Pemerintah Lebih Pilih Bantuan Covid-19 Salah Sasaran Tapi Cepat Sampai

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 09 Juni 2020 | 21:19 WIB
Pemerintah Lebih Pilih Bantuan Covid-19 Salah Sasaran Tapi Cepat Sampai
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengakui data penerima bantuan yang ada di Kementerian Sosial masih berantakan. Dengan adanya penambahan penerima bantuan di tengah pandemi Covid-19, akhirnya pemerintah pun memilih bantuan salah sasaran namun cepat sampai ketimbang menunggu data diperbaiki.

Muhadjir mengatakan data penerima bantuan di Kemensos yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sedang masuk ke dalam tahap pembersihan data untuk diperbarui. Masalah pun kian bertambah ketika pandemi Covid-19 menyerang tanah air.

"Sebelum Covid-19 itu kita sedang melakukan cleansing, ada 20 juta dari 90 juta data di sini itu belum mempunyai NIK. Jadi kita masih melakukan cleansing tiba-tiba ada Covid-19," kata Muhadjir dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (9/6/2020).

Hal tersebut membuat Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta untuk diafirmasi. Pasalnya, kategori itu di luar DTKS yang otomatis akan menerima bantuan.

Muhadjir menilai justru akan semakin semrawut apabila tingkat RT/RW mesti mengumpulkan data penerima bantuan yang baru. Sebab, dapat dipastikan hampir semuanya akan merasakan jatuh miskin.

Ia pun tidak menampik dengan isu bantuan yang diberikan pemerintah salah sasaran. Muhadjir mengungkap kalau bantuan harus segera diberikan dalam waktu singkat.

Pilihan yang dihadapi kata dia, hanya ada dua, yakni langsung memberikan bantuan atau membereskan data terlebih dahulu tapi masyarakat akan kelaparan.

"Maka kalau sekarang ini ada isu data tidak akurat salah sasaran itu saya sangat maklum memang ketepatan sasaran pilihan kedua, pertama harus sampai dulu, terdeliver dulu bantuan-bantuan sosial ini," ujarnya.

Meskipun begitu, Muhadjir menuturkan saat ini pemerintah masih melakukan perbaikan akan data penerima bantuan. Dengan begitu, penyaluran bantuan pada putaran berikutnya diharapkan akan sesuai dengan sasaran.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tempat Wisata DKI Dibuka Bertahap, Kepulauan Seribu Bisa Dikunjungi 13 Juni

Tempat Wisata DKI Dibuka Bertahap, Kepulauan Seribu Bisa Dikunjungi 13 Juni

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 21:11 WIB

Virus Corona Filipina: Total Kasus 22 Ribu, 4 Ribu Pasien Sembuh

Virus Corona Filipina: Total Kasus 22 Ribu, 4 Ribu Pasien Sembuh

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 20:48 WIB

Kasus Positif Corona Naik di Serang, Pemkot Tetap Berlakukan New Normal

Kasus Positif Corona Naik di Serang, Pemkot Tetap Berlakukan New Normal

Banten | Selasa, 09 Juni 2020 | 20:32 WIB

Tak Terdeteksi, Banyak Pasien Corona Inggris Meninggal dan Busuk di Rumah

Tak Terdeteksi, Banyak Pasien Corona Inggris Meninggal dan Busuk di Rumah

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 20:36 WIB

Survei: Penanganan Corona di Indonesia Belum Jangkau Kaum Disabilitas

Survei: Penanganan Corona di Indonesia Belum Jangkau Kaum Disabilitas

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 20:32 WIB

Terkini

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

×