Luhut Disebut Pengkhianat, Ferdinand: Dia Sedang Majukan Ekonomi Rakyat

Rendy Adrikni Sadikin | Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2020 | 07:10 WIB
Luhut Disebut Pengkhianat, Ferdinand: Dia Sedang Majukan Ekonomi Rakyat
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di Puri Cikeas, Bogor. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menolak anggapan jika yang dilakukan oleh Menteri Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan mendatangkan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Konawe adalah sebuah bentuk pengkhianatan terhadap negara.

Ferdinand beranggapan bahwa yang dilakukan Menteri Luhut adalah sebuah upaya memajukan ekonomi bangsa.

Melalui akun Twitter pribadinya, Ferdinand Hutahaean menjelaskan bahwa pengkhianat negara adalah orang yang tidak setia kepada negara. Sementara yang dilakukan Menteri Luhut dalah demi kesejahteraan dan lapangan kerja untuk rakyat.

"Pengkhianat adalah orang yang tidak setia kepada negara. Pengkhianatan terhadap negara adalah kejahatan serius.

Yang dilakukan LBP adalah memajukan ekonomi bangsa demi kesejahteraan rakyat, lapangan kerja untuk rakyat. Itu bukan pengkhianatan dan bukan kejahatan. Maju terus!" tulis Ferdinand, Senin (25/5/2020).

Cuitan Ferdinand Hutahaean membela Luhut Binsar Pandjaitan. (Twitter/@FerdinandHaean2)
Cuitan Ferdinand Hutahaean membela Luhut Binsar Pandjaitan. (Twitter/@FerdinandHaean2)

Cuitan Ferdinand ini menuai reaksi dari publik sosial media. Kebanyakan warganet tidak setuju dengan anggapan Ferdinand soal menteri Luhut ini.

"Memajukan ekonomi? Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2020 cuma tumbuh 2,7 persen lae. Di mana dia memajukan ekonominya?" tulis seorang warganet.

Seorang warganet lainnya berkomentar, "Sumpah janji ketika diangkat menjadi pemimpin di depan rakyat Indonesia itu apa?? Apakah ini bukan suatu pengkhianatan..?

Memajukan ekonomi itu menurut anda..buktinya?? Buktikan dong.. Bukan untuk rakyat tapi untuk kepentingan yang lain.. Masih aja di bela..sadar Bung.."

Untuk diketahui, kedatangan 500 TKA asal China ini rencananya akan dipekerjakan oleh Luhut Binsar Pandjaitan di PT Virtue Dragon Nickel Industrial Park di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahas TKA China di Konawe, Menteri Luhut Minta Rektor Bantu Sosialisasi

Bahas TKA China di Konawe, Menteri Luhut Minta Rektor Bantu Sosialisasi

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 21:52 WIB

Ngaku Tak Terima Habib Bahar Ditahan, Musni Umar Malah Disemprot Ferdinand

Ngaku Tak Terima Habib Bahar Ditahan, Musni Umar Malah Disemprot Ferdinand

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 10:34 WIB

Anies Baswedan Laporkan Kasus Corona, Ferdinand: Prestasi Atau Kegagalan?

Anies Baswedan Laporkan Kasus Corona, Ferdinand: Prestasi Atau Kegagalan?

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 13:42 WIB

Luhut Pro ke TKA China Karena Kualitasnya Lebih Baik dari Pekerja Lokal

Luhut Pro ke TKA China Karena Kualitasnya Lebih Baik dari Pekerja Lokal

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2020 | 16:05 WIB

Impor 500 TKA China, Anggota DPR: Bukti Pemerintah Gagal

Impor 500 TKA China, Anggota DPR: Bukti Pemerintah Gagal

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 12:27 WIB

Terkini

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:10 WIB

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:22 WIB

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:19 WIB

Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan

Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:10 WIB

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:02 WIB