Array

Dikejar Target, Jokowi Pernah Minta Salurkan Bantuan Tanpa Verifikasi

Selasa, 09 Juni 2020 | 21:26 WIB
Dikejar Target, Jokowi Pernah Minta Salurkan Bantuan Tanpa Verifikasi
Presiden Joko Widodo (kanan) memberi salam kepada warga saat meninjau proses distribusi sembako tahap ketiga bagi masyarakat kurang mampu dan terdampak COVID-19 di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (18/5). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengakui, pemerintah ingin agar bantuan untuk warga terdampak pandemi virus Corona Covid-19 langsung tersalurkan meski data yang dimiliki belum seutuhnya akurat.

Muhadjir menyebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat meminta agar bantuan bisa disalurkan tanpa melalui proses verifikasi terlebih dahulu di tingkat kabupaten atau kota. Pegangan yang dimiliki pemerintah hanya berdasarkan hasil musyawarah desa yang sepakat dengan daftar penerima bantuan.

Hal tersebut dilakukan lantaran data penerima bantuan yang terdaftar di Kementerian Sosial (Kemensos) masih disebut berantakan. Belum lagi ada penerima bantuan baru akibat terdampak Covid-19.

"Kita percaya RT/RW bahkan yang terakhir presiden minta enggak perlu ada verifikasi di tingkat kabupaten/kota. Langsung pokoknya kepala desa dengan musyawarah desa sepakat bahwa itu harus dibantu yaitu yang dibantu," kata Muhadjir dalam diskusi yang dilakukan secara virtual, Selasa (9/6/2020).

Semrawutnya data penerima bantuan membuat pemerintah harus memilih dua pilihan antara menunggu data rapi terlebih dahulu atau menunggu ada masyarakat yang mati kelaparan.

Pemerintah pun memilih untuk memberikan bantuan terlebih dahulu meskipun ada risiko besar yang mesti ditelan yakni penerima bantuan yang tidak tepat sasaran.

"Maka kalau sekarang ini ada isu data tidak akurat salah sasaran itu saya sangat maklum memang ketepatan sasaran pilihan kedua, pertama harus sampai dulu, terdeliver dulu bantuan-bantuan sosial ini," ujarnya.

Meski begitu, Muhadjir mengungkapkan bahwa hingga saat ini pemerintah sudah mulai merapikan data penerima bantuan. Dirinya menyebut pemerintah memiliki skema untuk pembenahan data-data sehingga meminimalisir penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran.

Baca Juga: Kades Kritik Kerja Pemerintah Tangani Covid, Gubernur Jateng: Dia Stres

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI