Joe Biden Berencana Hadiri Pemakaman George Floyd

Rendy Adrikni Sadikin | Rima Suliastini
Joe Biden Berencana Hadiri Pemakaman George Floyd
Aksi demonstrasi memprotes kematian George Floyd di Washington DC. (Anadolu Agency/Yasin Ozturk)

Hal ini dikonfirmasi pengacara keluarga Floyd, Ben Crump.

Suara.com - Mantan Wakil Presiden sekaligus lawan tunggal Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat mendatang, Joe Biden berencana hadir dalam pemakaman George Floyd.

Menyadur CNN pada Rabu (03/06/2020),  tim sudah memasukkan pemakaman George Floyd dalam agenda Biden pekan depan.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh pengacara keluarga Floyd, Ben Crump. "Kami tahu bahwa Wakil Presiden Biden akan hadir (dalam pemakaman George)," ungkapnya pada Selasa kemarin.

Meski begitu, pihak juru bicara kampanye Joe Biden menolak berkomentar terkait hal ini. Pemakaman George Floyd sendiri akan dilaksanakan pekan depan di kampung halamannya, Houston.

Sebelumnya pada hari Minggu, Joe Biden menghubungi keluarga Floyd melalui sambungan telepon dan saudara George, Philonise menggambarkannya sebagai 'percakapan yang hebat'.

Hal ini bertolak belakang dengan pembicaraannya dengan Trump yang dikatakan sangat singkat dan 'tidak memberi kesempatan bicara'.

Joe Biden menjadi kandidat kuat calon presiden dari Partai Demokrat jelang Pemilu AS 2020. (AFP)
Joe Biden menjadi kandidat kuat calon presiden dari Partai Demokrat jelang Pemilu AS 2020. (AFP)

Joe Biden sendiri sangat menyoroti kematian Floyd dan mengatakan kejadian ini sebagai sebuah peringatan untuk Amerika Serikat. Ia juga mengutuk sikap arogan Trump atas kejadian ini dan menunjukkan sikap kontras dengan Presiden Amerika Serikat itu.

"Kata-kata terakhir George Floyd tidak mati bersamanya. Itu masih terdengar. Mereka bergema di seluruh negeri ini," ungkap Biden dalam pidatonya pada hari Selasa.

Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]

Seperti yang diketahui, pada hari Senin para pengunjuk rasa damai di luar Gedung Putih diserbu dengan gas air mata agar Trump bisa menyeberang taman dan mengunjungi Gereja St John untuk berfoto. Hal ni menuai kritik dari banyak pihak termasuk Joe Biden.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS