Hug Glove, Cara Unik Warga Kanada Tetap Bisa Berpelukan di Tengah Pandemi

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 18 Mei 2020 | 17:11 WIB
Hug Glove, Cara Unik Warga Kanada Tetap Bisa Berpelukan di Tengah Pandemi
Sarung tangan khusus berpelukan di Kanada.[AFP/Jorge Uzon]

Suara.com - Saat pandemi virus corona seperti sekarang ini, pasti akan sulit untuk dekat dengan orang tersayang apalagi memeluknya. Namun seorang wanita Kanada telah menemukan cara unik untuk memeluk ibunya dengan aman, bahkan selama pandemi.

Menyadur AFP, wanita tersebut membuat "sarung tangan pelukan," yang terbuat dari terpal plastik dengan empat buah lubang seukuran lengan dan digantung menggunakan sebuah tali.

Di kota Guelph, Ontario selatan, Carolyn Ellis dan suaminya Andrew membuat apa yang disebut "sarung tangan pelukan" bertepatan dengan Hari Ibu, yang tahun ini dirayakan pada 10 Mei di Amerika Utara.

"Saya berpikir bahwa (Ibu) dia tidak mendapatkan pelukan, dan kami benar-benar perlu melakukan sesuatu," kata Carolyn kepada AFP. "Aku ingin memberikannya untuk Hari Ibu."

Mereka menempelkan lengan plastik ke selembar terpal yang cukup lebar, dengan sarung tangan tersebut memungkinkan dua orang untuk saling berpelukan tanpa melakukan kontak langsung.

"Itu memakan waktu yang sangat lama untuk mencari tahu ukuran dan ketinggian lubang. Kami mengerjakannya sampai larut malam, dan kemudian kami menyiapkan segalanya untuk Hari Ibu pada hari Minggu." kata Ellis.

Sarung tangan khusus berpelukan di Kanada.[AFP/Jorge Uzon]
Sarung tangan khusus berpelukan di Kanada.[AFP/Jorge Uzon]

"Itu adalah hadiah yang luar biasa." tambahnya.

Sebuah video yang mereka rekam saat mereka berpelukan dibagikan di media sosial dan dengan cepat menjadi viral. Tapi Ellis tidak menyangka videonya akan terkenal secepat itu.

"Aku hanya ingin memeluk ibuku. Kami sangat terkejut dengan seberapa video itu menyebar, tetapi senang bahwa orang lain mendapat manfaat dari pelukan kami. Kami menyukainya." katanya.

baca juga

Ellis juga mengatakan bahwa pelukan dengan menggunakan sarung tangan tersebut tidak senyaman jika dilakukan secara langsung, namun bisa memberikan obat kangen setelah berminggu-minggu tidak berjumpa akibat pembatasan.

"Ini memungkinkan untuk kembali normal. Ini benar-benar memberi kita harapan bahwa itu (pandemi Covid-19) tidak akan selamanya," kata Ellis.

"Perasaan itu terasa nyaman seperti di rumah, kamu tahu, pelukan dari ibumu, rasanya begitu nyaman." pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenuh Tingkat Dewa, Pria Ini Bikin Layangan Berbentuk Celana Dalam Raksasa

Jenuh Tingkat Dewa, Pria Ini Bikin Layangan Berbentuk Celana Dalam Raksasa

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2020 | 13:52 WIB

Niat Hati Beri Penghormatan Pada Tenaga Medis, Jet Snowbird Kanada Jatuh

Niat Hati Beri Penghormatan Pada Tenaga Medis, Jet Snowbird Kanada Jatuh

News | Senin, 18 Mei 2020 | 12:41 WIB

Cerita Pekerja Medis Muslim di AS saat Pandemi, Tetap Berpuasa dan Bekerja

Cerita Pekerja Medis Muslim di AS saat Pandemi, Tetap Berpuasa dan Bekerja

Video | Senin, 18 Mei 2020 | 10:59 WIB

Terkini

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:11 WIB

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:07 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:55 WIB

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:44 WIB

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB