Mardigu Wowiek Blak-blakan soal Konspirasi Corona, Warganet: Dagelan

Reza Gunadha | Ruhaeni Intan | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2020 | 13:58 WIB
Mardigu Wowiek Blak-blakan soal Konspirasi Corona, Warganet: Dagelan
Mardigu Wowiek Prasantyo memperkenalkan cyronium sebagai salah satu pilihan investasi berbasis cryptocurrency. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Mardigu Wowiek Prasetyo mendadak disorot oleh publik lantaran penjelasannya soal konspirasi virus corona yang ditayangkan di akun YouTube milik Deddy Corbuzier. Ia meyakini jika virus corona adalah buatan Amerika Serikat (AS). 

Namun, tak hanya itu, dalam wawancaranya bersama Deddy Corbuzier, Mardigu juga menjelaskan banyak hal, salah satunya adalah soal peraturan kelautan. Ia menilai pemerintah seharusnya bisa mengambil keuntungan dengan adanya selat-selat yang menjadi jalur perdagangan dunia. 

Pria yang dijuluki Bossman Sontoloyo itu berkata apabila pemerintah mau "memalak" kapal-kapal yang lewat di selat-selat milik Indonesia maka pendapatan negara bisa bertambah dan bisa membantu menangani permasalahan virus corona. 

"Kita tahu di utara Indonesia entah itu Jepang, Hongkong, Korea, Taiwan, China, itu adalah negara produsen. Dua puluh persennya pergi ke North America, delapan puluh persennya pergi ke Asia Barat dan Eropa pasti lewat Selat Malaka. Itu kenapa di Selat Malaka setiap tahun ada 100.000 mother vessel gede," katanya. 

Ia lalu mengibaratkan dirinya menjadi presiden Indonesia. Menurutnya, jika ia menjadi presiden, ia akan menarik biaya setiap kapal yang melintas di Selat Malaka dan selat-selat lainnya yang merupakan bagian dari kepulauan Indonesia.

"Saya pernah bilang, if I become a president, kasih gua satu kesempatan, gua buat mereka bayar satu dollar per metrik ton atau satu persen dari nilai barang. Nilai barangnya dua ribu triliun, satu persennya adalah dua ratus billion dollar," ujarnya. 

Komentar warganet soal Mardigu Wowiek (Twitter).
Komentar warganet soal Mardigu Wowiek (Twitter).

Dengan uang sebanyak itu, kata Mardigu, rakyat Indonesia bisa terbebas dari pajak. Kalaupun ada masalah dari negara adidaya seperti Amerika Serikat, maka tinggal dibagi pendapatannya.  

"Itu sama rakyatnya enggak bayar pajak itu pun udah bisa. Ini crazy thing. Tahu nggak apa yang bisa kita lakukan? Oh nanti Amerika marah, China marah, oke kita bagi deh 60% Indonesia, 20% China, 20% Amerika. Kita belah," jelasnya.

Mendengar hal ini, warganet pun sontak terbelah antara yang mendukung dengan yang menolak gagasannya. Bagi yang mendukung, ide yang dikemukakan oleh Mardigu dinilai sangat luar biasa. 

"This. This. This," kata @nikkoilham. 

"Episode terbaik!" tulis @Madariyanhadi.

Namun, tak sedikit juga yang menampik gagasan tersebut dan menilai hal itu telah melecehkan ilmu pengetahuan. Pasalnya, meski terdengar masuk akal namun apa yang dikatakan oleh Mardigu tidak sesuai dengan praktek di lapangan. 

Hal ini seperti dikemukakan oleh warganet bernama @rihafiz. Ia menjelaskan bahwa kapal laut yang lewat di wilayah negara lain tidak bisa semena-mena dipalak oleh negara yang bersangkutan.

"Maaf ya, tapi yang beliau katakan itu enggak praktikal. Kenapa? Karena kapal dagang yang lewat teritori laut suatu negara itu diatur dalam Unclos dan enggak bisa "dipalakin" semena-mena. Kalau memang segampang itu kenapa Malaysia & Singapura enggak kepikiran buat "malak" kapal yang lewat Selat Malaka?" tulis @rihafiz. 

Hal senada juga diungkapkan oleh akun Twitter bernama @rakhaciptam, @Ekomaung, dan @umaleao. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Catatkan Kasus Covid-19, Korsel Justru Kembali Buka Sekolah

Kembali Catatkan Kasus Covid-19, Korsel Justru Kembali Buka Sekolah

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 13:09 WIB

Siapa Mardigu Wowiek? Sosok yang Dijuluki Bossman Sontoloyo?

Siapa Mardigu Wowiek? Sosok yang Dijuluki Bossman Sontoloyo?

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 12:23 WIB

Spanyol akan Perpanjang Lockdown Meski Kematian Akibat Covid-19 Menurun

Spanyol akan Perpanjang Lockdown Meski Kematian Akibat Covid-19 Menurun

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 11:49 WIB

Rusia Kecam Sikap Amerika Serikat Terhadap WHO

Rusia Kecam Sikap Amerika Serikat Terhadap WHO

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 10:41 WIB

Menlu Retno: Virus Corona Belum Selesai dalam Waktu Dekat

Menlu Retno: Virus Corona Belum Selesai dalam Waktu Dekat

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 21:18 WIB

Memanas! China Tuding Balik AS, Sebut Trump Tak Kompeten Tangani Covid-19

Memanas! China Tuding Balik AS, Sebut Trump Tak Kompeten Tangani Covid-19

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:03 WIB

Lewat Kotak Emosi, Lansia di Portugal Bisa Jumpa Keluarga di Tengah Corona

Lewat Kotak Emosi, Lansia di Portugal Bisa Jumpa Keluarga di Tengah Corona

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 16:08 WIB

Amerika Serikat Sebut WHO Telah Gagal Atasi Pandemi Covid-19

Amerika Serikat Sebut WHO Telah Gagal Atasi Pandemi Covid-19

Health | Selasa, 19 Mei 2020 | 19:00 WIB

Terkini

PBB Sebut Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla oleh Israel Tabrak Hukum Internasional

PBB Sebut Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla oleh Israel Tabrak Hukum Internasional

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:51 WIB

Prabowo ke Menkeu Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti!

Prabowo ke Menkeu Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:50 WIB

Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak

Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:47 WIB

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:44 WIB

Bicara di Rapat Paripurna DPR, Prabowo Ingatkan Buruh: Jangan Kau Minta Saja Terus

Bicara di Rapat Paripurna DPR, Prabowo Ingatkan Buruh: Jangan Kau Minta Saja Terus

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:39 WIB

Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!

Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:24 WIB

Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:23 WIB

Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi

Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18 WIB

Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri

Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:17 WIB

Tiap Malam Puluhan Ribu Kapal Berbendera Asing Curi Kekayaan Indonesia, Prabowo Bakal Tindak Tegas

Tiap Malam Puluhan Ribu Kapal Berbendera Asing Curi Kekayaan Indonesia, Prabowo Bakal Tindak Tegas

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:12 WIB