Pesawat Jatuh di Karachi, Tak Ada Idul Fitri Bagi Rahmaan Kecuali Air Mata

Syaiful Rachman

Senin, 25 Mei 2020 | 16:30 WIB
Pesawat Jatuh di Karachi, Tak Ada Idul Fitri Bagi Rahmaan Kecuali Air Mata
Pesawat Pakistan International Airlines Jatuh di Karachi, 22 Mei 2020. [AFP]

Suara.com - Ketika Fazal Rahmaan (80) dan istrinya, Wahida Rahmaan (74) naik pesawat di Kota Lahore, Pakistan, pada Jumat lalu (22/5/2020), ketakutan terbesar keluarga mereka adalah kemungkinan keduanya tertular virus corona dalam perjalanan untuk menghabiskan liburan di Karachi.

Sebaliknya, pasangan yang telah menikah selama 54 tahun itu, termasuk di antara 97 korban tewas saat pesawat jenis Airbus A320 yang dioperasikan Pakistan International Airlines (PIA), jatuh di sebuah permukiman di Karachi. Peristiwa yang tercatat sebagai kecelakaan udara terburuk di Pakistan sejak tahun 2012.

"Kami banyak berunding dengan dokter dan keluarga...ketakutan terbesar kami apakah mereka melakukan perjalanan dengan aman," kata Inam Ur Rahmaan, putra Fazal Rahmaan dan Wahida Rahmaan.

Rahmaan, yang seharusnya menyambut kedua orang tuanya untuk menghabiskan liburan Idul Fitri, justru mencari-cari di antara puing-puing pesawat sambil berdoa memohon keajaiban.

Pesawat Pakistan International Airlines Jatuh di Karachi, 22 Mei 2020. [AFP]
Pesawat Pakistan International Airlines Jatuh di Karachi, 22 Mei 2020. [AFP]

"Saya masuk ke mobil dan mengikuti sumber asap dan ambulans," kata dia.

"Saat saya melihat daerah itu, saya sadar akan menjadi keajaiban kalau keduanya selamat."

"Tidak ada Idul Fitri di rumah kami," kata dia.

Namun, Rahmaan merasa terhibur karena mengetahui kedua orang tuanya selalu ingin bersama.

"Apa pun yang terjadi, apa pun alasan di baliknya, mereka selalu ingin bersama. Pada akhirnya, mereka bersama."

baca juga

Ada dua orang yang selamat dari dalam pesawat, sementara tidak ada korban jiwa dilaporkan di permukiman padat penduduk yang berbatasan dengan tepi timur Bandara Internasional Jinnah, lokasi pesawat itu jatuh.

Pesawat Pakistan International Airlines Jatuh di Karachi, 22 Mei 2020. [AFP]
Pesawat Pakistan International Airlines Jatuh di Karachi, 22 Mei 2020. [AFP]

Seperti Rahmaan, Shahid Ahmed (45) berada di bandara tersebut untuk menunggu kedatangan ibunya. Ketika tiba di lokasi kecelakaan, dia melihat petugas penyelamat mengangkut mayat-mayat, sementara orang-orang lain berswafoto di tempat itu.

"Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab di lokasi, orang-orang sibuk berpose untuk foto-foto," kata Ahmed yang putus asa karena kehilangan ibunya, Dishad Begum (75), yang juga terbang ke Karachi untuk Idul Fitri.

Setelah menjelajahi lokasi tersebut dan gagal menemukan ibunya, Ahmed pergi mencarinya di rumah sakit.

"Tidak ada daftar korban tewas atau cedera di salah satu rumah sakit, semua serba kacau dan salah urus," kata Ahmed, yang terisak saat dia menceritakan cobaan itu.

"Mencari tubuh ibu kita adalah mimpi buruk."

Salah satu yang selamat, insinyur Muhammad Zubair, mengatakan kepada Geo News bahwa pilot sempat turun, mendarat sebentar, lalu berangkat lagi.

Dia mengumumkan akan melakukan percobaan kedua sesaat sebelum pesawat jatuh, kata Zubair dari rumah sakit.

"Aku bisa mendengar teriakan dari segala arah. Anak-anak dan orang dewasa. Yang bisa kulihat hanyalah api. Aku tidak bisa melihat orang lain, hanya mendengar teriakan mereka," kata dia.

Puluhan rumah rusak ketika pesawat menderu jatuh, meninggalkan jalinan kabel listrik terputus, sayap pesawat yang patah bersandar pada sisi rumah, sebuah mesin tergeletak di tanah di dekatnya.

Bahan bakar jet membakar puing-puing, bersama dengan rumah dan kendaraan, mengirim asap hitam ke langit, kata seorang saksi mata kepada Reuters.

Kerumunan bergegas ke lokasi, kerabat mencari orang yang dicintai, demikian pula pekerja penyelamat. Puluhan ambulans dan mobil pemadam kebakaran memenuhi jalan-jalan sempit yang penuh puing-puing.

Seorang pekerja penyelamat mengatakan dua mayat ditemukan dengan masker oksigen. Banyak mayat yang ditarik dari puing-puing telah hangus dan tak bisa dikenali.

Kepala eksekutif maskapai mengatakan pada Jumat bahwa pesan terakhir dari pilot menunjukkan masalah teknis. Sebuah tim dari Airbus akan tiba pada Senin untuk menyelidiki, kata juru bicara PIA.

"Mereka akan memberikan semua bantuan yang mungkin termasuk menjelaskan kode kotak hitam," kata juru bicara seperti dikutip Antara dari Reuters.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Aamir Khan Bintangi Film Lalkaara, Angkat Kisah Luka Sejarah India-Pakistan

Aamir Khan Bintangi Film Lalkaara, Angkat Kisah Luka Sejarah India-Pakistan

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 15:04 WIB

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:56 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Jeritan Ibu Pecah di Tengah Kebakaran, 14 Bayi di ICU Rumah Sakit Pakistan Tewas

Jeritan Ibu Pecah di Tengah Kebakaran, 14 Bayi di ICU Rumah Sakit Pakistan Tewas

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:23 WIB

14 Bayi Tewas Terpanggang di Kebakaran Rumah Sakit Islamabad

14 Bayi Tewas Terpanggang di Kebakaran Rumah Sakit Islamabad

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Panglima Pakistan Temui Iran Bahas Selat Hormuz, Apa Isi Pembicaraan Mereka?

Panglima Pakistan Temui Iran Bahas Selat Hormuz, Apa Isi Pembicaraan Mereka?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:18 WIB

Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan

Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 14 Orang di Lembah Swat

Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 14 Orang di Lembah Swat

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×