Bukan Pengaruhi Sikap ke Prabowo, Tuntutan JPU ke Hasto jadi Peluang Faksi Lain di PDIP Incar Sekjen

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Selasa, 08 Juli 2025 | 17:12 WIB
Bukan Pengaruhi Sikap ke Prabowo, Tuntutan JPU ke Hasto jadi Peluang Faksi Lain di PDIP Incar Sekjen
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto didakwa 7 tahun penjara. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Tuntutan 7 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) terhadap Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto diprediksi tidak akan memengaruhi sikap politik PDIP terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Sebaliknya, tuntutan terhadap Hasto justru bisa dimanfaatkan oleh faksi lain di internal PDIP untuk mencari peluang politik yang lebih luas.

Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Center for Indonesian Governance and Development Policy, Cusdiawan.

"Saya berpandangan bahwa putusan pengadilan yang menetapkan hukuman pada Hasto selama 7 tahun, kemungkinan besar tidak akan membawa perubahan yang signifikan atas sikap PDIP terhadap pemerintahan Prabowo ke depan," kata Cusdiawan kepada Suara.com, Selasa (8/7/2025).

Cusdiawan melihat sikap politik PDIP seperti begitu karena internal PDIP masih didominasi oleh mereka yang menggunakan gaya politik kompromis-akomodatif.

"Dengan kata lain, bila PDIP bersikap tegas terhadap pemerintahan Prabowo dalam konteks merespon atas hukuman Hasto tersebut maka besar kemungkinan akan mengganggu keseimbangan parpol itu sendiri," kata Cusdiawan.

Cusdiawan berpandangan tuntutan 7 tahun penjara terhadap Hasto justru bisa menjadi peluang yang akan dimanfaatkan oleh faksi lain di internal PDIP.

"Malahan, bisa juga dengan ditetapkannya hukuman atas Hasto maka hal ini bisa dilihat oleh faksi yang diduga selama ini memiliki sikap yang bersebrangan dengan gaya berpolitiknya Hasto sebagai peluang politik untuk semakin mempelebar pengaruh politik mereka dalam tubuh partai," kata dia.

Bukan tidak mungkin pengaruh politik itu akan digunakan oleh faksi lain sebagai jalan meraih posisi Sekjen PDIP.

baca juga

"Termasuk berupaya menjadikan kader yang berada dalam lingkup faksi yang bersebrangan dengan Hasto tadi sebagai sekjen yang menggantikan Hasto," kata Cusdiawan.

"Maka dinamika politik dalam PDIP akan menarik, sekaligus menjadi tantangan yang besar bagi ketumnya untuk terus bisa menjaga keseimbanganparpol di tengah konfigurasi politik yang ada," sambung Cusdiawan.

 Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dan Ketum PDIP Megawati Sukarnoputri (Instagram)
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dan Ketum PDIP Megawati Sukarnoputri (Instagram)

Tak Tampak sebagai Oposisi

Terlepas dari ada tidaknya kasus yang menjerat Hasto, Cusdiawan memandang PDIP sebagainya tampil sebagai oposisi pemerintahan agar demokrasi berjalan lebih baik.

"Terlebih lagi dengan adanya fenomena executive aggrandisement atau penggelembungan kekuasaan," kata Cusdiawan.

Tetapi sejauh ini, Cusdiawan melihat sikap politik yang diambil PDIP dalam pemerintahan Prabowo justru bukan terkesan sebagai opisisi. Berbeda dengan sikap PDIP yang secara tegas sebagai partai oposisi ketika zaman pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Menurutnya, ada faktor yang menjadi sebab PDIP tidak terang-terangan beroposisi dalam pemerintahan Prabowo. Faktor tersebut karena adanya beberapa faksi di internal partai.

"Dalam hemat saya, hal ini terjadi karena adanya faksionalisasi dalam internal PDIP saat ini, yang mana salah satu faksinya lebih mengedepankan gaya berpolitik yang kompromis-moderat, dan bukan konfrontatif," kata Cusdiawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prerogatif Prabowo: Alasan di Balik Pemilihan Calon Dubes AS yang Bukan Diplomat Karier

Prerogatif Prabowo: Alasan di Balik Pemilihan Calon Dubes AS yang Bukan Diplomat Karier

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 14:21 WIB

Gibran dalam Bayang-bayang Prabowo? Analisis Pedas Pengamat Soal 'Kepatuhan' Wapres

Gibran dalam Bayang-bayang Prabowo? Analisis Pedas Pengamat Soal 'Kepatuhan' Wapres

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 09:20 WIB

Momen Prabowo Hadiri KTT BRICS di Brasil

Momen Prabowo Hadiri KTT BRICS di Brasil

Foto | Senin, 07 Juli 2025 | 19:05 WIB

Indonesia Gabung BRICS, Ancaman Tarif 10 Persen dari Trump di Depan Mata?

Indonesia Gabung BRICS, Ancaman Tarif 10 Persen dari Trump di Depan Mata?

News | Senin, 07 Juli 2025 | 18:43 WIB

Terkini

Tragedi KM Virgo Transport 8, Media Asing Ungkit Misteri Segitiga Bermuda Masalembu

Tragedi KM Virgo Transport 8, Media Asing Ungkit Misteri Segitiga Bermuda Masalembu

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:44 WIB

Segini Harga Motor Listrik ALVA 2026: Intip Performa Kecepatan, dan Jarak Tempuhnya

Segini Harga Motor Listrik ALVA 2026: Intip Performa Kecepatan, dan Jarak Tempuhnya

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 10:44 WIB

4 Clay Mask Penyerap Minyak Berlebih dan Bantu Bersihkan Pori

4 Clay Mask Penyerap Minyak Berlebih dan Bantu Bersihkan Pori

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:40 WIB

Hadirkan Web Series Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga,  SMARTFREN Kenalkan Unlimited 5G

Hadirkan Web Series Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Unlimited 5G

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 10:39 WIB

Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:36 WIB

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:31 WIB

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 10:29 WIB

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 10:28 WIB

×