Ratusan Warga Mengadu ke Ombudsman Terkait Buruknya Penyaluran Bansos

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2020 | 15:18 WIB
Ratusan Warga Mengadu ke Ombudsman Terkait Buruknya Penyaluran Bansos
Pekerja mengemas paket bantuan sosial (bansos) di Jakarta. [Antara/M. Risyal Hidayat]

Suara.com - Ombudsman RI mencatat telah menerima sebanyak 1.004 laporan masyarakat terkait penanganan pemerintah terhadap pendemi Covid-19. Dari ribuan laporan tersebut, 817 laporan tersebut berkaitan dengan buruknya penyaluran bantuan sosial.

Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai menuturkan bahwa data tersebut merupakan hasil rekapitulasi selama satu bulan sejak dibukanya Posko Pengaduan Daring bagi masyarakat terdampak Covid-19 oleh Ombudsman Republik Indonesia hingga Jumat, 29 Mei 2020 pukul 18.00 WIB.

"Berdasarkan substansi, laporan paling banyak terkait dengan bantuan sosial, yakni sebanyak 81,3 persen laporan kepada Ombudsman terkait bansos atau 817 pengaduan," kata Amzulian saat jumpa pers daring yang disiarkan langsung lewat Instagram Ombudsman RI, pada Rabu (3/6/2020).

"Selanjutnya, terkait ekonomi dan keuangan 14,8 persen atau 149 pengaduan. Pelayanan kesehatan 19 pengaduan atau 1,89 persen, transportasi 15 pengaduan atau 1,49 persen dan keamanan 4 pengaduan atau 0,40 persen," Amzuli menambahkan.

Berdasarkan lokasi pengaduan, Amzulian menyebut laporan terbanyak berasal dari wilayah Banten, yakni sebanyak 131 aduan. Kemudian Sumatera Barat sebanyak 117 aduan; Jakarta, Bogor, Depok sebanyak 77 aduan; Jawa Tengah dan Jawa Timur masing-masing 70 aduan.

Sedangkan Instansi dengan persentase pengaduan terbanyak yaitu Dinas Sosial 53,1 persen; OJK 3,3 persen; PLN 2,1 persen; Bank 1,5 persen; dan Sarana Perhubungan 0,7 persen.

Amzulian mengemukakan dari total laporan tersebut, sebanyak 18,5 persen laporan telah ditindaklanjuti dengan metode Respon Cepat Ombudsman (RCO), antara lain dengan segera berkoordinasi langsung dengan pengambil keputusan di instansi terlapor.

Sementara, sebanyak 53,5 persen laporan tersebut telah ditindaklanjuti oleh Ombudsman RI dengan melakukan koordinasi dan meneruskannya kepada Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah terkait, melalui narahubung yang ditunjuk. Untuk kemudian penyelesaian laporan tersebut akan dimonitor oleh Ombudsman RI.

"Ombudsman memberikan saran agar Pemerintah dapat terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap kebijakan dalam penanganan dan pengendalian dampak Covid-19 terhadap masyarakat”, tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM Minta Produsen dan Distributor Makanan Taati Pedoman Ini Saat Pandemi

BPOM Minta Produsen dan Distributor Makanan Taati Pedoman Ini Saat Pandemi

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:05 WIB

Keren! Kehidupan Normal di Selandia Baru Siap Dimulai Pekan Depan

Keren! Kehidupan Normal di Selandia Baru Siap Dimulai Pekan Depan

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:01 WIB

Jelang New Normal, Mal di Bandung Masih Dilarang Buka

Jelang New Normal, Mal di Bandung Masih Dilarang Buka

Jabar | Rabu, 03 Juni 2020 | 14:53 WIB

Pilkada Saat Pandemi, Bawaslu Bantul: Ada 3 Pelanggaran yang Rentan Terjadi

Pilkada Saat Pandemi, Bawaslu Bantul: Ada 3 Pelanggaran yang Rentan Terjadi

Jogja | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:10 WIB

Cegah Gelombang Kedua Virus Corona Covid-19, Lakukan 5 Langkah Ini!

Cegah Gelombang Kedua Virus Corona Covid-19, Lakukan 5 Langkah Ini!

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi

Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:44 WIB

Status Tersangka  Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!

Status Tersangka Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:41 WIB

Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika

Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:35 WIB

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:24 WIB

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:07 WIB

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:55 WIB

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:54 WIB

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:45 WIB