Sebar Paham Rasisme dan Spanduk Hitler Baik, Anggota Neo-Nazi Ditangkap

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Rabu, 10 Juni 2020 | 13:00 WIB
Sebar Paham Rasisme dan Spanduk Hitler Baik, Anggota Neo-Nazi Ditangkap
Alice Cutter dan Mark Jones, dua dari empat anggota neo-Nazi yang ditangkap Kepolisian Inggris. (Kepolisian West Midlands).

Suara.com - Empat anggota neo-Nazi di Inggris ditangkap polisi. Mereka dijebloskan ke penjara dengan tuduhan menyebar paham rasisme, anti-Semitik dan homofobia.

Menyadur New York Daily News, empat anggota neo-Nazi yang tergabung dalam kelompok Aksi Nasional--organisasi terlarang di Inggris--itu adalah Mark Jones (25), Garry Jack (24), Connor Scothern (19), dan Alice Cutter (24).

Nama terakhir dikenal dengan julukan Putri Buchenwald--kamp konsentrasi Nazi--lantaran sempat mengikuti kontes kecantikan bertajuk "Miss Hitler".

Cutter sendiri dijatuhi hukuman tiga tahun. Jones dijatuhi hukuman lima setengah tahun. Jack dijatuhi hukuman empat setengah tahun. Sementara Scothern dijatuhi hukuman 18 bulan.

Polisi mengatakan Cutter terbukti menghadiri rapat umum dengan membentangkan spanduk "Hitler Benar" dan pesan lelucon mengenai penggunaan gas beracun sinagog.

Sedangkan Jones mengaku sempat berpose untuk foto dengan bendera Aksi Nasional di kamp konsentrasi Buchenwald di Welmar, Jerman.

Kelompok Neo-Nazi Jerman dan Eropa melakukan pawai di Berlin, untuk memperingati 30 tahun kematian Rudolf Hess, Sabtu (19/8/2017). [Tobias SCHWARZ / AFP]
Kelompok Neo-Nazi Jerman dan Eropa melakukan pawai di Berlin, untuk memperingati 30 tahun kematian Rudolf Hess, Sabtu (19/8/2017). [Tobias SCHWARZ / AFP]

"Mereka mengadakan pertemuan rahasia demi membahas ambisi untuk perang ras di mana mereka juga merekrut pemuda lain agar bergabung," kata polisi West Midlands dikutip New York Daily News, Rabu (10/6/2020).

"Berbagi gambar yang sangat mengejutkan mengejek Holocaust dan memuliakan Hitler juga ditampilkan."

Setelah kelompok tersebut dijatuhi hukuman, Kepala Detektif Inspektur Kenny Bell, kepala Unit Penanggulangan Terorisme West Midlands, berjanji untuk terus menindak kelompok-kelompok sayap kanan.

baca juga

"Teroris dan ekstremis menggunakan ideologi semacam ini untuk menciptakan perselisihan, ketidakpercayaan dan ketakutan di antara komunitas kami. Dan kami berusaha untuk melawan ini," kata Bell.

"Saya akan mendorong orang untuk melaporkan kejahatan kebencian kepada kami dan itu akan ditanggapi dengan serius."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengikut Neo Nazi Jerman Ditangkap, Rencanakan Teror ke Umat Islam

Pengikut Neo Nazi Jerman Ditangkap, Rencanakan Teror ke Umat Islam

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 18:29 WIB

Peringatan Holocaust Online di Jerman Kena Zoom Bombing Kelompok Neo Nazi

Peringatan Holocaust Online di Jerman Kena Zoom Bombing Kelompok Neo Nazi

News | Rabu, 22 April 2020 | 14:16 WIB

Politikus Sosialis Keturunan Palestina di Jerman Diancam Dibunuh Neo Nazi

Politikus Sosialis Keturunan Palestina di Jerman Diancam Dibunuh Neo Nazi

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 16:57 WIB

Italia Tangkap Tokoh Neo Nazi, Rudal hingga Senjata Berat Disita

Italia Tangkap Tokoh Neo Nazi, Rudal hingga Senjata Berat Disita

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 14:44 WIB

Terkini

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

×