Hungaria Larang Pengubahan Keterangan Jenis Kelamin di Akta Kelahiran

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2020 | 22:03 WIB
Hungaria Larang Pengubahan Keterangan Jenis Kelamin di Akta Kelahiran
Ilustrasi transgender (foto: shutterstock)

Suara.com - Parlemen Hungaria telah menyetujui berlakunya undang-undang yang melarang pengubahan jenis kelamin di akta kelahiran.

Menyadur BBC, kebijakan ini membuat berkas pengajuan perubahan keterangan jenis akta kelahiran yang telah menumpuk selama tiga tahun di kantor pemerintahan, akan ditolak.

Pemerintah menegaskan bahwa jenis kelamin yang tercantum di dokumen lahir tidak akan berpengaruh terhadap kebebasan warga negara dalam mengekspresikan identitasnya.

"Mendaftarkan jenis kelamin biologis di akta kelahiran tidak akan memengaruhi hak pria dan wanita dalam kebebasan mengekspresikan identitas sesuai dengan keinginan masing-masing individu," ujar keterangan pihak kantor pemerintah.

Kendati demikian, keputusan ini membuat beberapa kelompok Hak Asasi Manusia di Hungaria khawatir terkait kemungkinan semakin buruknya diskriminasi yang akan dialami oleh transgender.

Para transgender takut akan mendapatkan diskriminasi yang lebih buruk ketika mereka harus menunjukkan dokumen resmi seperti akta lahir.

Gender lelaki, perempuan dan transgender. [shutterstock]
Gender lelaki, perempuan dan transgender. [shutterstock]

"Kami tak bisa berkata-kata untuk menggambarkan apa yang kami rasakan saat ini," ujar wakil presiden Asosiai Transgender Transvanilla, Tina Korlos Orban.

"Mereka (transgender) yang tak memiliki keinginan untuk bunuh diri sebelumnya, sekarang ingin melakukannya. Orang-orang panik, mereka ingin kabur dari Hungaria ke tempat di mana jenis kelamin mereka bisa diakui," sambung Tina.

Aktivis HAM Hungaria mengatakan pihaknya akan berupaya membujuk Presiden Janos Ader untuk tidak menandatangani undang-undang tersebut.

Kelompok transgender Eropa mengatakan sebagian besar negara di Uni Eropa memperbolehkan pengubahan keterangan jenis kelamin di dokumen resmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Transpuan Saat Pandemi Corona: Hidup Seperti Orang yang Mati Perlahan

Kisah Transpuan Saat Pandemi Corona: Hidup Seperti Orang yang Mati Perlahan

News | Sabtu, 02 Mei 2020 | 13:52 WIB

Cara Waria Jakarta Putar Otak Cari Duit di Tengah Gempuran Corona

Cara Waria Jakarta Putar Otak Cari Duit di Tengah Gempuran Corona

News | Selasa, 28 April 2020 | 20:14 WIB

Nasib Waria di Tengah Pandemi, Antara Kebutuhan Perut dan Diskriminasi

Nasib Waria di Tengah Pandemi, Antara Kebutuhan Perut dan Diskriminasi

News | Minggu, 26 April 2020 | 21:53 WIB

Terkini

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB