dengan pasangan dan anak-anak mereka.

Jalan yang hampir kosong terlihat setelah pemerintah mengumumkan darurat negara menyusul penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di distrik hiburan dan perbelanjaan Kabukicho, di Tokyo, Jepang, Senin (13/4/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato
Jalan yang hampir kosong terlihat setelah pemerintah mengumumkan darurat negara menyusul penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di distrik hiburan dan perbelanjaan Kabukicho, di Tokyo, Jepang, Senin (13/4/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato

Alih-alih dengan enggan mendengarkan khotbah yang diulang-ulang oleh bos mereka sambil melayani mereka demi, atau mengikuti pembicaraan tamu bisnis mereka saat mereka minum anggur dan makan malam, jauh lebih penting dalam hidup untuk membantu mereka anak-anak dengan pekerjaan rumah, habiskan cukup waktu bersama keluarga saat makan malam, atau berjalan-jalan saja di lingkungan itu.

Orang yang hidup sendiri harus diingatkan akan pentingnya teman dan kerabat ketika mereka berkomunikasi satu sama lain melalui obrolan video atau media sosial ketika mereka tidak dapat bertemu muka dengan muka karena permintaan tinggal di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Gugus Tugas COVID-19: Mungkin Kita Akan Selamanya Hidup dengan Corona

Ketua Gugus Tugas COVID-19: Mungkin Kita Akan Selamanya Hidup dengan Corona

News | Senin, 18 Mei 2020 | 16:20 WIB

Jogja Bakal Susun Protokol New Normal, Siap Dijalankan Begitu Corona Mereda

Jogja Bakal Susun Protokol New Normal, Siap Dijalankan Begitu Corona Mereda

Jogja | Senin, 18 Mei 2020 | 15:14 WIB

Jokowi Ajak Damai Corona, Relawan Covid-19: Artinya Apa Sih? Mau Nyerah?

Jokowi Ajak Damai Corona, Relawan Covid-19: Artinya Apa Sih? Mau Nyerah?

News | Senin, 18 Mei 2020 | 14:57 WIB

Bank BRI Segera Susun Usulan Skenario Implementasi The New Normal

Bank BRI Segera Susun Usulan Skenario Implementasi The New Normal

Bisnis | Senin, 18 Mei 2020 | 09:13 WIB

Lima Skenario New Normal, Erick Thohir Siap Buka Aktivitas BUMN

Lima Skenario New Normal, Erick Thohir Siap Buka Aktivitas BUMN

Video | Minggu, 17 Mei 2020 | 20:36 WIB

Terkini

Perkuat Ekosistem Mode Nasional, BTN Dorong Pertumbuhan Sektor Kreatif Lewat IFW 2026

Perkuat Ekosistem Mode Nasional, BTN Dorong Pertumbuhan Sektor Kreatif Lewat IFW 2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:46 WIB

Dari Ibu Penyayang ke Pembunuh Berdarah Dingin: Lindsay Clancy Habisi 3 Anak Kandung

Dari Ibu Penyayang ke Pembunuh Berdarah Dingin: Lindsay Clancy Habisi 3 Anak Kandung

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:44 WIB

Sawit RI Kerap Dihantam Black Campaign, Dianggap Ancaman Bisnis Global

Sawit RI Kerap Dihantam Black Campaign, Dianggap Ancaman Bisnis Global

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:44 WIB

Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor

Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:42 WIB

Fujifilm Rilis Varian Baru Instax Mini 99 ke RI, Kamera Analog Premium Harga Rp 3,6 Juta

Fujifilm Rilis Varian Baru Instax Mini 99 ke RI, Kamera Analog Premium Harga Rp 3,6 Juta

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:39 WIB

Ramalan 12 Shio Hari ini 30 Juli 2026: Shio Ayam Paling Hoki, Babi Harus Waspada

Ramalan 12 Shio Hari ini 30 Juli 2026: Shio Ayam Paling Hoki, Babi Harus Waspada

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:37 WIB

Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin

Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin

Malang | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mengenal 6 Jenis Tekstur Sunscreen dan Fungsinya, Ini Panduan agar Tak Salah Pilih

Mengenal 6 Jenis Tekstur Sunscreen dan Fungsinya, Ini Panduan agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:35 WIB

Raksasa Elektronik Jepang Ekspansi ke Sektor Kesehatan

Raksasa Elektronik Jepang Ekspansi ke Sektor Kesehatan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:31 WIB

Duka di Tambakberas: Gus Rokib Sang Penjaga Api Perjuangan KH Wahab Hasbullah Berpulang

Duka di Tambakberas: Gus Rokib Sang Penjaga Api Perjuangan KH Wahab Hasbullah Berpulang

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:28 WIB

×