Dirumahkan, Ibu Hamil Mau Kasih Bayi ke Orang Lain, Tak Mampu Kasih Makan

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 20 Mei 2020 | 20:33 WIB
Dirumahkan, Ibu Hamil Mau Kasih Bayi ke Orang Lain, Tak Mampu Kasih Makan
Karyawan bar Stampvol setelah mengantri bantuan nasi kotak (Foto:Dyah/Batamnews)

Suara.com - Seorang ibu hamil 7 bulan rela memberikan bayinya ke orang lain jika sudah lahir. Alasannya, si ibu tidak akan mampu menghidupi anaknya setelah di PHK saat wabah virus corona.

Ibu hamil ini sebelumnya karyawan sebuah bar yang ditutup pemerintah Batam saat wabah virus corona. Karyawan bar harus dirumahkan tanpa gaji. Selama dua bulan tutup dan tak mendapat penghasilan, para karyawan tersebut kesulitan untuk memenuhi biaya hidup.

Selain di ibu hamil itu, 80 persen staf bar yang dirumahkan tidak mendapat bantuan dari pemerintah, terutama karyawan yang tinggal di kos-kosan umum, dan tidak memiliki identitas. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Kampung Bule Family (KBF), sekaligus owner Stampvol Bar, Richa Rahman.

Menurut Richa, tidak hanya di Kampung Bule, dari survei yang dia lakukan, karyawan bar di Marina city, dan karyawan kafe di Batu Aji juga mengalami hal serupa.

"Mereka memang ada sebagian yang dapet bantuan, tapi hanya gelombang pertama saja atau gelombang kedua saja, dan itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka, karena bantuan tersebut dibagi rata sama teman-temannya yang tidak mendapatkan," kata wanita yang akrab disapa Icha tersebut, Selasa (19/5/2020).

Selain harus berbagi dengan teman senasib, Richa mengungkapkan banyak karyawan bar yang single parent atau janda dan memiliki anak lebih dari satu. Mereka harus memberi makan anak dan tetap berbagi dengan teman yang kurang beruntung.

Bahkan saat ini seluruh karyawan bar tidak lagi memiliki handphone karena sudah dijual untuk kebutuhan makan sehari-hari.

"Ada satu karyawan yang hamil tujuh bulan mau ngasih anaknya dalam kandungan ke orang karena tidak ada biaya untuk makan dan mengurus bayi," ujar Richa.

Berbagai usaha dilakukan oleh karyawan bar tersebut untuk tetap bisa bertahan hidup. Mulai dari mencari kerang hingga kerja serabutan jika tenaganya dibutuhkan walau hanya diupah Rp 10 ribu.

baca juga

Namun usaha yang telah mereka lakukan untuk bertahan hidup, masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan perut, pasalnya mereka saling menumpang makan ditempat karyawan lain yang memiliki beras.

Selama dua bulan mereka harus menunggak uang kos, dan terancam dikeluarkan jika tidak bisa membayar kos.

"Kami dari owner Bar juga terus berusaha untuk membantu sebisa kami, tapi kami pun tidak bisa mengcover semua, karena kami memiliki beban kewajiban yang harus dibayar walaupun bar tidak berjalan," sebutnya.

Icha berharap, keputusan pemerintah dari penutupan Bar dan Kafe harus diiringi solusi. Setidaknya perhatian terhadap karyawan yang terdampak.

Terlebih keputusan penutupan dinilai mendadak sehingga owner tidak memiliki persiapan untuk keberlangsungan karyawan selama penutupan operasional tersebut.

Dia pun berharap keputusan pemerintah untuk mulai menormalkan kembali perekonomian pada pertengahan Juni juga berlaku untuk Bar dan Kafe.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suprat Meninggal di  Trotoar depan Apotek, Warga Tak Berani Mendekat

Suprat Meninggal di Trotoar depan Apotek, Warga Tak Berani Mendekat

Jawa Tengah | Rabu, 20 Mei 2020 | 20:25 WIB

Warga Jabodetabek Nekat Mudik Lokal saat Lebaran, Mobilnya Akan Diderek

Warga Jabodetabek Nekat Mudik Lokal saat Lebaran, Mobilnya Akan Diderek

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 20:12 WIB

Antibodi Pasien SARS Bisa Lawan Virus Corona Covid-19, Ini Temuan Peneliti!

Antibodi Pasien SARS Bisa Lawan Virus Corona Covid-19, Ini Temuan Peneliti!

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 20:00 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×