Kritik Direspons PLN, Natalius Pigai Tegas: Saya Bela Rakyat

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Selasa, 09 Juni 2020 | 07:05 WIB
Kritik Direspons PLN, Natalius Pigai Tegas: Saya Bela Rakyat
Mantan Komnas HAM Natalius Pigai. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Aktivis kemanusiaan Natalius Pigai mengatakan dirinya dihubungi oleh pihak PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN selepas menyampaikan kritik mengenai kenaikan tagihan listrik yang belakangan dikeluhkan masyarakat.

Natalius Pigai menduga kritik yang disampaikan telah sampai ke telinga pimpinan PLN sehingga dirinya mendadak ditelepon.

Pernyataan tersebut disampikan Natalius Pigai melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, @NataliusPigai2.

"Saya kritik PLN soal bayar listrik ancam orang kecil. Rupanya sudah dibicarakan di pimpinan PLN. Tadi tiba2 telpon masuk. Pak Pigai, Kami dari PLN Jakatya Raya mau tahu meteran Bapak? atas perintah!," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Senin (8/6/2020).

Meski mendapat balasan, Mantan Komisioner HAM RI tersebut menegaskan bahwa dirinya dalam posisi membela masyarakat khususnya rakyat kecil.

Oleh sebab itu, ia menyentil pimpinan PLN supaya kedepannya dapat mengelola perusahaan secara profesional dan bertanggung jawab.

"Bagi saya bayar 7 juta sanggup, tapi saya bela rakyat. Bilang Dirut dkk kelola PLN dengan profesional & acuntable!," imbuhnya.

Kritik kenaikan tagihan listrik, Natalius Pigai direspons PLN. (Twitter)
Kritik kenaikan tagihan listrik, Natalius Pigai direspons PLN. (Twitter)

Dalam cuitan tersebut, Natalius Pigai membeberkan bukti panggilan dari PLN yang diterima melalui ponselnya.

Untuk diketahui, PLN telah memberi tanggapan mengenai kenaikan tagihan listrik. Perusahaan mengklaim bahwa kenaikan tersebut bukan tarif listrik yang melonjak melainkan pemakaian listrik pelanggan yang lebih panjang.

Menurut Senior Executive Vice President Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono, terdapat tiga alasan yang membuat tagihan listrik meningkat.

Pertama, konsumsi listrik lebih panjang karena warga banyak berkegiatan di rumah setelah adanya PSBB.

Kemudian, kegiatan masyarakat lebih awal dari biasanya di bulan Mei atau bertepatan dengan bulan Ramadan.

Adapun alasan yang ketiga yakni adanya pencatatan rata-rata pemakaian listrik bulan sebelumnya pada saat sebelum dan sesudah WFH.  Dengan begitu, tagihan listrik yang belum terbayar akan dikenakan di bulan selanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Buka Suara Banyak Tagihan Listrik Melonjak Saat WFH

PLN Buka Suara Banyak Tagihan Listrik Melonjak Saat WFH

Bisnis | Senin, 08 Juni 2020 | 19:59 WIB

PLN Ungkap Sedikitnya 258 Ribu Pelanggan Tagihannya Naik 200 Persen

PLN Ungkap Sedikitnya 258 Ribu Pelanggan Tagihannya Naik 200 Persen

Bisnis | Senin, 08 Juni 2020 | 19:22 WIB

Tagihan Listrik Rp 17 Juta Kok Mengeluh? Begini Penjelasan Raffi Ahmad

Tagihan Listrik Rp 17 Juta Kok Mengeluh? Begini Penjelasan Raffi Ahmad

Entertainment | Senin, 08 Juni 2020 | 17:35 WIB

PLN Ungkap Penyebab Tagilhan Listrik Raffi Ahmad Hingga Rp 17 Juta

PLN Ungkap Penyebab Tagilhan Listrik Raffi Ahmad Hingga Rp 17 Juta

Entertainment | Sabtu, 06 Juni 2020 | 16:50 WIB

Tagihan Listrik Melonjak di Juni, PLN Jelaskan Skema Hitungan

Tagihan Listrik Melonjak di Juni, PLN Jelaskan Skema Hitungan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2020 | 02:10 WIB

Terkini

Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000

Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:17 WIB

Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak

Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:14 WIB

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:55 WIB

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:52 WIB

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:36 WIB

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:29 WIB

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:11 WIB

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:45 WIB

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:44 WIB