Video Pria Protes Hidup Kesusahan: Lebih Baik Aku Ditembak, Anakku Terserah

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Kamis, 28 Mei 2020 | 14:47 WIB
Video Pria Protes Hidup Kesusahan: Lebih Baik Aku Ditembak, Anakku Terserah
Pria meradang ingin serahkan anak karena tak punya uang. (Instagram/@ndorobeii)

Suara.com - Beredar video yang menampilkan seorang laki-laki meradang di hadapan petugas gabungan sembari membawa dua anaknya yang masih kecil. Ia diduga ingin menyerahkan kedua anaknya tersebut karena tak sanggup membiayai kebutuhan hidup mereka.

Video kemarahan laki-laki itu kekinian viral di media sosial. Salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @ndorobeii, Kamis (28/5/2020)..

Dari awal video, laki-laki berbaju abu-abu terlihat berdiri di samping mobil bersama dua anaknya. Dia dikelilingi sejumlah petugas yang disebut-sebut tengah berjaga di pos Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Laki-laki tersebut lantas mengungkap kekesalannya terhadap pemerintah yang dinilai tidak memberikan bantuan kepadanya.

"Tapi pemerintah tidak membantu, lebih baik aku dibunuh, ditembak selesai. Anakku terserah, tak sanggup aku menjaga anakku. Haduh ya Allah," ucapnya dengan nada tinggi seperti dikutip Suara.com.

Mendengar perkataan itu, dua anaknya pun terdengar menangis layaknya orang ketakutan.

Sementara seorang petugas berusaha menenangkan dan mengajak laki-laki itu berbicara.

"Ini mobil siapa?" tanya petugas berseragam TNI.

Dan laki-laki tersebut menjawab, "Mobilku Pak, mobil kredit. Tak sanggup aku bayar sudah tiga bulan. Haduh".

baca juga

Petugas lantas menanyakan alamat pria itu dan dijawab dirinya tinggal di Kelurahan Menteng, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Untuk meredam ketegangan, petugas pun kembali berusaha memberikan pengertian.

"Mungkin nanti ada solusi dari kelurahan, kami sampaikan. Minta data Anda. Nanti kami sampaikan apa yang jadi keluhan Bapak. Begini Pak, kami hanya menjalankan tugas dari pemerintah," kata petugas.

Pria meradang ingin serahkan anak karena tak punya uang. (Instagram/@ndorobeii)
Pria meradang ingin serahkan anak karena tak punya uang. (Instagram/@ndorobeii)

Namun, setelah laki-laki itu diarahkan ke dalam pos, ia kembali meluapkan kekesalannya.

"Mau nukar susu anakku, duitnya nggak ada. Kasihan anakku," ucapnya sambil melangkah menuju mobil.

Kontan saja, aksi tersebut menuai perhatian publik yang menyaksikan video. Tak sedikit dari mereka yang justru memberikan sentilan kepada pria yang meradang karena dinilai enggan mengorbankan mobilnya demi membeli susu anak.

"Ga bisa beli susu buat anak tapi masih ada mobil. Kalaupun kredit nunggak jual aja tu mobil di take over ke orang terus beliin susu anak sama diirit-irit atau buat modal usaha," kata @novinur****.

"Jual mobil/over credit bisa beli susu banyak bapak..yang penting sisa duit jangan dihambur-hamburkan..kasian anaknya nangis terus. Ibunya dimana pak," celoteh @monika_si****.

"Bawa mobil tapi gak kebeli susu. Over credit dong mobilnya atau jual ginjal aja pak, kasian anaknya," timpal @seniagus***."

Namun hingga berita ini disusun, tidak diketahui pasti buntut dari insinden pria yang diduga ingin menyerahkan anaknya ke petugas tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Ojol Kena Order Fiktif Rp 550 Ribu, Polisi Patungan Beri Bantuan

Viral Ojol Kena Order Fiktif Rp 550 Ribu, Polisi Patungan Beri Bantuan

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 13:35 WIB

Tak Pernah Pulang, Sopir Bajaj 24 Jam Kejar Setoran Cuma Dapat Rp 90 Ribu

Tak Pernah Pulang, Sopir Bajaj 24 Jam Kejar Setoran Cuma Dapat Rp 90 Ribu

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 12:06 WIB

Staf Kantor Pos Enggan Melayani Tanpa Masker, Wanita Lepas Celana Dalam

Staf Kantor Pos Enggan Melayani Tanpa Masker, Wanita Lepas Celana Dalam

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 10:25 WIB

Adegan Sinetron Jadi Sorotan, Akting Cacat Fisik Tapi Tangannya Terlihat

Adegan Sinetron Jadi Sorotan, Akting Cacat Fisik Tapi Tangannya Terlihat

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 09:10 WIB

Surat Terbuka untuk Mendikbud, Orang Tua Siswa Berutang Demi Belajar Online

Surat Terbuka untuk Mendikbud, Orang Tua Siswa Berutang Demi Belajar Online

Jatim | Kamis, 28 Mei 2020 | 07:28 WIB

Terkini

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

×