Pemerintah Klaim Tes Corona Masif, Jangan Bandingkan dengan Negara Lain

Jum'at, 12 Juni 2020 | 21:37 WIB
Pemerintah Klaim Tes Corona Masif, Jangan Bandingkan dengan Negara Lain
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebut, data jumlah orang yang dites corona di Indonesia tidak bisa dibandingkan dengan negara lain. Sebab setiap negara memiliki luasan wilayah dan populasi yang berbeda.

Yuri mengakui, jumlah orang yang dites di Indonesia jika dibandingkan dengan satu juta penduduk masih sedikit. Namun menurutnya, setiap daerah memiliki ancaman epidemiologi yang berbeda.

"Tidak mungkin seluruh wilayah tanah air dengan kepulauan yang demikian luas kita analogikan dengan negara yang hanya satu daratan, dengan jumlah penduduk yang lebih sedikit dibanding tanah air kita," kata Yuri dari Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (11/6/2020).

Menurut Yuri, jumlah tes di negara lain yang memiliki wilayah dan populasi lebih kecil dari Indonesia, akan lebih cocok jika dibandingkan dengan beberapa provinsi seperti DKI Jakarta.

"Misalnya kita menghitung Korea kita lihat per satu juta penduduk dilakukan tes adalah 20.810, kemudian kalau kita lihat Malaysia 19.120, Vietnam 20.827, namun jika kemudian angka ini kita analogikan dengan apa yang telah dilakukan pemerintah DKI Jakarta maka kita lihat bahwa per satu juta penduduk di DKI, pemeriksaan sudah dilaksanakan sebanyak 17.954 orang," jelasnya.

Oleh sebab itu, Yuri berani mengklaim bahwa Indonesia sebenarnya telah bekerja dengan tepat dalam penanganan covid-19 dan sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.

"Artinya angka ini sebenarnya tidak kemudian mengesankan bahwa kita tidak menanganani dengan baik, ini semuanya adalah realisasi dari amanat yang sudah diperintahkan oleh presiden untuk untuk melakukan pemeriksaan secara masif, ini data-data yang bisa kita dapatkan," tegasnya.

Untuk diketahui, Indonesia telah memeriksa 478.953 spesimen dari 7.476 orang per 12 Juni 2020 hari ini (1 orang lebih dari 1 spesimen).

Jika dibandingkan dengan 273.366.090 populasi Indonesia yang tercatat di worldometers, rasio tesnya sudah mencapai 1.051 orang per satu juta penduduk.

Baca Juga: Ingin Ziarah ke Makam Wali di Gresik, Pengunjung Wajib Tunjukan Rapid Test

Spesimen ini diperiksa dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 103 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 77 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 204 lab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI