alexametrics
dw

Pengikut Neo Nazi Jerman Ditangkap, Rencanakan Teror ke Umat Islam

Reza Gunadha
Pengikut Neo Nazi Jerman Ditangkap, Rencanakan Teror ke Umat Islam
ILUSTRASI - Kelompok Neo-Nazi Jerman dan Eropa melakukan pawai di Berlin, untuk memperingati 30 tahun kematian Rudolf Hess. [Tobias SCHWARZ / AFP]

Kepolisian Jerman menangkap tersangka ekstremis kanan yang mengancam akan melakukan serangan terhadap warga muslim mirip penembakan masjid di Christchurch.

Suara.com - Kepolisian Jerman menangkap tersangka ekstremis kanan yang mengancam melakukan serangan terhadap warga muslim, mirip penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Kepolisian Jerman menangkap seorang pria berusia 21 tahun, dan meluncurkan penyelidikan pasal terorisme, setelah ia mengancam melakukan serangan yang menargetkan warga muslim, kata jaksa penuntut hari Senin (8/6/2020).

Lelaki berusia 21 tahun dari kota Hildesheim di Jerman utara itu, membuat ancaman dalam sebuah forum obrolan onlineanonim pada 29 Mei lalu.

Ia menyatakan niatnya melakukan serangan untuk membunuh banyak orang, kata jaksa di kota Celle dalam sebuah pernyataan yang dikutip DW Indonesia.

Baca Juga: Diziarahi Kelompok Neo-Nazi, Rumah Adolf Hitler Akan Jadi Markas Polisi

Pria ekstremis kanan itu merujuk serangan masjid di Christchurch, Selandia Baru, Maret 2019, yang menewaskan 51 orang.

Tersangka ekstremis kanan yang sekarang ditangkap polisi mengatakan, dia ingin melakukan serangan serupa di Jerman.

"Tujuannya adalah untuk membunuh warga muslim," kata jaksa penuntut.

Ingin menarik perhatian media sedunia

Pria itu diyakini sedang merencanakan serangan dengan korban massal untuk menarik perhatian media di seluruh dunia, seperti yang terjadi di Christchurch.

Baca Juga: Peringatan Holocaust Online di Jerman Kena Zoom Bombing Kelompok Neo Nazi

Selama penggerebekan di apartemennya, polisi menemukan senjata yang "Mungkin telah dibeli untuk melaksanakan serangan" dan menyita komputer yang berisi data-data dengan konten ekstrem kanan.