Corona Hantui Kamp Pengungsi, 15 Ribu Warga Rohingya Dikarantina

Rendy Adrikni Sadikin | Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2020 | 11:14 WIB
Corona Hantui Kamp Pengungsi, 15 Ribu Warga Rohingya Dikarantina
Pengungsi Rohingya berkumpul di area pasar di kamp pengungsi Kutupalong, Maret 2020. (AFP/Suzauddin Rubel)

Suara.com - Sekitar 15.000 pengungsi Rohingya harus menjalani karantina di kamp-kamp pengungsi Bangladesh, setelah kasus infeksi Covid-19 di wilayah tersebut meningkat, Senin (25/5/2020).

Menyadur Channel News Asia (CNA), infeksi virus Corona mulai menghantui kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh. 29 kasus telah tercatat, di mana kasus pertama baru terdeteksi pada pertengahan Mei 2020.

Kendati jumlah kasus terus meningkat, pejabat kesehatan di kawasan Bazar Cox, mengungkapkan bahwa tak ada pasien kritis. Pengungsi yang terinfeksi kekinian telah menjalani isolasi.

"Tidak ada infeksi yang kritis. Sebagian besar bahkan tidak menunjukkan gejala apapun," kata Toha Bhuiyan, pejabat kesehatan senior di Bazar Cox, seperti dikutip CNA, Selasa (26/5/2020).

Bhuiyan mengungkapkan bahwa tiga jalan yang menguhubungkan tiga kamp pengungsi yang mencatatkan kasus infeksi Covid-19 telah ditutup oleh otoritas setempat.

Sekitar 15 ribu pengungsi Rohingya mau tak mau harus menerima kenyataan bahwa akses mereka telah dibatasi. Dua kamp yang kini diisolasi berada di kawasan Kutapalong, rumah bagi sekitar 600 ribu pengungsi Rohingya.

Bhuiyan mengatakan bahwa otoritas kesehatan setempat tengah berusaha untuk melakukan sebanyak mungkin tes Covid-19 di kamp-kamp pengungsi tersebut. Tujuh pusat isolasi juga telah disiapkan yang disebut bisa menampung sekitar 700 pasien.

"Kami berusaha meningkatkan pengujian secepat mungkin untuk memastikan bahwa kami dapat melacak semua orang yang terinfeksi dan kontak mereka," kat Bhuiyan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spanyol Berencana Buka Pariwisata untuk Turis Asing Mulai Juli

Spanyol Berencana Buka Pariwisata untuk Turis Asing Mulai Juli

News | Minggu, 24 Mei 2020 | 16:29 WIB

Gara-gara Corona, Muslim di Kanada Ubah Tradisi saat Idul Fitri

Gara-gara Corona, Muslim di Kanada Ubah Tradisi saat Idul Fitri

News | Minggu, 24 Mei 2020 | 16:00 WIB

Qiu Haibo: Perilaku Virus Corona Berubah, Beda dari Kasus Wuhan

Qiu Haibo: Perilaku Virus Corona Berubah, Beda dari Kasus Wuhan

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 17:45 WIB

Terkini

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB