Terjatuh Saat Bermain, Bocah 5 Tahun Alami Retak Tengkorak

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Sabtu, 23 Mei 2020 | 20:35 WIB
Terjatuh Saat Bermain, Bocah 5 Tahun Alami Retak Tengkorak
M. Axel Azammy mendapat perawatan. (Instagram/oya_diztroya)

Suara.com - Nasib malang dialami seorang bocah berusia 5 tahun bernama M. Axel Azammy. Ia mengalami kecelakaan yang cukup parah saat bermain sepeda di lingkungan rumahnya di kawasan Cipaku Bogor.

Axel mengalami cedera kepala yang serius lantaran seluruh tulang mukanya retak akibat jatuh dari sepeda.

Berdasarkan keterangan ayah Axel, Arif Yuliardi, Axel tengah bermain sepeda bersama teman dan kakaknya pada Selasa sore (19/5/2020).

Namun karena rem sepedanya blong, Axel pun terjun dari sepedanya ke jalanan curam. Nahas, kepalanya menghantam batu besar yang ada di jalanan itu.

Darah bercucuran dari kepala bocah lima tahun tersebut. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit UMMI Bogor. Lantaran Axel kehilangan bergitu banyak darah, ia langsung dirujuk ke RS PMI Bogor.

"Di sana dia mendapatkan tindakan CT Scan, MRI dan beberapa obat penghilang sakit. Dari hasil MRI terlihat banyaknya tulang muka yg patah dan rusak membuat 3 dokter specialis (bedah syarat, mata dan THT) angkat tangan dan merujuk axel ke RSCM," kata Arif Yuliardi saat dihubungi Suara.com.

Hasil CT Scan dan MRI M. Axel Azammy. (Instagram/oya_diztroya)
Hasil CT Scan dan MRI M. Axel Azammy. (Instagram/oya_diztroya)

Namun karena situasi RSCM Jakarta Pusat penuh, Axel harus menunggu lebih lama di RS PMI Bogor.

Mengetahui anaknya membutuhkan pertolongan secepat mungkin, Arif kemudian mencari rumah sakit lain yang sekiranya memiliki fasilitas yang sama dengan RSCM.

"Akhirnya RSPAD sanggup untuk menerima Axel, (tanggal) 21 kemarin akhirnya ditransfer ke sini," kata Arif lagi.

Setelah beberapa hari mendapt perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, akhirnya Axel mendapat tindakan operasi untuk membersihkan darah yang menurupi kedua matanya. Axel juga mendapat tindakan pemasangan plat di mukanya.

Kejadian yang menimpa bocah kecil ini membuat kedua orang tua kecil ini harus berupaya ebih keras untuk menanggung biaya perawatan.

Diakui Yuliardi bahwa mereka masih belum bisa memperkirakan total biaya yang harus ditebus karena proses perawatan yang masih panjang. Namun sebagai pekerja swasta, orang tua Axel mengaku cukup kesulitan terlebih di masa krisis pandemi corona seperti saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Trauma Psikologis Dapat Diredakan, Begini Caranya

Efek Trauma Psikologis Dapat Diredakan, Begini Caranya

Health | Sabtu, 23 Mei 2020 | 17:20 WIB

Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Pesawat Pakistan International Airlines

Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Pesawat Pakistan International Airlines

News | Sabtu, 23 Mei 2020 | 13:48 WIB

Bikin Kaget, Detik-Detik Penumpang Rekam Truk Tabrak Mobilnya

Bikin Kaget, Detik-Detik Penumpang Rekam Truk Tabrak Mobilnya

Otomotif | Sabtu, 23 Mei 2020 | 09:22 WIB

Ngeri! Video Detik-Detik Pemotor Honda Scoopy Tertabrak Toyota Rush

Ngeri! Video Detik-Detik Pemotor Honda Scoopy Tertabrak Toyota Rush

Otomotif | Sabtu, 23 Mei 2020 | 08:43 WIB

Pesawat Pakistan International Airlines Jatuh di Kawasan Padat Penduduk

Pesawat Pakistan International Airlines Jatuh di Kawasan Padat Penduduk

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 19:18 WIB

Terkini

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:02 WIB

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:58 WIB

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:45 WIB

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:44 WIB

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:35 WIB

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:34 WIB

Commuter Line Lumpuh di Jam Pulang Kantor, Penumpang Terjebak di Antara JurangmanguPondok Ranji

Commuter Line Lumpuh di Jam Pulang Kantor, Penumpang Terjebak di Antara JurangmanguPondok Ranji

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:33 WIB

Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS

Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB