Pemotor Pakai Sarung dan Peci Lewat Jalan Tol, Pengendara Mobil: Pak Keluar

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 02 Juni 2020 | 16:25 WIB
Pemotor Pakai Sarung dan Peci Lewat Jalan Tol, Pengendara Mobil: Pak Keluar
Ilustrasi motor masuk jalan tol. (Antara)

Suara.com - Seorang pengendara sepeda motor nekat melintas masuk Jalan Tol Jakarta - Serpong tanpa menggunakan helm. Pria tersebut tampak santuy alias santai mengendarai sepeda motornya dengan hanya menggunakan sarung dan peci.

Aksi tak pantas ditiru itu terekam dalam video viral yang beredar di media sosial. Dalam video berdurasi 43 detik yang diunggah oleh akun Instagram @jakarta.terkini itu dijelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada, Senin (1/6) sore kemarin.

Dalam video itu terlihat seorang pria menggunakan sepeda motor dengan hanya berpakaian sarung, baju koko, peci dan masker melenggang santuy di Jalan Tol.

Seorang pengendara mobil yang merekam aksi pria tersebut sempat mengingatkan pengendara sepeda motor itu untuk keluar dari Jalan Tol. Namun pria bersarung warna ungu dan peci hitam itu justru tak menghiraukannya.

"Pak keluar Pak, ini jalan Tol," ujar wanita yang merekam aksi pria bersarung itu.

Sementara Kasubdit Pengawalan dan PJR Korlantas, Kombes Romin Thayeb, tak memungkiri bahwa di lokasi tersebut kerap terjadi beberapa kali pengendara sepeda motor masuk Jalan Tol. Namun, Romin belum mengetahui pasti kapan peristiwa pria bersarung mengendarakan sepeda motor di jalan Tol itu terjadi.

"Informasinya lagi dicari sama Kainduk. Tapi, memang biasanya memang seperti itu, karena orang dari Tomang itu masuk dari arteri itu belok ternyata langsung masuk Tol," kata Romin saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2020).

Menurut Romin, banyak pengendara sepeda motor yang melintas masuk Jalan Tol Jakarta - Serpong lantaran tak melihat rambu-rambu lalu lintas. Kebanyakan dari pengendara sepeda motor yang masuk Jalan Tol Jakarta - Serpong itu mengira bahwa perempatan sebelum Mal Taman Anggrek itu mengarah ke jalan arteri.

"Itu kan perempatan sebelum TA (Taman Anggrek), karena orang sangka orang belok kiri, belok kanan bisa, dia ikut belok nggak lihat rambu-rambu, konsentrasinya mungkin lagi ke jalan jadi nggak liat rambu," ungkap Romin.

Adapun, Romin menjelaskan pengendara sepeda motor yang masuk jalan Tol di kawasan tersebut biasanya akan dikejar oleh petugas dan diminta keluar di Kebon Jeruk seperti dalam video viral tersebut.

"Biasanya sih kalau udah gitu ada yang berhenti, ada yang mundur, ada yang kebablasan itu, yang (kebablasan) dikeluarin di Kebon Jeruk," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDI Pertanyakan Klaim Dinkes Sulsel yang Sebut 12 Kabupaten Zero Covid-19

IDI Pertanyakan Klaim Dinkes Sulsel yang Sebut 12 Kabupaten Zero Covid-19

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 16:19 WIB

Kabupaten Bekasi Mulai New Normal 4 Juni 2020

Kabupaten Bekasi Mulai New Normal 4 Juni 2020

Jabar | Selasa, 02 Juni 2020 | 16:17 WIB

Dokter dan Peneliti: Secara Klinis, Virus Corona Melemah di Italia

Dokter dan Peneliti: Secara Klinis, Virus Corona Melemah di Italia

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 16:14 WIB

Wabah Corona, Komunitas Muslim London Beri Pendampingan Rohani

Wabah Corona, Komunitas Muslim London Beri Pendampingan Rohani

Video | Selasa, 02 Juni 2020 | 16:15 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB