Pedagang Tanah Abang Kucing-kucingan, Satpol: Alasan Klise Kebutuhan Perut

Rabu, 20 Mei 2020 | 16:46 WIB
Pedagang Tanah Abang Kucing-kucingan, Satpol: Alasan Klise Kebutuhan Perut
Satpol PP DKI Jakarta menutup paksa lapak PKL dan kios di Kawasan Pasar Tanah Abang pada Jumat (15/5/2020). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Pedagang di Pasar Tanah Abang kucing-kucingan dengan Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta. Mereka masih enggan menuruti aturan untuk menutup lapaknya selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin, yang meninjau langsung kondisi Pasar Tanah Abang pada Rabu (20/5/2020) sore, mengakui sejumlah pedagang masih nakal, kucing-kucingan dengan petugas.

Arifin menuturkan, berdasarkan pengamatan pihak Satpol PP DKI para pedagang yang masih nekat berjualan ini selalu berdalih dengan alasan kebutuhan makan sehari-hari.

"Kalau ditanya mereka kan biasanya klisenya karena kebutuhan perut, uang. Nggak punya uang lagi pak, dan sebagainya. Kita butuh hidup pak selalu gitu," kata Arifin ditemui di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2020).

Ia pun menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam mendengar dalih para pedagang yang menyampaikan bahwa masih nekat berdagang di tengah pandemi karena alasan butuh makan.

"Tapi yang jadi masalah adalah Anda dapat uang tapi berisiko terhadap keselamatan kesehatan. Anda dapat uang hari ini, tapi besok diperiksa positif Covid, nggak ada nilainya uang itu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Arifin meminta kepada seluruh pedagang sekaligus para pengunjung yang masih memadati Pasar Tanah Abang untuk memaklumi kondisi pandemi virus Corona. Ia menegaskan, pihaknya melakukan tindakan bukan ingin menjadi musuh.

"Jadi sesungguhnya Satpol PP ada di Tanah Abang untuk memberikan perlindungan kepada warganya suoaya tidak terrular, jadi harus dipahami, bukan kami musuh mereka. Kami melindungi mereaka, bayangkan berkerumun gak pakai masker, tidak ada jarak, itu sangat nerbahaya, jadi tolong sama sama punya tanggung jawab. Disiplin dan kesadaran itu menentukan apakah PSBB akan terus atau berhenti," katanya.

Baca Juga: Pedagang Tanah Abang Ngotot Jualan, Personel Satpol PP Ditambah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI